Rute dan Harga Tiket Menuju Benteng Pendem Ambarawa (Fort Willem)


lagi cari tempat wisata buat piknik murah meriah aja nih guys?. Cukup dengan bawa kamera dan bawa diri yang happy kamu bisa datang ke tempat ini. Tempat paling pas untuk piknik murah meriah ini ada di Benteng Pendem Ambarawa, Kabupaten Semarang. Sudah siap untuk dapat foto-foto ciamik belum?

foto : Pesona Indonesia

Ambarawa ini merupakan salah satu wilayah yang berada di Indonesia yang kental dengan sejarah masa lalunya. Mulai dari adanya  legenda Rawa Pening hingga adanya sejarah dari era kolonial Belanda. Nama Kota Ambarawa juga kian dikenal masyarakat Tanah Air karena pernah meletus adanya pertempuran besar pascakemerdekaan Republik Indonesia, yakni perang Palagan Ambarawa antara pejuang Indonesia melawan para  tentara sekutu.

lokasi tempat Benteng Fort Willem atau  yang malah lebih dikenal dengan Benteng Pendem Ambarawa ini berada  di area kompleks tentara di Ambarawa. bagaimana rute menuju ke benteng pendem ambarawa fort Willem ini? Cara untuk menuju ke Benteng Pendem ini sangat mudah. Paling enaknya adalah dengan datang ke sini naik motor karena kita bisa melewati jalanan - jalanan kecil dan sempit yang dikelilingi sawah hijau dan udaranya super segar.

Benteng pendem ini dapat ditempuh hanya sekitar satu jam dari Kota Semarang dengan jarak tempuh kurang-lebih sekitar 40 kilometer. Akses jalan  menuju benteng salah satunya adalah melalui jalan kecil di sebelah timur RSUD Ambarawa.

Sejarah benteng
Pada tahun 1840-an saat VOC berkuasa di Jawa, Ambarawa menjadi  titik sumbu strategis antara Semarang dan kota Surakarta. Awal abad 18, VOC membangun benteng benteng  yang berada di sepanjang jalur Semarang – Oenarang (sekarang ini menjadi Ungaran) – Salatiga – Surakarta (Solo). Rancangan ini bertujuan  untuk pengembangan hubungan dengan Kerajaan Mataram. Kamp-kamp militer juga telah dibangun di kota kota yang akan dilalui, tak terkecuali kota Ambarawa. Di  masa kekuasaan Kolonel Hoorn, pada tahun 1827-1830, sempatjuga  ada barak militer dan penyimpanan logistik militer, pada tahun 1834 dibangunlah sebuah benteng modern di Ambarawa ,kemudian diberi nama Benteng Willem I yang pembangunannya berakhir tahun 1845.

Tahun 1853 hingga tahun 1927 digunakan menjadi  barak militer KNIL yang terhubung ke Magelang, Yogyakarta, dan kota Semarang melalui jalur kereta api. Umumnya benteng dibangun dengan prinsip defensif atau untuk pertahanan yang  kuat yang dimaksudkan untuk pertahanan dari serangan musuh. Sering dijumpai dibangun parit mengelilingi benteng guna memaksimalkan pertahanan. Namun Benteng Willem I ini ternyata juga memiliki desain berbeda. Dengan adanya banyak jendela, benteng ini ternyata bukan dirancang untuk pertahanan. Kemungkinan adalah diapakai untuk barak militer dan penyimpanan logistik para militer. Di bentengnya juga tidak dilengkapi bangunan yang digunakan sebagai pelindung atau sebagai tameng. Dan tidak ada pula bekas bekas lobang di puncak puncak dinding seperti halnya pada benteng benteng peninggalan Portugis yang dirancang untuk memasang meriam.

Bangunannya yang tinggi khas bangunan Belanda  terdiri dari jendela-jendela dan ruangan. Tiap sudutnya menarik untuk dijadikan latar belakang berfoto. Nggak heran kenapa makin banyak warga yang datang baik untuk sekedar piknik, mengambil foto suka-suka, atau bahkan foto pre wedding.

foto : Kompas.com


Harga Tiket / htm masuk benteng Pendem Ambarawa
Akses jalannya tidak terlalu luas sehingga paling pas untuk menuju kesana adalah dengan menggunakan sepeda motor, tidak usah pakai mobil atau bus yah! Nantinya kamu ikuti jalan itu saja, jalan itu akan sampai di pintu masuk kedalam benteng. Disana terdapat area fasilitas untuk memarkir kendaraan dengan tarif Rp 5.000.





Monumen Bajra Sandhi Dengan Sejarah, Keunikan dan Harga Tiketnya


Kalau di ibukota Jakarta punya Monas, Monumen Bajra Sandhi ini ibarat bagaikan Monas-nya Bali. Monumen ini begitu menawarkan wisata sejarah sekaligus edukasi untuk para wisatawan atau traveler yang berkunjung kesini. Pemandangan luarnya saja sudah sangat memikat, kamu pasti bakal penasaran pengin liat ke dalamnya kan!

foto : pesonaid_travel

Dimana tempat tepatnya alamat Monumen Bajra Sandhi ini?
Monumen Bajra Sandhi berlokasi di Jalan Raya Puputan, Denpasar, Bali, tepatnya di Lapangan Renon. Bangunannya yang penuh dengan arsitektur bentuk bentuk khas Bali yang sangat memanjakan mata. Di dalamnya ada museum tentang sejarah perjuangan rakyat Bali tempo dulu. Serunya lagi kalau kita bisa menikmati 33 diorama yang akan menggambarkan Bali dari masa ke masa. Jangan lupa singgah sebentar ke sebuah telaga cantik yang juga dihuni oleh banyak ikan!

Bukan hanya  monumen dan museum sejarah. Ada Museum 3D juga lho, letaknya di lantai dasar Monumen Bajra Sandhi! Namanya IAM BALI 3D Museum. Tempat paling pas kalau ingin berburu foto kece nan unik.

Saat pertama kali masuk ke kawasan monumen Bajra Sandhi, mata anda akan dimanjakan dengan arsitektur dan keunikan monument ini dengan khas Bali yang sarat dengan makna filosofi ajaran Hindu dan simbol kemerdekaan yang mempunyai keunikan tersendiri. Anak tangga yang berada di pintu utama Monumen Bajra Sandhi jumlhanya adalah 17. Juga terdapat sejumlah 8 buah tiang agung di dalam monumen yang mempunyai tinggi 45 meter. Bangunan tersebut inilah merupakan simbol tanggal kemerdekaan negara Republik Indonesia. Inilah keunikan monumen Bajra Sandhi yang juga memberikan makna dan filosofi tentang kemerdekaan Indonesia.

Di museum ini uga terdapat berbagai peninggalan koleksi foto-foto pendaratan tentara Belanda di pulau Bali dan foto-foto perjuangan laskar Puputan yang dipimpin I Gusti Ngurah Rai.

Kenapa dinamakan dengan museum Bajra Sandhi?

Dinamakan museum Bajra Sandhi karena jika dilihat dari bentuknya itu yang menyerupai bajra atau genta yang digunakan para Pendeta Hindu dalam mengucapkan Weda (mantra) pada saat melakukan upacara keagamaan.
 .
Bagaimana Sobat, udah cukup penasaran? Rencanakan perjalananmu ke Bali, yuk!
Tahukah kamu? Ternyata  banyak wisatawan domestik yang justru  tidak tahu akan kawasan Renon Denpasar. Malahan yang banyak mereka tahu tentang monumen Bajra Sandhi Renon adalah  para wisatawan asing. Seperti wisatawan dari Korea dan China. Pertanyaannya, Emang ada apa di kawasan Renon itu yah?

foto : pesonaid_travel

Sejarah dari Museum Bajra Sandhi
Pencetus ide yang melakukan pembangunan monument Museum Bajra Sandhi  ini adalah Prof Ida Bagus Matra saat itu menjabat sebagai Gubernur Bali tahun 1980. Arsitektur dari monumen ini Ir. Ida Bagus Gede Yadnya, beliau memenangkan kompetisi arsitektur monumen ini tahun 1981. Design arsitektur dari Ir. Ida Bagus Gede Yadnya yang memiliki arti hari kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945, dengan adanya design 17 gerbang pintu masuk, 8 pilar utama dan pada  ketinggian monumen  atau museum ini sekitar 45 meter.

Monumen Bajra Sandhi Renon, pada awal pembangunan di mulai tahun 1981 kemudian sempat terhenti dan dilanjutkan tahun 1987. Peresmian yang dilakukan untuk Monumen Bajra Sandhi dilakukan oleh Presiden menjabat saat itu, adalah Ibu Megawati Soekarno Putri, tanggal 14 Juni 2013. Nah, di depan Monumen Bajra Sandhi inilah diadakannya kegiatan parade pesta kesenian Bali setiap tahunnya, yang biasanya akan dibuka oleh Presiden Indonesia.

foto : pesonaid_travel


Berapa  Harga Tiket Masuk Monumen Bajra Sandhi ini?
Untuk biaya registrasi tiket masuk ke monumen Bajra Sandhi ini dapat anda lihat di bawah ini:

Orang Dewasa, Rp 25,000/orang.
Anak, TK & SD, sekira Rp 2,000/anak.
SMP, SMA & Mahasiswa, sekira Rp 5,000/orang.
Parkir mobil  skira Rp 5.000/mobil.
Parkir sepeda motor sekira Rp 2.000/sepeda motor.

Upacara di Puncak Gunung, Setuju atau Tidak?


Melakukan upacara di puncak Gunung setuju atau tidak?
Mendekati 17 Agustus, banyak masyarakat Indonesia yang bakal membahas seputar dunia pendakian dan upacara tentunya. Ada yang begitu semangat, ada pula yang malah justeru merasa rishi dengan kegiatan upacara di puncak gunung – gunung di Indonesia. Lalu gimana menurutmu sobat?



Berikut pendapat dari beberapa orang yang menyampaikan pendapatnya di komentar Instagram:


Menurut akun @ paqueena, dia awalnya tidak setuju dengan upacara di gunung, tapi setelah merenenungkan kembali, dia pun setuju, berikut yang ia katakana :
Hahaha... sudah salam damai para sahabat gunung 😃, menurut saya ide upacara bersama adalah ide baik, merapatkan barisan dan kecintaan kita terhadap negeri ini.


Kok pamer? iya pamer contoh yang baik, asal dapat menekan sombong akan keangkuhan (menurut saya). Kenapa di gunung?, ya karena idenya sahabat gunung, kan bukan anak pantai. (ingat alam ini di titipkan Allah bukan ke beberapa manusia, tapi semua manusia di bumi, ide ini dapat mengingatkan untuk menjaganya bersama). Nanti jamaah upacara merusak ekosistem!, tidak usah menunggu upacara, musim liburan lalu ajah gunung sudah seperti naik haji, mungkin upacara besok dpt menghimbau & menjadi sarana mengingatkan utk tdk merusak alam atau sadar sampah.
Tadinya saya tidak setuju, tapi Alhamdullilah setelah di renungkan, bisikan setan supaya egois, sombong, berasa senior, nyinyir, dll., jd hilang dan dpt berfikir secara positif., jadi saya SETUJU!

FYI: Pecinta alam itu sangat cinta dengan keindahan alam, tapi masa sih lupa & tidak hormat sama sang penciptanya Allah SWT. Jadi buat besok yg upacara jangan nyampah dan merusak gunungnya ya, titip di jagain!!!, Bismilla

Menurut @xylophiless_ dalam komentarnya mengatakan buat apa merayakan 17 agustus di puncak kalua masih banyak sepenuhnya belum merdeka. Berikut :
Kemerdekaan cuman diperingati tgl 17 agustus doang, sementara setiap harinya masih banyak orang yang ga sepenuhnya merdeka. Banyak orang yg digusur rumahnya demi pembangunan yg didanai investor asing untuk ruang komersialisasi, banyak orang yang kelaparan, petani digusur paksa lahannya buat pembangunan bandara yang jelas cacat prosedur, banyak anak-anak kecil harus berjuang diperempatan jalan dan tak bisa sekolah, rakyat papua yg tidak bersalah dibunuh dan dirampas kemerdakaannya, rakyat pekayon digusur rumahnya dan sudah 3 tahun hidup di posko yg seadanya tanpa ada perhatian dari pemerintahnya. Dan masih banyak perampasan kemerdekaan lainnya di sekitar kita. Lalu buat apa memperingati kemerdekaan di atas gunung hanya demi foto dan eksistensialisme lainnya kalo disekitar lingkungan kita aja masih banyak perampasan kemerdekaan pada sesama kita?


Karena setiap manusia mempunyai pendapatnya masing – masing, mari kita hadapi dan hargai pendapat mereka. Bagaimana dengan merayakan di Puncak Gunung. Tentunya bila kita ingin melakukan hal – hal yang berkaitan dengan kebaikan dan patriotism. Melihat dari sisi baik dan buruknya.
Bila kita mendaki gunung untuk merayakan dan melakukan upacara 17 Agustus dan melupakan esensi mendaki gunung, kalian malah buang sampah sembarangan, coret – coret di gunung dan melakukan hal yang merusak alam, maka sebaiknya kalian dirumah saja. Tak usah mendaki!
Jadi, ketika kita akan melakukan pendakian bersama untuk merayakan 17 Agustus, tanamkanlah jiwa patriotismu dan kebermanfaatanmu kepada gunung. Lakukan upacara dan bersih gunung, setidaknya.

Kecelakaan Pendakian di Atas kalimati Gunung Semeru Tak dapat Asuransi


Kecelakaan yang terjadi terhadap salah satu pendaki Gunung Semeru, Jawa Timur pada Minggu, 28 Juli 2019. Pendaki tersebut adalah Galuh Cahya Rabani, pendaki gunung yang terjatuh di sekitaran lereng Cemoro Tunggal dalam perjalanan sehabis mendaki menggapai puncak menuruni puncak gunung tertinggi Pulau Jawa tersebut.


Kronologi kejadiannya bermula pada Sabtu, 27 Juli 2019. Korban awalnya mendaki gunung semeru bersama 4 rekannya berangkat dari base camp Ranu Pani sekitar pukul 09.40 WIB ke puncak Semeru. Sempat beristirahat sejenak di Ranu Kumbolo pukul 15.00 WIB, Lalu ke-5 orang ini kembali melanjutkan perjalanan pendakian pukul 17.00 WIB.

Rombongan kemudian sampai di Pos Kalimati 20.30 WIB. Namun, ketika berada di pos tersebut 3 orang memilih untuk mendirikan tenda dan sisanya ingin melanjutkan perjalanan lagi. Korban pun kembali melanjutkan perjalanan bersama rekan-nya, yaitu Fathur Rozi.

Di tengah perjalanan, ternyata Rozi tidak kuat dan memilih kembali ke Kalimati, korban lalu melanjutkan perjalanan sendirian.

Pada hari Minggu, 28 Juli 2019, rombongannya mendapatkan kabar bahwa rekan nya Galuh terjatuh di lereng sekitaran Cemoro Tunggal ketika melakukan perjalanan turun dari puncak Mahameru, Gunung Semeru. 2 orang rekan nya pun turun ke Pos Ranu Pani meminta bantuan, dan 2 orang lain-nya bersama pendaki lain naik membantu evakuasi dari korban.

Korban pun dapat di evakuasi hingga dibawa ke Pos Ranupani, Gunung Semeru sekitar pukul 16.30 WIB.
.
Sebelumnya PVMBG telah mengeluarkan jarak yang aman dari pendakian yakni sejauh 2 Kilometer dari bibir kawah Puncak Mahameru, Gunung Semeru. Seharusnya sih para pendaki sudah sangat memahami dengan imbauan seperti ini. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian ini sebagai kecelakaan dan mengobati korban dengan biaya pribadi. Ini merupakan alarm untuk pendaki lain yang ingin mendaki menggapai puncak Gunung Semeru agar lebih berhati hati," tutur Kapolres, Selasa (30/7/2019) /liputan6com

Nah, jadi Siapa nih yang mau ke puncak Mahameru ?

Tulisan dari Willy Kurniawan,
“Kejadian lagi ajahhh, kalau kecelakaaan begini gimana?

Flashback sebelum kecelakan dlu nih,
yang dikatakan Petugas : (Saat briefing) Pendakian gunung Semeru hanya sampai kalimati, kami tidak menanggung resiko jika pendaki melanggar dan menuju ke Puncak Mahameru

Pendaki : (Bisik-bisik dari tetangga) udahh tenang aja nanti khan tanda tangan surat pernyataan gamasalah, resiko kita tanggung sendiri gaessss, pokoknya kita kuuyyy
lalu saat kejadian seperti ini apakah kita ga butuh bantuan orang lain?
Kenapa  minta bantuan evakuasi?
yaa, ga kuat angkut temennya yang jatuh ? Ternyata tenagamu itu tak sebesar MULUTMU dan NAFSUMU !!! Kecelakaan pendakian yang terjadi diatas kalimati tidak akan di tanggung oleh asuransi. Ingat tim evakuasi hanya melakukan itu atas dasar kemanusiaan.

Jadi janganlaj kamu terlau menggampangkan gaesss, naik gunung jangan cuma modal kay kiy kuy key koy, klo udah kejadian kayak begini situ mewekkk kaya ayam sayur, orang tua juga yang bakal susah, gelisah, marah, sedih !! kalua sampai kamu kehilangan nyawa bagaimana?

yang  sudah ke puncak Mahameru tunjuk tangan 👉 , jangan mengulangi kesalahan yahh
Jadi, segala kecelakaan yang terjadi diatas Kalimati itu tidak akan di tanggung oleh asuransi. Ingat tim evakuasi hanya melakukan bantuan kepadamu atas dasar Kemanusiaan.” /Willy Kurniawan

Antar Jemput Basecamp Gunung Slamet dan Lawu

Haii sobat petualang.. kini buat kamu yang mau mendaki menuju gunung lawu dan slamet semakin mudah untuk urusan transport.. santai tanpa ribet.. kami dari @MounTravellers ( @mountnesia )'s group menyediakan paket antar - jemput dengan harga sangat terjangkau nih, bisa ke Lawu atau ke Gunung Slamet.

@MounTravellers ( @mountnesia 

Kami akan menggunakan mobil avanza / xenia /ertiga (tinggal ketersediaan)
Jangan kuatir duduknya sempit yaa, soalnya sebagian tas kalian bisa ditaruh diatas mobil.. hehe.. .
Info detail silahkan Anda bisa wa 085292333366 /
klik tautan yang ada di profil ig @MounTravellers.. Terimakasih.. salam ngetrip 😊


seputar Gunung lawu dan Gunung Slamet

Gunung Slamet dengan ketinggian  sekitar 3.428 meter dpl. adalah gunung berapi kerucut, terdapat di Pulau Jawa, Indonesia. Gunung Slamet ini berlokasi dan terletak di antara 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Brebes, Kabupaten  Banyumas, di Kabupaten Purbalingga, masuk Kabupaten Tegal, dan  juga masuk ke Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Gunung  Slamet merupakan gunung tertinggi di provinsi Jawa Tengah serta gunung nomor kedua tertinggi di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru. Kawah 4 ( IV) merupakan kawah terakhir yang masih aktif hingga sekarang ini, dan terakhir aktif hingga pada level siaga medio pada-2009.

Gunung Slamet iini cukup populer sebagai sasaran dan wsiata pendakian meskipun medannya  yang dikenal sulit. Di kaki gunung ini juga terletak kawasan wisata alam Baturraden yang menjadi andalan pariwisata di Kabupaten  Banyumas karena hanya berjarak sekitar 15 km dari kota Purwokerto.

Gunung Lawu (dalam Hanacaraka: ꦒꦸꦤꦸꦁꦭꦮꦸ ) (gunung lawu ini mempunyai ketinggian sekitar 3.265 MDPL) berada di Pulau Jawa, Indonesia, lokasi tepatnya  gunung lawu ini berada di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Gunung Lawu merupakan gunung yang terletak di antara tiga kabupaten yaitu Kabupaten Karanganyar, provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Magetan, propinsi Jawa Timur. Status gunung lawu ini adalah gunung api yang sedang "istirahat" (diperkirakan terahkir meletus sekitar pada tanggal 28 November 1885[3][4]) dan telah lama tidak aktif lagi, terlihat dari rapatnya vegetasi serta puncak gunung ini yang mengalami erosi. Di lereng gunung lawu ini terdapat kepundan kecil yang masih mengeluarkan uap air (fumarol) dan juga ada belerang (solfatara). Gunung Lawu juga mempunyai kawasan hutan dengan tipe  Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan juga ada hutan Ericaceous. Gunung Lawu adalah salah satu yang menjadi sumber inspirasi dari nama kereta api di Indonesia, adalah Argo Lawu, kereta api eksekutif yang melayani Solo Balapan-Gambir.

Gunung Lawu ternyata  memiliki tiga puncak, yaitu adalah Puncak Hargo Dalem, Hargo Dumiling dan yang ketiga adalah puncak Hargo Dumilah. Yang terakhir ini adalah menjadi puncak tertingginya gunung lawu.

Di lereng gunung lawu ini terdapat beberapa tempat wisata alam yang populer sebagai tujuan wisata, terutama di daerah sekitar Tawangmangu, Cemorosewu, dan juga telaga Sarangan. Agak ke bawah, di sisi barat ada terdapat dua komplek percandian dari masa akhir kerajaan Majapahit: Candi Sukuh dan Candi Cetho yang juga merupakan jalur pendakian gunung lawu via candi ceto atau candi cetho. Di kaki gunung ini terletak komplek pemakaman kerabat Praja Mangkunagaran: Astana Girilayu dan juga Astana Mangadeg. Di dekatnya dari komplek ini terletak Astana Giribangun, mausoleum untuk para keluarga presiden kedua Indonesia, Soeharto.

Foto - Foto Indah Bukit Panguk Kediwung Dlingo, Wajib Kesini!


Kalau kamu pengen menikmati sunrise atau mentari pagi yang dibalut dengan udara segar  dan lautan awan yang sangat memesona dan indah di Yogyakarta, salah satu daerah wisata bukit atau pegunungan yang paling banyak menawarkan tempat wisata tersebut adalah yang berlokasi di Kecamatan Dlingo masuk, berada di wilayah Kabupaten Bantul. Memang ada beberapa destinasi sangat menarik di Kecamatan Dlingo, salah satunya adalah ialah Bukit Panguk Kediwung Dlingo. Mungkin bagi kamu yang belum familiar dan mengetahuinya, Wisata  Bukit Panguk Kediwung ini lokasinya tidaklah jauh dari Kebun Buah Mangunan yang lebih dahulu di buka dan tenar di kalangan masyarakat. Bukit Panguk Kediwung dibuka untuk umum pada  pertengahan 2016 oleh masyarakat setempatnya. Oleh karenanya Bukit Panguk Kediwung memang tidak sepopuler destinasi di sekitarnya seperti Kebun Buah Mangunan atau Hutan Pinus Mangunan, walau secara lokasinya yang sangat berdekatan.





Kelebihan dari Bukti Panguk Kediwung ini menawarkan keindahan pemandangan sunrise di atas awan dengan baltan kesegaran udara sejuk jogja di pagi hari yang tak terlalu dingin tapi ya tetapm dingin. Kalua kamu bener – bener mencari sunrise disini bakal sangat terlihat jelas karena lokasi Bukit Panguk Kediwung ini mengahadap  ke timur. Lokasinya yang sangat unik ini juga karena pepohonan yang ada disekitar bukit ini adalah pohon jati yang akan meranggas di waktu kemarau. Jadinya kalua pas musim kemarau bakal meranggas dan terlihat seperti pohon mati yang membuat suasana terasa lebih eksotis. Lalu kapan waktu yang pas buat mengunjungi bukit ini? Waktu yang direkomendasikan juga terbaik untukmelihat dan menikmati keindahan sunrise di Bukit Panguk Kediwung ini adalah pada sekitar pukul 05.00 pagi, kalau musim terbaik untuk mengunjunginya adalah tentunya pada musim kemarau ataupun jika pada musim hujan adalah sehari setalah hujan reda. panorama terbaik yang akan kita dapatkan di Bukit Panguk Kediwung adalah matahari terbit dan gumpalan atau lautan kabut yang seperti awan. Gumpalan kabut inilah menyerupai gumpalan awan yang membuat para pengunjung atau wisatawan menganggap saat sunrise di Bukit Panguk Kediwung  ini, mereka akan benar benar serasa berada di negeri atas awan. Ciamik bukan?

Selain kamu bisa menikmati pemandangan sunrise dan lautan awan yang menyerupai negeri di atas awan, kamu juga dapat berfoto di beberapa spot foto menarik yang ada di Bukit Panguk Kediwung. Ada sekitar lebih terdapat dari lima tempat untuk berfooto ria atau spot foto yang dapat kamu gunakan. Beberapa spot di Bukit Panguk Kediwung ini merupakan berbayar, disana setiap harinya ditunggu oleh petugas yang merupakan warga sekitar, kamu akan diminta oleh pengelola sesaat setelah berfoto. Spot foto di Bukit Panguk Kediwung semuanya menghadap ke tebing yang berhadapan langsung dengan hutan lebat dan di bawahnya ada Sungai Oya yang membentang panjang dan airnya sangatlah bening guys. Spot-spot foto di Bukit Panguk Kediwung ini juga berbeda dengan spot foto destinasi di sekitarnya. Spot-spot foto yang ada di Bukit Panguk Kediwung ini bisa dibilang anti mainstream. Jadi, kalua kamu belum berkesempatan untuk menikmati indahnya dan megahnya sunrise di atas lautan awan ala Bukit Panguk Kediwung, kamu jangan kecewa. Karena terdapat cara lain menikmati pesona Bukit Panguk Kediwung, yaitu dengan cara menikmati spot-spot tersebut. spot di Bukit Panguk Kediwung ada yang berbentuk perahu kertas, istana langit, kupu-kupu,  dan lain sebagainya.




Di Bukit Panguk Kediwung ini kamu juga dapat menikmati kuliner kuliner sarapan pagi dan makanan khas masyarakat Dlingo yang bias dibeli di komplek Bukit Panguk Kediwung. Kamu  dapat menikmati sarapan setelah menikmati dan melihat sunrise dan berfoto di beberapa spot tersebut.


Bila  sebelumnya kamu belum pernah dating berkunjung  Bukit Panguk Kediwung atau khususnya pada saat sunrise, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum kamu akan mengunjunginya. Hal pertama yang perlu kamu persiapkan adalah fisik.Saat  mengunjungi suatu destinasi wisata pada waktu yang tidak umum seperti  pagi buta  tentunya harus mempersiapkan fisik yang prima dan sehat dong ya!. Hal ini untuk mengurangi resiko kesehatan yang akan menimpa dirimu. Selain itu, kamu juga direkomendasikan sebaiknya membawa jaket yang cukup tebal, apalagi jika kamu mengendarai sepeda motor saat akan berkunjung ke Bukit Panguk Kediwung ini.

Pengalaman yang bakal kamu dapatkan saat mengunjungi wisata alam Bukit Panguk Kediwung tidak akan mudah dilupakan. Terlebih lagi jika kamu beruntung dan dapat menikmati dua fenomena khas bukit panguk kediwung ini sekaligus, yaitu matahari terbit atau sunrise dan lautan awan. /AN

Sunset di Stasiun Kiaracondong, Bandung

Sunset di Stasiun Kiaracondong, Bandung. Kemarin sempet mimin upload di story, dan ternyata banyak yang mau minta foto sunset ini. Fotonya nggak full, kepotong sama IG. Nah buat kamu yang mau minta foto fullnya yang nggak kepotong ada di web viapendaki.com, buka dan donlod aja!

Klik aja gambarnya, lalu klik dan tahan, klik simpan/download gambar




Emang bagus banget sore itu pas  cerah, dan malemnya Bandung dingin pisan.

Nah sebenernya foto ini mimin ambil selepas turun dari kereta economay kutojaya sekitar jam 5an sore. Sebenernya juga ini masih lumayan cerah sih, cuma kalau pake hape kan backlight kan ya kalau pas foto fokusnya ke matahari, dan ini cuma digelapin dikit sih cahayanya pas mau motret, biar mataharinya nggak flare/nyebar, biar kliatan bundarnya, jadi ini nggak ada editan sama sekali, kecuali pada pencahayaannya pas motret.

Stasion Kiaracondong) ialah stasiun kereta api kelas besar dengan tipe A di Kota Bandung, tepatnya pada batas antara Kelurahan Babakansari and Kelurahan Kebunjayanti. Stasiun yang terletak di ketinggian +681 meter ini adalah termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung. Dahulunya di seluruh kereta api penumpang, mulai dari kelas eksekutif sampai ekonomi, hanya dilayani di Stasiun Bandung. Peningkatan jadwal pemberangkatan yang ada di Stasiun Bandung inilah yang menjadi alasan semua keberangkatan pada kereta api kelas ekonomi jarak jauh dan menengah kemudian dipindahkan ke Stasiun Kiaracondong.
Untuk pemesanan tiketnya sekarang sudah pakai sistem tiket online; dimana mereka melayani pemesanan langsung dan pada pengubahan/pembatalan keberangkatan bisa di loket.


Terdapat pula fasilitas yang menarik ala bandara, berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass. Boarding pass juga bisa tanpa cetak dengan memakai aplikasi KAI Access


Mekarnya Bunga Verbana, Lavender Semeru April - Mei


Jalur pendakian Gunung Semeru baru saja dibuka awal bulan Mei 2019 lalu. Banyak pendaki yang sangat rindu dengan ketinggian Semeru pun menyambut gembira dibukanya jalur pendakian gunung tertinggi di Pulau Jawa ini. Nah, kalau kalian mendaki di bulan bulan ini, pendaki akan menjumpai lautan bunga Verbena di gunung Semeru yang sedang mekar-mekarnya. Biasanya sejak bulan April juga sudah mekar.

Pemilik foto, Suhartono Semeru, mengatakan kalau foto diatas masih baru, diambil sekitar awal Mei 2019 ini. Bunga verbana ini masih tumbuh dengan segarnya.

Lautan bunga Verbena di Gunung Semeru ini akan tumbuh subur di sekitar Oro-Oro Ombo. Sejauh mata kalian memandang akan terlihat hamparan bunga berwarna ungu. Memang terliat sangat cantik dan indah, walau sebenarnya bunga Verbena di Semeru ini adalah tumbuhan parasit yang bisa berbahaya bagi ekosistem yang di sekitarnya. Maka itu, walau mengancam, verbena tak boleh dicabut dibawa pulang. Dikhawatirkan, saat dibawa turun, verbena akan jatuh di jalur pendakian dan malah akan tumbuh di sana.

Di beberapa situs web mengatakan bawhwa bunga dengan nama asli Verbena Brasiliensis Vell ini tumbuh memenuhi lahan seluas kurang lebih sekitar 20 hektare. Right?

Kalau kaliankesini dan berjalan menyusuri hamparan bunga Verbena di Oro-Oro Ombo ini rasanya seperti berada didalam tempat yang sangat jauh dengan berjuta keindahannya yang memanjakan hati, mata, dan fikiran tuk melupakan sejenak penatnya kota. Pemandangan cantik ini juga membuat Oro-Oro Ombo menjadi salah satu spot favorit untuk mengabadikan momen - momen perjalanan pendakian di gunung Semeru.

Ingin kesini?
Ingat untuk jaga kebersihannya, jangan buang sampah sembarangan, dan stop vandalisme ya guys.

Stay follow, @mountnesia @mountnesiaofficial @mountravellers #mountnesia

#semeru#orooroombo#ranukumbolo#mahameru#pendaki

Tips Agar Mendapat Izin Mendaki Gunung

Tips agar dapat ijin Travelling

Setiap saya travelling, ntah itu ke Pantai, Bukit, Gunung, atau hanya sekedar jalan-jalan di kota orang. Saya sering mendapat pertanyaan "Emang dikasih ijin orang tua?"
"ijinnya gimana?"
"orangtuamu tau kamu pergi?" Dsb..
Tidak sedikit juga yang kadang merasa aneh dengan kesan kurang khawatirnya orang tua pada anak perempuannya pergi bahkan sampai berhari-hari. Kadang juga ada yang merasa iri karena saya selalu dapat ijin orang tua.

Menurut saya, tidak ada orang tua yang tidak khawatir terhadap anaknya, ntah itu laki-laki maupun perempuan, tidak sedikit ada orang tua yang sering menghubungi anaknya meskipun sudah memberi ijin.
Ini tergantung pada orang tua dan dirimu sendiri.
Hal yang paling penting yang harus terjalin baik antara orang tua dan anak adalah kepercayaan.
Maka dari itu, saya akan membagikan tips agar diijinkan bepergian, menurut pengalaman saya sendiri.

1. Jujur.
Mengenai kejujuran saya tempatkan di nomer 1, karena kejujuran amat sangat penting untuk mendapat kepercayaan orang tua.
Terlepas dari diijinkan atau tidaknya kalian untuk pergi, yang penting kalian sudah meminta ijin dengan jujur. Beritahu mereka kalian akan pergi kemana, dengan siapa, kemana aja dan berapa lama, itu harus kalian utarakan dengan jujur jika mereka bertanya.

2. Jangan pernah berbohong.
Ini hal penting yang kedua, jika kalian ingin mendapat ijin, jangan pernah berbohong.
Taukan gimana rasanya dibohongi? Di bohongi doi aja sakitnya bukan main, gimana dengan orang tua yang dibohongi anaknya?
Kebanyakan dari kita ketika pergi tidak dapat ijin,  hal selanjutnya yang kita lakukan adalah dengan berbohong atau mencari-cari alasan agar dapat ijin. Plis gaes orang tua kalian tidak bodoh, mereka akan tahu ketika anaknya berbohong.


Sekali kalian ketahuan berbohong. Resikonya kalian tidak akan dipercaya, dan akan semakin sulit untuk mendapat ijin. Kalaupun akhirnya dijinin, pasti masih akan tetap dicurigai. Gamauu kann dicurigai terus.
Jadi, kalau tidak dapat ijin. Yasudah nurut aja, kalian jangan memaksakan diri untuk pergi. Nurut. Okee
Lama kelamaan orang tua kalian akan berpikir ulang untuk memberi kalian ijin.

2 point ini hal yang selalu saya terapkan pada orang tua, sebisa mungkin untuk selalu jujur dan jangan pernah berbohong. Sebisa mungkin.

3. Bukan minta ijin, tapi memberitahu.
Saya pribadi setiap pergi jarang meminta ijin, lebih sering hanya memberi tahu.
Bedanya dimana? Bedanya, kalo kita minta ijin, pilihannya ada 2 yaitu diijinin sama ngga diijinin.
Tapi, kalo kita cuma memberi tahu, berarti mereka tahu bahwa kita akan pergi, dan memberitahunya harus diselipi dengan cerita-cerita kecil tentang destinasi yang akan kalian tuju. Dan harus dari jauh2 hari ya. Biar enak ngasih taunya.

4. Ngeles.
Ngeles disini maksudnya bukan ngeles yang tidak jujur, saya kasih contoh.
Ketika orang tua bertanya, "pergi dengan siapa saja? Berapa orang?"
Jika kalian pergi dengan banyak orang, kalian bisa jawab dengan leluasa.
Tapi, gimana kalau cuma berdua? Perempuan semua pulak.
Kalian bisa jawab "ramean kok ma, pa dibus/kereta, ngga sendirian kok"
Ini bukan bohong gaes. Ini ngeles. Haha
Logikanya, ngga mungkin kan kalian dikereta atau bus cuma sendiri atau berdua? Pasti ramean.

Itu pertanyaan yang ngga harus kalian jawab dengan detail. Kalau kalian jawab terlalu detail terus bohong. Ketauan banget bohongnya hehe

5. Ajak teman pergi kalian kerumah
Ntah untuk minta ijin atau sekedar jemput kalian, pastikan kalian tidak pergi sendiri, agar orang tua tidak curiga.
Yang paling penting, temannya harus rapi dan sopan ya.
Bukannya pilih2, hanya saja kalian harus memberi kesan yang baik pada orang tua. Untuk membuktikan bahwa teman main kalian adalah teman yang bisa dipercaya.
Harus teman yaa. Bukan pacar atau gebetan hehe
Saya pribadi, kurang percaya jika pergi dengan pacar atau gebetan dsb.

Saya lebih nyaman jika pergi dengan yang benar benar teman.
Lebih bagus pergi dengan teman karena untuk meminimalisir kekhawatiran orang tua.
Selebihnya, semua tergantung diri kalian masing2 dan orang tua.

Semoga tipsnya bermanfaat.


@Aliyamurdiana
Tangerang, 2019


Cerita Mistis Arjuno Welirang, Cewek Sendiri Dalam Rombongan

Cewek Sendiri di Dalam Rombongan Jadi Korban Mistisnya Gunung Arjuno Welirang. Cerita dari Dimas Satria Laksmana

Kita rombongan pendaki dari jatim juga yang jarak tempuh ke bc Tretes sekitar 4-5 jam an aja. Di rombongan kita jumlahnya 10 orang , laki 9 dan 1 orang cewek. Sebut saja si cewek ini LL (bukan Lucinta Luna cuk) wkwkw.  Berangkat saat habis pemilu tanggal 17 April 2019. Habis kelar semua urusan pemilu kita berangkat mendaki siang hari ke bc. Sampai bc Tretes sekitar jam 8 istirahat sejenak kemudian kita daftar dulu berhubung bc nya masih buka. Soalnya, bc nya gak buka 24 jam lur. Cuma sampe jam 10an kalo gak salah. Nah setelah daftar bapak jaga bc ini bilang opsi pertama kalo mau tidur di teras di depan ruangan gitu deh. Padahal ada ruangan napa gak di buka aja tuh ruangan buat tidur pendaki. Opsi kedua tidur di pet bocor kalo jalan dari bc ke pet bocor kata bapaknya cuma 30 menitan. Realitanya lebih wkwkwk. 

Nah bapak ini juga bilang kalo di pet bocor enak ada air terus ada listrik tidur nya kek di pendopo pendopo gitu lah yang bangunannya di tutup setengah aja cuma gak ada sinyal dan gak ada warung. Maklum lah kita mentingin listrik dan air aja buat mandi dan listrik buat charge hp sama kamera. Nah setelah itu aku kasih opsi gimana kalo tidur di villa kita sewa semalam pasti agak murah lah yang penting bisa tidur di ruangan daripada tidur di teras wkwkwk. Setelah diskusi sampe emosi ni kepala maklum efek capek akhirnya kita vote nih dan suara terbanyak otw pet bocor malam ini juga. Ya gimana lagi nih nama nya vote harus di terima yang suaranya terbanyak. 

Akhirnya kita berangkat mendaki ke pet bocor sekitar jam setengah 10an naik sampe pet bocor jam setengah 11 kurang. Cerita mistis mulai di awali di warung sebelum sampai di pet bocor jadi si LL ini kebelet boker nih di jalan aku suruh udah tahan dulu katanya di pet bocor ada air nanti berak di sana aja. Tapi yang namanya kebelet boker tuh gak enak banget akhirnya ketemu warung sebelum pet bocor dan aku cari ada airnya apa nggak ternyata ada. Di situ juga ada kek buat berak tapi langsung jatuh eegnya dan itu udah ada lubang sumurnya jadi langsung terjun bebas tu eeg tempatny kek kamar mandi gitu di tutup kayi yang di susun. Nah akhirnya si LL ini berak nih aku tungguin gak jauh dari kamar mandi itu. Nah si LL ini kek di gangguin kakek kakek bungkuk bawa tongkat pertama jalan mondar mandir sekitar 3 kali sehabis itu kakek ini ngintip LL lewat celah kayu yang di tata buat nutupin kamar mandi itu. Tapi kakek ini emang sosok yang jahat kek seakan si LL ini udah di incer dan mau di gangguin gitu. Setelah merasa gak nyaman ini si LL akhirnya keluar dan minta lanjut ke pet bocor. 

Setelah mendaki gunung sampe pet bocor apa yang kita ekspetasikan di bawah yang di omongin sama bapak yang di bc ternyata realitanya gak sesuai. Air ada cuma nyalanya kecil banget, listrik mati, terus katanya ada pendopo luas ternyata cuma kecil lah gak muat buat orang 10. Kecewa banget dah waktu itu yaudah mau apa lagi nasi sudah menjadi bubur. Setelah kita merasa agak reda nih kecewa. Kita diskusi dan akhirnya milih opsi ketiga (kenapa gak dari awal aja milih ini enak udah tidur di villa dari tadi kampret wkwkwk). 

Kita memutuskan turun dengan rasa kecewa dan lelah. Setelah sampai bawah aku cari villa dan dapat sekitar 225 ribu/malam. Kita akhirnya tidur di villa dan bangun jam 7 packing lalu check out. 18 April 2019 kita mulai treking. Setelah rapi semua akhirnya kita berangkat treking sekitar jam 8. Pada siang hari ini semua masih merasa aman dan nyaman aja. Setelah memasuki maghrib nih kita udah lewat tanjakan asu. Maklum lemot soalnya banyak orangnya. Semua kek udah capek letih laper jadi satu pengen cepet sampai. Nah dalam kondisi seperti ini nih mahluk mahluk suka banget godain. 

Nah si LL ini lihat mbak mbak kunti ngikutin salah satu rombongan temen kita sebut aja MD yang ada di belakang sendiri MD ini pun kek buat jalan aja udah berat banget. Tapi masih ada temennya lagi di belakang 1 orang buat backup. Setelah itu temenku yang satu lagi sebuat aja MH ini gantiin keril dia nah setelah ganti keril si mbak kuntinya ini ilang. Kita lanjut treking lagi sambil sesekali berhenti istirahat. Nah waktu lanjut lagi nih beberapa rombongan ada yang udah di depan dan ada beberapa yang di belakang.

Lagi enaknya jalan di pendakian sambil menikmati laper nih perut tiba tiba muncul suara aneh banget di sebelah kanan kek hewan tapi gatau hewan apa pokoknya gabisa di jelasin dah serem banget. Dan nggak semua rombongan kita ini denger semua kan aneh banget. Aku saat itu cuma berfikiran positif mungkin hewan liar. Setelah dengar suara itu kita akhirnya istirahat agak lama. Saat itu hawanya enak banget sejuk nyaman jadi satu dah. Sampe semua rombongan tidur sebentar di situ yang nggak tidur cuma si LL sambil ngemil jajan. Nah waktu enak enaknya tidur setengah sadar di telinga kanan aku itu kek ada yang bisikin dan itu jelas banget parah. Bisikannya gini "Ndank Mlaku Mas !" pakai bahasa jawa yang artinya bahasa indoneisa "Buruan Jalan, Mas!". Seketika aku langsung sadar dan bangun terus ngomong agak keras "Ayo Jalan Rek !!". Nah waktu kita tidur semua kan si LL nggak tidur nih dia lihat kakek kakek belum terlalu tua sih pakai baju serba hitam hitam dan tangannya di taruh belakang pinggang gitu deh itu ngelihatin rombongan kita. Tapi kakek ini punya aura baik dia jagain rombongan kita dan selalu ngikutin kita di belakang sendiri.Entah dari bisikian tadi mungkin jangan lama lama disini biar gak terjadi apa apa mungkin. Untung ada mahluk yang baik dengan kita.

Akhirnya kita mendaki sampai di pondokoan, bergegas bikin tenda dan masak makanan tentunya. Setelah masakan matang kita kumpul setenda dan duduk melingkar.Hal yang paling crepy terjadi. Nah waktu semua lagi makan si LL ini tiba tiba kek menunduk nutupin mata sambil pegang kepala untung gak teriak dia. Rombongan kita sejenak diem saling pandang aja terus si LL ini sambil baca baca doa gitu. Agak lama dia berani buka mata dan duduk normal tapi pindah posisi arahnya.Nah yang dia lihat itu mbak kunti yang ngikutin MD tadi dan itu posisi mbak kuntinya persis di samping MD rambutnya kedepan semua pakai baju putih Mbak Kunti ini kek mau nerkam si LL gitu. Seakan mbak kuntinya gak mau di lihatin sama si LL. Hii mistis banget. Setelah semua rapi akhirnya kita tidur. Dan itupun kita tidur sebentar rencana mau summit jam 3 malam.

Tanggal 19 April 2019 kita lanjut summit mendaki ke puncak gunung arjuno jam 3 pagi. Nah waktu di atasnya lembah kidang aku kek ngerasa badan tuh jadi berat semua gak tau karena faktor apa. Aku cuma berfikir postif aja mungkin kurang tidur dan masih capek tapi maksa summit. Tapi setelah matahari keluar dan mulai pagi badan udah merasa enakan dan enteng. Fix lah mungkin ada hal mistis yang mau ngikut aku aja. Singkat cerita tanggal 20 April 2019 kita summit welirang berangkat jam 3. Waktu di welirang kita gak ada gangguan apa apa. Syukurlah. Setelah sampai puncak kita turun ke pondokan packing dan makan lalu turun ke bc jam 1 sampai bc sekitar maghrib dan aman aman saat perjalanan. Kita sampai bc semua dengan selamat meskipun ada hal hal yang aneh biki  cerita imi gak bakal di lupain.

Dari cerita ini kita dapat ambil pengalaman jika mendaki hanya ada 1 cewek dalam rombongan lebih berisiko di gangguin hal ghaib atau mistis. Karena kadang yang cewek itu lebih sering di gangguin di bandingkan cowok. Saran nih kalau bisa setidaknya minimal 2 cewek lah biar ada temanya. Lalu kalau ada cewek 2 misalkan 1 ceweknya ini sakit bisa mengondisikan. Kalau cowok mengondisikan cewek di gunung kan tidak pantas. Tapi kalau terpaksa mau bagaimana lagi dah?

Aku mau nyampein pesan juga lur. Sekarang di gunung AW agak tidak aman dan sudah terjadi beberapa kasu. Seperti pemalakan. Ini juga aku alamin sendiri. Terus kalau camp aku saranin di lembah kidang soalnya camp di pondokan itu kurang aman kadang ada pencurian barang barang pendaki saat di tinggal summit. Solusinya adalah bawa kunci gembok buat ngunci tenda kita.Kita kemarin terpaksa camp di situ karena kondisi sudah tidak bisa di paksakan. 
Sekian dan Terima Kasih
Tetap jaga alam ini ya dulur kita semua menyayanginya.



Yang punya cerita mistis bisa kirim ceritamu ke email mountnesia@gmail.com dengan tulisan dan foto² pendakian dan sertakan id instagrammu

Bagaimana Prosedur Pembukaan Jalur Pendakian Gunung Semeru?


dikutip dari salah satu relawan Gunung Semeru, @cakyo_saversemeru - Mencoba sedikit menjelaskan tentang prosedur pembukaan Jalur  pendakian Gunung Semeru

Yang Pertama, Jalur  Pendakian gunung Semeru dalam satu tahun ternyata mempunyai masa pembukaan dan masa penutupan.

Kedua. Untuk masa penutupan jalur pendakian gunung semeru ini mempunyai beberapa dasar dan tujuan yang melatarbelakangi antara lain yaitu adalah untuk recovery ecosistem / pemulihan ekosistem yang ada di sekitaran lereng gunung semeru dan juga kondisi cuaca yang biasanya di awal tahun terjadi badai atau intensitas hujan yang begitu tinggi. ( Keselamatan pendaki gunung semeru dan kelestarian alam juga makhluk hidup yang ada di sekitaran Semeru itu yang paling utama )

ketiga adalah masa penutupan jalur pendakian gunung Semeru biasanya ada rentang waktu antara 3 hingga 4 bulan. 

Ke empat. Aada masa penutupan TNBTS bersama dengan ( masyarakat, relawan ) memantau dan mengawasi kawasan taman nasional bromo tengger semeru.

kelima. Pada masa penutupan kawasan taman nasional bromo tengger semeru dan jalur pendakiannya ada evaluasi terhadap sistem yang sudah di jalani tahun sebelumnya.

Ke enam. Satu - dua bulan pertama akan ada survei dan monitoring kawasan gunung semeru

Ke tujuh. Bulan ketiga biasanya ada survei lanjutan dan evaluasi hasil survei jalur pendakian gunung semeru.

ke delapan. Bulan ketiga  penutupan jalur pendakian, pihak TNBTS akan mengadakan rapat koordinasi dengan berbagai pihak ( masyarakat, relawan, potensi SAR, dan pihak pemerintah kabupaten yang terkait ) untuk menentukan kapan di bukanya ( sesuai hasil survei dan evaluasi )


Sembilan. pada bulan ketiga juga di lakukan persiapan persiapan mulai dari sistem, komponen yang terlibat dalam sistem, dan lain lain.


Sepuluh. Setelah semuanya selesai dan siap baru akan mulai di rilis booking online nya di www.bromotenggersemeru.org

Nah, itulah tahapan tahapan yang perlu kalian ketahui oleh semua calon pendaki Gunung Semeru, yang sudah biasa kita lakukan di Semeru sebelum pendakian gunung semeru akan di buka, sekali lagi mohon maaf karena kami ( TNBTS, Relawan, masyarakat, dan pihak terkait ) tidak ingin mengabaikan keselamatan kawasan dan pendakinya. " Utamakan keselamatan pendaki dan kelestarian kawasan konservasi "