Sunset di Stasiun Kiaracondong, Bandung

Sunset di Stasiun Kiaracondong, Bandung. Kemarin sempet mimin upload di story, dan ternyata banyak yang mau minta foto sunset ini. Fotonya nggak full, kepotong sama IG. Nah buat kamu yang mau minta foto fullnya yang nggak kepotong ada di web viapendaki.com, buka dan donlod aja!

Klik aja gambarnya, lalu klik dan tahan, klik simpan/download gambar




Emang bagus banget sore itu pas  cerah, dan malemnya Bandung dingin pisan.

Nah sebenernya foto ini mimin ambil selepas turun dari kereta economay kutojaya sekitar jam 5an sore. Sebenernya juga ini masih lumayan cerah sih, cuma kalau pake hape kan backlight kan ya kalau pas foto fokusnya ke matahari, dan ini cuma digelapin dikit sih cahayanya pas mau motret, biar mataharinya nggak flare/nyebar, biar kliatan bundarnya, jadi ini nggak ada editan sama sekali, kecuali pada pencahayaannya pas motret.

Stasion Kiaracondong) ialah stasiun kereta api kelas besar dengan tipe A di Kota Bandung, tepatnya pada batas antara Kelurahan Babakansari and Kelurahan Kebunjayanti. Stasiun yang terletak di ketinggian +681 meter ini adalah termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung. Dahulunya di seluruh kereta api penumpang, mulai dari kelas eksekutif sampai ekonomi, hanya dilayani di Stasiun Bandung. Peningkatan jadwal pemberangkatan yang ada di Stasiun Bandung inilah yang menjadi alasan semua keberangkatan pada kereta api kelas ekonomi jarak jauh dan menengah kemudian dipindahkan ke Stasiun Kiaracondong.
Untuk pemesanan tiketnya sekarang sudah pakai sistem tiket online; dimana mereka melayani pemesanan langsung dan pada pengubahan/pembatalan keberangkatan bisa di loket.


Terdapat pula fasilitas yang menarik ala bandara, berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass. Boarding pass juga bisa tanpa cetak dengan memakai aplikasi KAI Access


Mekarnya Bunga Verbana, Lavender Semeru April - Mei


Jalur pendakian Gunung Semeru baru saja dibuka awal bulan Mei 2019 lalu. Banyak pendaki yang sangat rindu dengan ketinggian Semeru pun menyambut gembira dibukanya jalur pendakian gunung tertinggi di Pulau Jawa ini. Nah, kalau kalian mendaki di bulan bulan ini, pendaki akan menjumpai lautan bunga Verbena di gunung Semeru yang sedang mekar-mekarnya. Biasanya sejak bulan April juga sudah mekar.

Pemilik foto, Suhartono Semeru, mengatakan kalau foto diatas masih baru, diambil sekitar awal Mei 2019 ini. Bunga verbana ini masih tumbuh dengan segarnya.

Lautan bunga Verbena di Gunung Semeru ini akan tumbuh subur di sekitar Oro-Oro Ombo. Sejauh mata kalian memandang akan terlihat hamparan bunga berwarna ungu. Memang terliat sangat cantik dan indah, walau sebenarnya bunga Verbena di Semeru ini adalah tumbuhan parasit yang bisa berbahaya bagi ekosistem yang di sekitarnya. Maka itu, walau mengancam, verbena tak boleh dicabut dibawa pulang. Dikhawatirkan, saat dibawa turun, verbena akan jatuh di jalur pendakian dan malah akan tumbuh di sana.

Di beberapa situs web mengatakan bawhwa bunga dengan nama asli Verbena Brasiliensis Vell ini tumbuh memenuhi lahan seluas kurang lebih sekitar 20 hektare. Right?

Kalau kaliankesini dan berjalan menyusuri hamparan bunga Verbena di Oro-Oro Ombo ini rasanya seperti berada didalam tempat yang sangat jauh dengan berjuta keindahannya yang memanjakan hati, mata, dan fikiran tuk melupakan sejenak penatnya kota. Pemandangan cantik ini juga membuat Oro-Oro Ombo menjadi salah satu spot favorit untuk mengabadikan momen - momen perjalanan pendakian di gunung Semeru.

Ingin kesini?
Ingat untuk jaga kebersihannya, jangan buang sampah sembarangan, dan stop vandalisme ya guys.

Stay follow, @mountnesia @mountnesiaofficial @mountravellers #mountnesia

#semeru#orooroombo#ranukumbolo#mahameru#pendaki

Tips Agar Mendapat Izin Mendaki Gunung

Tips agar dapat ijin Travelling

Setiap saya travelling, ntah itu ke Pantai, Bukit, Gunung, atau hanya sekedar jalan-jalan di kota orang. Saya sering mendapat pertanyaan "Emang dikasih ijin orang tua?"
"ijinnya gimana?"
"orangtuamu tau kamu pergi?" Dsb..
Tidak sedikit juga yang kadang merasa aneh dengan kesan kurang khawatirnya orang tua pada anak perempuannya pergi bahkan sampai berhari-hari. Kadang juga ada yang merasa iri karena saya selalu dapat ijin orang tua.

Menurut saya, tidak ada orang tua yang tidak khawatir terhadap anaknya, ntah itu laki-laki maupun perempuan, tidak sedikit ada orang tua yang sering menghubungi anaknya meskipun sudah memberi ijin.
Ini tergantung pada orang tua dan dirimu sendiri.
Hal yang paling penting yang harus terjalin baik antara orang tua dan anak adalah kepercayaan.
Maka dari itu, saya akan membagikan tips agar diijinkan bepergian, menurut pengalaman saya sendiri.

1. Jujur.
Mengenai kejujuran saya tempatkan di nomer 1, karena kejujuran amat sangat penting untuk mendapat kepercayaan orang tua.
Terlepas dari diijinkan atau tidaknya kalian untuk pergi, yang penting kalian sudah meminta ijin dengan jujur. Beritahu mereka kalian akan pergi kemana, dengan siapa, kemana aja dan berapa lama, itu harus kalian utarakan dengan jujur jika mereka bertanya.

2. Jangan pernah berbohong.
Ini hal penting yang kedua, jika kalian ingin mendapat ijin, jangan pernah berbohong.
Taukan gimana rasanya dibohongi? Di bohongi doi aja sakitnya bukan main, gimana dengan orang tua yang dibohongi anaknya?
Kebanyakan dari kita ketika pergi tidak dapat ijin,  hal selanjutnya yang kita lakukan adalah dengan berbohong atau mencari-cari alasan agar dapat ijin. Plis gaes orang tua kalian tidak bodoh, mereka akan tahu ketika anaknya berbohong.


Sekali kalian ketahuan berbohong. Resikonya kalian tidak akan dipercaya, dan akan semakin sulit untuk mendapat ijin. Kalaupun akhirnya dijinin, pasti masih akan tetap dicurigai. Gamauu kann dicurigai terus.
Jadi, kalau tidak dapat ijin. Yasudah nurut aja, kalian jangan memaksakan diri untuk pergi. Nurut. Okee
Lama kelamaan orang tua kalian akan berpikir ulang untuk memberi kalian ijin.

2 point ini hal yang selalu saya terapkan pada orang tua, sebisa mungkin untuk selalu jujur dan jangan pernah berbohong. Sebisa mungkin.

3. Bukan minta ijin, tapi memberitahu.
Saya pribadi setiap pergi jarang meminta ijin, lebih sering hanya memberi tahu.
Bedanya dimana? Bedanya, kalo kita minta ijin, pilihannya ada 2 yaitu diijinin sama ngga diijinin.
Tapi, kalo kita cuma memberi tahu, berarti mereka tahu bahwa kita akan pergi, dan memberitahunya harus diselipi dengan cerita-cerita kecil tentang destinasi yang akan kalian tuju. Dan harus dari jauh2 hari ya. Biar enak ngasih taunya.

4. Ngeles.
Ngeles disini maksudnya bukan ngeles yang tidak jujur, saya kasih contoh.
Ketika orang tua bertanya, "pergi dengan siapa saja? Berapa orang?"
Jika kalian pergi dengan banyak orang, kalian bisa jawab dengan leluasa.
Tapi, gimana kalau cuma berdua? Perempuan semua pulak.
Kalian bisa jawab "ramean kok ma, pa dibus/kereta, ngga sendirian kok"
Ini bukan bohong gaes. Ini ngeles. Haha
Logikanya, ngga mungkin kan kalian dikereta atau bus cuma sendiri atau berdua? Pasti ramean.

Itu pertanyaan yang ngga harus kalian jawab dengan detail. Kalau kalian jawab terlalu detail terus bohong. Ketauan banget bohongnya hehe

5. Ajak teman pergi kalian kerumah
Ntah untuk minta ijin atau sekedar jemput kalian, pastikan kalian tidak pergi sendiri, agar orang tua tidak curiga.
Yang paling penting, temannya harus rapi dan sopan ya.
Bukannya pilih2, hanya saja kalian harus memberi kesan yang baik pada orang tua. Untuk membuktikan bahwa teman main kalian adalah teman yang bisa dipercaya.
Harus teman yaa. Bukan pacar atau gebetan hehe
Saya pribadi, kurang percaya jika pergi dengan pacar atau gebetan dsb.

Saya lebih nyaman jika pergi dengan yang benar benar teman.
Lebih bagus pergi dengan teman karena untuk meminimalisir kekhawatiran orang tua.
Selebihnya, semua tergantung diri kalian masing2 dan orang tua.

Semoga tipsnya bermanfaat.


@Aliyamurdiana
Tangerang, 2019


Cerita Mistis Arjuno Welirang, Cewek Sendiri Dalam Rombongan

Cewek Sendiri di Dalam Rombongan Jadi Korban Mistisnya Gunung Arjuno Welirang. Cerita dari Dimas Satria Laksmana

Kita rombongan pendaki dari jatim juga yang jarak tempuh ke bc Tretes sekitar 4-5 jam an aja. Di rombongan kita jumlahnya 10 orang , laki 9 dan 1 orang cewek. Sebut saja si cewek ini LL (bukan Lucinta Luna cuk) wkwkw.  Berangkat saat habis pemilu tanggal 17 April 2019. Habis kelar semua urusan pemilu kita berangkat mendaki siang hari ke bc. Sampai bc Tretes sekitar jam 8 istirahat sejenak kemudian kita daftar dulu berhubung bc nya masih buka. Soalnya, bc nya gak buka 24 jam lur. Cuma sampe jam 10an kalo gak salah. Nah setelah daftar bapak jaga bc ini bilang opsi pertama kalo mau tidur di teras di depan ruangan gitu deh. Padahal ada ruangan napa gak di buka aja tuh ruangan buat tidur pendaki. Opsi kedua tidur di pet bocor kalo jalan dari bc ke pet bocor kata bapaknya cuma 30 menitan. Realitanya lebih wkwkwk. 

Nah bapak ini juga bilang kalo di pet bocor enak ada air terus ada listrik tidur nya kek di pendopo pendopo gitu lah yang bangunannya di tutup setengah aja cuma gak ada sinyal dan gak ada warung. Maklum lah kita mentingin listrik dan air aja buat mandi dan listrik buat charge hp sama kamera. Nah setelah itu aku kasih opsi gimana kalo tidur di villa kita sewa semalam pasti agak murah lah yang penting bisa tidur di ruangan daripada tidur di teras wkwkwk. Setelah diskusi sampe emosi ni kepala maklum efek capek akhirnya kita vote nih dan suara terbanyak otw pet bocor malam ini juga. Ya gimana lagi nih nama nya vote harus di terima yang suaranya terbanyak. 

Akhirnya kita berangkat mendaki ke pet bocor sekitar jam setengah 10an naik sampe pet bocor jam setengah 11 kurang. Cerita mistis mulai di awali di warung sebelum sampai di pet bocor jadi si LL ini kebelet boker nih di jalan aku suruh udah tahan dulu katanya di pet bocor ada air nanti berak di sana aja. Tapi yang namanya kebelet boker tuh gak enak banget akhirnya ketemu warung sebelum pet bocor dan aku cari ada airnya apa nggak ternyata ada. Di situ juga ada kek buat berak tapi langsung jatuh eegnya dan itu udah ada lubang sumurnya jadi langsung terjun bebas tu eeg tempatny kek kamar mandi gitu di tutup kayi yang di susun. Nah akhirnya si LL ini berak nih aku tungguin gak jauh dari kamar mandi itu. Nah si LL ini kek di gangguin kakek kakek bungkuk bawa tongkat pertama jalan mondar mandir sekitar 3 kali sehabis itu kakek ini ngintip LL lewat celah kayu yang di tata buat nutupin kamar mandi itu. Tapi kakek ini emang sosok yang jahat kek seakan si LL ini udah di incer dan mau di gangguin gitu. Setelah merasa gak nyaman ini si LL akhirnya keluar dan minta lanjut ke pet bocor. 

Setelah mendaki gunung sampe pet bocor apa yang kita ekspetasikan di bawah yang di omongin sama bapak yang di bc ternyata realitanya gak sesuai. Air ada cuma nyalanya kecil banget, listrik mati, terus katanya ada pendopo luas ternyata cuma kecil lah gak muat buat orang 10. Kecewa banget dah waktu itu yaudah mau apa lagi nasi sudah menjadi bubur. Setelah kita merasa agak reda nih kecewa. Kita diskusi dan akhirnya milih opsi ketiga (kenapa gak dari awal aja milih ini enak udah tidur di villa dari tadi kampret wkwkwk). 

Kita memutuskan turun dengan rasa kecewa dan lelah. Setelah sampai bawah aku cari villa dan dapat sekitar 225 ribu/malam. Kita akhirnya tidur di villa dan bangun jam 7 packing lalu check out. 18 April 2019 kita mulai treking. Setelah rapi semua akhirnya kita berangkat treking sekitar jam 8. Pada siang hari ini semua masih merasa aman dan nyaman aja. Setelah memasuki maghrib nih kita udah lewat tanjakan asu. Maklum lemot soalnya banyak orangnya. Semua kek udah capek letih laper jadi satu pengen cepet sampai. Nah dalam kondisi seperti ini nih mahluk mahluk suka banget godain. 

Nah si LL ini lihat mbak mbak kunti ngikutin salah satu rombongan temen kita sebut aja MD yang ada di belakang sendiri MD ini pun kek buat jalan aja udah berat banget. Tapi masih ada temennya lagi di belakang 1 orang buat backup. Setelah itu temenku yang satu lagi sebuat aja MH ini gantiin keril dia nah setelah ganti keril si mbak kuntinya ini ilang. Kita lanjut treking lagi sambil sesekali berhenti istirahat. Nah waktu lanjut lagi nih beberapa rombongan ada yang udah di depan dan ada beberapa yang di belakang.

Lagi enaknya jalan di pendakian sambil menikmati laper nih perut tiba tiba muncul suara aneh banget di sebelah kanan kek hewan tapi gatau hewan apa pokoknya gabisa di jelasin dah serem banget. Dan nggak semua rombongan kita ini denger semua kan aneh banget. Aku saat itu cuma berfikiran positif mungkin hewan liar. Setelah dengar suara itu kita akhirnya istirahat agak lama. Saat itu hawanya enak banget sejuk nyaman jadi satu dah. Sampe semua rombongan tidur sebentar di situ yang nggak tidur cuma si LL sambil ngemil jajan. Nah waktu enak enaknya tidur setengah sadar di telinga kanan aku itu kek ada yang bisikin dan itu jelas banget parah. Bisikannya gini "Ndank Mlaku Mas !" pakai bahasa jawa yang artinya bahasa indoneisa "Buruan Jalan, Mas!". Seketika aku langsung sadar dan bangun terus ngomong agak keras "Ayo Jalan Rek !!". Nah waktu kita tidur semua kan si LL nggak tidur nih dia lihat kakek kakek belum terlalu tua sih pakai baju serba hitam hitam dan tangannya di taruh belakang pinggang gitu deh itu ngelihatin rombongan kita. Tapi kakek ini punya aura baik dia jagain rombongan kita dan selalu ngikutin kita di belakang sendiri.Entah dari bisikian tadi mungkin jangan lama lama disini biar gak terjadi apa apa mungkin. Untung ada mahluk yang baik dengan kita.

Akhirnya kita mendaki sampai di pondokoan, bergegas bikin tenda dan masak makanan tentunya. Setelah masakan matang kita kumpul setenda dan duduk melingkar.Hal yang paling crepy terjadi. Nah waktu semua lagi makan si LL ini tiba tiba kek menunduk nutupin mata sambil pegang kepala untung gak teriak dia. Rombongan kita sejenak diem saling pandang aja terus si LL ini sambil baca baca doa gitu. Agak lama dia berani buka mata dan duduk normal tapi pindah posisi arahnya.Nah yang dia lihat itu mbak kunti yang ngikutin MD tadi dan itu posisi mbak kuntinya persis di samping MD rambutnya kedepan semua pakai baju putih Mbak Kunti ini kek mau nerkam si LL gitu. Seakan mbak kuntinya gak mau di lihatin sama si LL. Hii mistis banget. Setelah semua rapi akhirnya kita tidur. Dan itupun kita tidur sebentar rencana mau summit jam 3 malam.

Tanggal 19 April 2019 kita lanjut summit mendaki ke puncak gunung arjuno jam 3 pagi. Nah waktu di atasnya lembah kidang aku kek ngerasa badan tuh jadi berat semua gak tau karena faktor apa. Aku cuma berfikir postif aja mungkin kurang tidur dan masih capek tapi maksa summit. Tapi setelah matahari keluar dan mulai pagi badan udah merasa enakan dan enteng. Fix lah mungkin ada hal mistis yang mau ngikut aku aja. Singkat cerita tanggal 20 April 2019 kita summit welirang berangkat jam 3. Waktu di welirang kita gak ada gangguan apa apa. Syukurlah. Setelah sampai puncak kita turun ke pondokan packing dan makan lalu turun ke bc jam 1 sampai bc sekitar maghrib dan aman aman saat perjalanan. Kita sampai bc semua dengan selamat meskipun ada hal hal yang aneh biki  cerita imi gak bakal di lupain.

Dari cerita ini kita dapat ambil pengalaman jika mendaki hanya ada 1 cewek dalam rombongan lebih berisiko di gangguin hal ghaib atau mistis. Karena kadang yang cewek itu lebih sering di gangguin di bandingkan cowok. Saran nih kalau bisa setidaknya minimal 2 cewek lah biar ada temanya. Lalu kalau ada cewek 2 misalkan 1 ceweknya ini sakit bisa mengondisikan. Kalau cowok mengondisikan cewek di gunung kan tidak pantas. Tapi kalau terpaksa mau bagaimana lagi dah?

Aku mau nyampein pesan juga lur. Sekarang di gunung AW agak tidak aman dan sudah terjadi beberapa kasu. Seperti pemalakan. Ini juga aku alamin sendiri. Terus kalau camp aku saranin di lembah kidang soalnya camp di pondokan itu kurang aman kadang ada pencurian barang barang pendaki saat di tinggal summit. Solusinya adalah bawa kunci gembok buat ngunci tenda kita.Kita kemarin terpaksa camp di situ karena kondisi sudah tidak bisa di paksakan. 
Sekian dan Terima Kasih
Tetap jaga alam ini ya dulur kita semua menyayanginya.



Yang punya cerita mistis bisa kirim ceritamu ke email mountnesia@gmail.com dengan tulisan dan foto² pendakian dan sertakan id instagrammu

Bagaimana Prosedur Pembukaan Jalur Pendakian Gunung Semeru?


dikutip dari salah satu relawan Gunung Semeru, @cakyo_saversemeru - Mencoba sedikit menjelaskan tentang prosedur pembukaan Jalur  pendakian Gunung Semeru

Yang Pertama, Jalur  Pendakian gunung Semeru dalam satu tahun ternyata mempunyai masa pembukaan dan masa penutupan.

Kedua. Untuk masa penutupan jalur pendakian gunung semeru ini mempunyai beberapa dasar dan tujuan yang melatarbelakangi antara lain yaitu adalah untuk recovery ecosistem / pemulihan ekosistem yang ada di sekitaran lereng gunung semeru dan juga kondisi cuaca yang biasanya di awal tahun terjadi badai atau intensitas hujan yang begitu tinggi. ( Keselamatan pendaki gunung semeru dan kelestarian alam juga makhluk hidup yang ada di sekitaran Semeru itu yang paling utama )

ketiga adalah masa penutupan jalur pendakian gunung Semeru biasanya ada rentang waktu antara 3 hingga 4 bulan. 

Ke empat. Aada masa penutupan TNBTS bersama dengan ( masyarakat, relawan ) memantau dan mengawasi kawasan taman nasional bromo tengger semeru.

kelima. Pada masa penutupan kawasan taman nasional bromo tengger semeru dan jalur pendakiannya ada evaluasi terhadap sistem yang sudah di jalani tahun sebelumnya.

Ke enam. Satu - dua bulan pertama akan ada survei dan monitoring kawasan gunung semeru

Ke tujuh. Bulan ketiga biasanya ada survei lanjutan dan evaluasi hasil survei jalur pendakian gunung semeru.

ke delapan. Bulan ketiga  penutupan jalur pendakian, pihak TNBTS akan mengadakan rapat koordinasi dengan berbagai pihak ( masyarakat, relawan, potensi SAR, dan pihak pemerintah kabupaten yang terkait ) untuk menentukan kapan di bukanya ( sesuai hasil survei dan evaluasi )


Sembilan. pada bulan ketiga juga di lakukan persiapan persiapan mulai dari sistem, komponen yang terlibat dalam sistem, dan lain lain.


Sepuluh. Setelah semuanya selesai dan siap baru akan mulai di rilis booking online nya di www.bromotenggersemeru.org

Nah, itulah tahapan tahapan yang perlu kalian ketahui oleh semua calon pendaki Gunung Semeru, yang sudah biasa kita lakukan di Semeru sebelum pendakian gunung semeru akan di buka, sekali lagi mohon maaf karena kami ( TNBTS, Relawan, masyarakat, dan pihak terkait ) tidak ingin mengabaikan keselamatan kawasan dan pendakinya. " Utamakan keselamatan pendaki dan kelestarian kawasan konservasi "

Cerita Hipotermia di Rinjani dan Mie Ayam



Kiriman dari @atibull kepada @mountnesia. Berikut ceritanya :

Setelah 6 tahun berlalu, dengan tak sengaja saya menemukan foto bersejarah ini. Saat nyawa hampir melayang karena hipotermia di gunung Rinjani, dan Atin terkenal dengan panggilan "mie ayam" oleh para pendaki di 1 Rinjani kala itu.

Cerita sebelum hipotermia, berawal dari 14 agustus 2013, aku berangkat ke Rinjani untuk memperingati hari kemerdekaan RI. Berbekal pengalaman 2 kali naik dan 1 kali summit attack di Rinjani, naiklah aku dengan mengajak beberapa teman dan bergabung dengan kelompok adikku sehingga kami berjumlah 13 orang dalam 1 tim dan aku sendiri perempuan.

16 agustus siang kami sampai di pelawangan gunung rinjani dan langsung mendirikan camp sebelum malamnya kami akan summit attack rencana jam 2 pagi. Malam itu terjadi badai, aku sempat ragu untuk ikut teman2ku untuk summit attack ke puncak rinjani, karena perlengkapan yg ku pakai kurang safety. Karena saat summit attack pertama dahulu saat bulan november cuaca tenang dan tak terlalu dingin sehingga membuatku agak meremehkan summit attack yg kedua ini. Tapi karena temanku banyak, akupun tetap melakukan summit attack.

jam 2 pagi kami bangun, melakukan sedikit persiapan dan berangkatlah kami menuju puncak gunung rinjani. Badai sudah agak berkurang, tapi udara tetap sangat dingin. Aku tak dapat menikmati sunrise dipuncak karena aku sampai puncak jam 7.30. Saat itu dipuncak rinjani sudah ramai para pendaki berfoto. Tak sampai setengah jam, aku ingin turun karena tak tahan dengan udara puncak yg sangat2 menggigit tubuhku karena suhu saat itu sekitar -3 derajat celcius. Ku ajak salah 1 teman untuk turun. Baru sebentar turun dari puncak, aku meminta izin untuk duduk istirahat sebentar kepada temanku. Begitu pantatku menyentuh bebatuan, tubuhku langsung jatuh ke samping seperti pingsan walau sebenarnya aku masih sadar. Temanku disampingku langsung kaget dan panik, begitu juga dengan orang2 disekitar yg melihatku pingsan. Tangan dan tubuhku bergetar menggigil hebat, inilah gejala hipotermia. Aku merasakan orang2 langsung memberikan pertolongan kepadaku. Ada yang menyelimutiku dengan thermal blanket dan jaket tebal, ada yg memberikan oksigen, kemudian memijat tanganku sampai sakit agar aku tak hilang kesadaran.

Lalu kenapa 1 Rinjani kala itu memanggil saya mie ayam?
Jadi ketika teman saya menyuapi saya dengan kurma dan makanan lainnya, saya selalu menggeleng sembari berkata:"makanannya ga bisa masuk". Lalu dia bertanya:"Trus mau makan apa?". Dan saya dengan manja ekeknya menjawab:"mau mie ayam 😳". Mereka yg berkumpul menolong saya langsung ngomel2 bilang kalo hypotermia saya kurang ajar.

Setelahnya aku dibopong turun ramai2 oleh para pendaki baik hati, tujuan mereka mencari dataran agak rendah yg suhunya jauh lebih hangat.

Bersyukur saat itu matahari sudah memancar agak hangat. Setelah mendapat posisi yang pas, aku diturunkan kembali, kebetulan saat itu aku sudah bisa membuka mata dan bernapas teratur. Aku langsung disuapi berbagai macam makanan yg diberikan oleh tiap pendaki yg lewat, baik itu pendaki lokal, pendaki luar lombok atau luar negri, mereka sangat baik hati. Ada yg memberikan coklat, biskuit, kurma, bahkan vodka agar tubuhku bisa hangat. Setelah agak baikan, aku kembali di gendong turun oleh salah 1 teman. Tak lama, sekitar 1 jam dengan medan berat, karena aku kasihan dengan temanku, akhirnya aku meminta untuk turun dengan berjalan sendiri saja. Alhamdulillah, karena udara memang sudah hangat, badanku kembali normal, tidak hipothermia lagi dan aku turun sampai tempat camp dalam keadaan baik.

Foto diatas adalah moment saat saya dalam gejala hipotermia dan digendong turun selama di Leter E, entah siapa yg mengabadikan. Nanjak paling manja, karena sendiri cewek diantara 12 cowok dalam 1 team. Nanjak yg paling bikin alm. ibu saya bangga, sampe cerita ke tetangga2nya kalo anak ceweknya bakalan naik gunung upacara 17an ngibarin bendera dipuncak, yg biasanya tiap izin mau naik selalu diomel pake ancaman bakalan dicoret dari kartu keluarga. Nanjak yg membuat saya mendapat kesimpulan, kalo nanjaknya diam ga pake izin ortu alhamdulillah ga ada kejadian apa, tapi kalo izin malah kena macam2 digunung, tapi tentu aja ini kesimpulan yg salah. Tapi 1 hal yg pasti yg selalu saya ingat dari kejadian ini, saat saya lolos dari maut, adalah Allah masih sayang sama saya, masih memberikan kesempatan untuk saya berbuat baik walau sifat saya menyebalkan kata teman2, masih diberikan kesempatan menikmati hidup dan bertemu orang2 baru yg memberikan banyak pelajaran hidup pada saya. Alhamdulillah, Allah masih kasi hidup


Ini juga jadi pelajaran buatku agar tak meremehkan kegiatan di alam bebas. Dan berapa kalipun naik gunung, kalau masih bersikap takabur, tak menjamin keselamatanmu digunung. Salam lestari!

Estimasi Pendakian Gunung Latimojong

Dari @milan2707b  -  Gunung Latimojong termasuk merupakan 7 summit Indonesia . Gunung Latimojong adalah gunung yang tertinggi di pulau Sulawesi dengan ketinggiannya mencapai 3.478 m

Pegunungan Latimojong ini juga membentang dari selatan ke utara. Pada sebelah barat Gunung Latimojong ialah Kabupaten Enrekang, sedangkan sebelah utara merupakan Kabupaten Tana Toraja, sebelah selatan adalah daerah Kabupaten Sidenreng Rappang dan area sebelah timur seluruhnya wilayah Kabupaten Luwu sampai di pinggir pantai Teluk Bone.

Untuk jalur favorit pendakian gunung latimojong adalah melalui perjalanan dari dusun Karangan , kabupaten Enrekang

Perjalanan dari makassar menuju Enrekang bisa naik menggunakan tranportasi umum , lalu menuju Baraka . Dari Baraka bisa dilanjutkan menggunakan jeep atau truk untuk menuju Basecamp Karangan

Basecamp – Pos 1 (120 Menit)

Perjalanan pendakian latimojong menuju ke pos 1 akan melewati perkebunan kopi serta menyeberangi beberapa buah sungai kecil.


Pos 1 ke Pos 2 dengan waktu tempuh sekitar 45 Menit

Perjalanan menuju pos dua akan ditempuh melewati hutan yang cukup lebat . Di pos 2 terdapat sungai yang sangat deras dan  airnya yang sangat jernih


Pos 2 -  Pos 3 waktu tempuh pendakian 60 Menit

Perjalanan Menuju pos 3 latimojong ini melewati jalur yang sangat terjal. Inilah trek yang paling sadis.


Pos 3 ke pos 4 perjalanan pendakian sekitar 60 Menit

Menuju pos 4 jalan pendakian yang dilalui agak landai, tidak seterjal perjalanan menuju pos 3.



Pos 4 ke pos 5 (90 Menit)

Trek pos 4 ke pos 5 tak jauh berbeda dengan medan pendakian yang sebelumnya . Disini merupakan tempat yang paling strategis untuk mendirikan tenda karena arealnya cukup luas dan juga ada sumber air berupa sungai yang sangat jernih .

Pos 5 – Pos 6 (60 Menit)

Treknya lumayan menanjak sampai di pos 6 ,  tidak ada sumber air


Pos 6 ke Pos 7 waktu pendakian sekitar 60-90 Menit

Selepas dari pos 6 , jalur pendakiannya akan semakin menanjak . Kita akan menjumpai hutan lumut yang sangat eksotis lho. Jalur pendakian semakin terbuka . Pos 7 Kolong Buntu Latimojong ini merupakan areal berupa lapang yang terbuka , disini terdapat sumber air jernih berupa sungai kecil.


Pos 7 - Puncak Latimojong (90-120 Menit)

Pendakian simmit attack dari pos 7 menuju puncak jalannya sudah agak landai , karena banyak percabangan maka setiap pendaki gunung harus hati-hati dalam memilih jalur . Di Puncak gunung latimojong terdapat sebuah tugu yang menandakan puncak tertinggi gunung Latimojong yaitu Rante Mario.

#parapejalan  #nafaspendaki  #pendakikeren  #pendakikusam #mountnesia  #pendakigunung #pendakiindonesia 

TN Ciremai Akan Menerapkan Sistem Booking Online Untuk Pendakian

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai akan menerapkan Sistem Booking Online untuk regustrasi pendakian Gunung Ciremai. Menurut pihak TN Ciremai, sistem booking online ini akan dilakukan uji coba pada akhir tahun 2018 ini.

Saat ini pos V atau biasa disebut Sanghyang Rangkah disediakan sebagai lokasi "Rest Area" bagi pendaki Apuy sebelum menggapai puncak.

MPGC Apuy telah menata pos ini dengan menyiapkan 74 plot tenda kapasitas empat orang. Disini tersedia sarana penunjang seperti Mushola dan Toilet. Personil MPGC pun "standby" 24 jam di Sanghyang Rangkah ini.

Penataan Pos V merupakan bagian dari sistem "booking online" pendakian gunung Ciremai yang saat ini sedang di godok Balai Taman Nasional Gunung Ciremai.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Pihak TN Ciremai, nantinya, calon pendaki harus daftar melalui aplikasi online yang bisa di akses menggunakan android atau smartphone.

Caranya amat mudah. Calon pendaki harus mengisi formulir online tersebut dan mengunggah foto dokumen persyaratan yang diminta seperti kartu identitas dan keterangan kesehatan dari dokter.

Jangan lupa memilih plot lokasi untuk kemping. Lalu bayarlah tarif pendakian dengan transfer bank atau pada konter "minimarket". Saat di pos tiket, oendaki hanya tinggal menunjukan "booking code" atau "barcode" kepada petugas.

 Gunung Ciremai yang menjadi atapnya Jawa Barat. Gunung setinggi 3.078 meter di atas permukaan laut ini adalah primadona para perindu puncak gunung di tingkat nasional.

Gunung Ciremai mempunyai empat jalur pendakian yakni Apuy di kabupaten Majalengka, sedangkan jalur Linggasana, Palutungan dan Linggajati ada di kabupaten Kuningan.

Jalur Apuy yang populer dan menjadi salah satu favorit bagi para pendaki. Selain jalur yang tidak terlalu panjang dan trek yang tidak terlalu ekstrim, panorama yang tersaji sepanjang trek juga sangat memanjakan mata.

Akses menuju jalur pendakian Apuy tidaklah sulit. Biasanya tempat yang pertama dituju yakni perempatan Kadipaten atau terminal Majalengka. Transportasi selanjutnya bisa naik Angkot, Minibus Elf atau angkutan lain menuju Pasar Maja. Dari situ dilanjutkan dengan kendaraan carteran yang tersedia.

Mitra Pendakian Gunung Ciremai (MPGC) Apuy mulai merintis dan membenahi serta mensosialisasikan peningkatan layanan pendakian sejak awal Oktober ini untuk persiapan dan peningkatan pelayanan booking online.

Apa pendapatmu?

Keren Banget!! Jembatan Gantung Situgunung

Jembatan Gantung Situ Gunung Sukabumi yang tepatnya berada dalam kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango ini menjadi salah satu wisata yang paling instagramable banget lho di Indonesia.

Jembatan yang berkontruksi besi dan tapakan kayu itu dibangun dengan panjang sekitar 240 meter dengan lebar 2 meter. Serta ketinggian dari permukaan tanah paling tinggi sekitar 146 meter. Jembatan ini menjadi destinasi utama wisatawan yang hendak datang berkunjung ke Situ gunung.

Jembatan ini hanya boleh dilewati oleh 40 pengunjung saja dalam sekali penyebrangan, jadi kemungkinan nggak bakal sesak lah ya kalau mau nyebrang kesini.

Foto @abie_bette

Selain Jembatan keren ini juga terdapat banyak destinasi indah lainya lho, seperti Curug Sawer dan wisata danau Situ Gunung.


Mimin mau jalan kalan kesini ah, katanya udah dibuka lagi untuk umum. Boleh deh di tag ke temen kalian yang mau diajak menyebrangi jembatan keren ini.


Foto @ariadisyukur

Jembatan situ gunung, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Resort Situgunung, Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit. 

Alternatif Pendakian Gunung Jawa Tengah

baru baru ini beberapa gunung di Jawa Tengah ditutup jalur pendakiannya. Adalah Sumbing Andong Merapi Merbabu dan (gn. Ungaran, sudah dibuka belum ya?)

Penutupan jalur tersebut juga mempunyai alasan tersendiri. Pasalnya beberapa gunung mengalami kebakaran bahkan hingga menyebabkan korban meninggal ketika  dalam misi pemadaman kebakaran gunung dan Gunung Merapi yang memiliki tanda tanda erupsi juga masih ditutup jalur pendakiannya.


Daripada menunggu jalur pendakiannya dibuka, yuk mending cari alternatif lainnya. Biarkan gunung gunung yang ditutup jalur pendakiannya tersebut beristirahat.


Berikut beberapa alternatif gunung di Jawa Tengah yang cocok dikunjungi untuk pendakian, tap tap dan geser foto <•>>


1. Gunung Prau

pastinya sobat sobat @mountnesia sudah tidak asing lagi dengan gunung yang satu ini. Walaupun ketinggiannya tak seberapa, tetapi Gunung Prau yang berada di dataran tinggi dieng ini mempunyai pesona pemandangan yang luar biasa. Dari gunung ini kita bisa melihat sunrise spesial dengan background gunung gunung di Jawa Tengah. Sindoro Sumbing Merapi Merbabu terlihat jelas dan gagah dari sini.


2. Gunung Kembang

Mungkin beberapa sobat @mountnesia masih belum familiar dengan gunung ini karena jalur pendakiannya masih baru dibuka. Gunung ini mempunyai view yang memesona. Gunung Kembang dengan ketinggian sekitar 2340 mdpl ini berada di sebelah barat gunung Sindoro, bersebalahan. Bila kita melihat view Gn. Sindoro dan melihat gunung kecil di sebelahnya, itulah gunung kembang. Beberapa orang berpendapat kalau gunung ini adalah anaknya gunung sindoro karena lokasinya yang berdekatan dan terlihat menempel disebelahnya. Jalur pendakiannya juga masih sangat bersih, bebas sampah. buat kamu yang mau kesini, harap jaga kebersihannya ya, jangan nyampah!!!


3. Gunung Sindoro

Adalah sebuah gunung volkano aktif yang terletak di Jawa Tengah, dengan Temanggung sebagai kota terdekat. Setelah ditutup beberapa waktu lalu karena kebakaran, Sindoro sudah aman dan dibuka kembali jalur pendakiannya. View gunung ini tentunya memberikan kesan tersendiri. Di sekitaran puncak sindoro kita bisa menikmati hamparan pemandangan yang menakjubkan, bila beruntung kita bisa melihat sunrise dan lautan awan yang begitu indah. kita juga dapat melihat kawah puncak yang masih aktif. jalur pendakian favoritnya adalah Kledung. basecamp kledung cukup mudah dijangkau  karena berada di pinggir jalan raya.


alternatif lainnya adalah Gunung Slamet dan Gunung Lawu. Namun dua Gunung ini tergolong masuk kategori medium atau termasuk hard dalam hal lama waktu pendakian dan medan yang dilalui.


itulah beberapa alternatif pendakian gunung di jawa tengah dengan kategori ringan dan medium.


jadi, mau nanjak yang mana nih?

Mistis Mimpi Bertemu Kakek Tua di Gunung Buthak

Disini aku mau ijin sharing pengalamanku naik ke gunung buthak😅

Waktu bulan april lalu kan aku dan teman - teman nanjak melakukan pendakian ke gunung buthak ya, nah pas itu yg pernah nanjak cuma sedikit, yang lain masih perdana. Kita mulai nanjak pukul 3 pagi, sampai di pos 5 sekitar pukul 1 siang. Kita ngecamp tuh disitu.

Nah waktu udah sore temenku pada ngelanjutin ke puncak, sedangkan yang 2 orang nekad turun lagi, padahal kalo di logika itu impossible nyampe bawah sebelum maghrib. Yaudah kita cuma doa aja kan.

Malamnya udah kerasa ngerinya, tendanya hilang satu pula. Kita ambil jalur sirah kencong blitar, sepi. Cuma ada kelompok kami, yg lain pada ambil jalur panderman. 

Sekitar pukul 7 malam kita buat api unggun, udara semakin dingin, anginnya juga kencang. Lalu kita putuskan buat tidur. Berhubung tendanya cuma satu, yg laki jadi tidur diluar. Nggak lama kemudian aku mimpi didatengin kakek - kakek sama perempuan gitu, mereka bilang kalo kami disuruh cepet turun, sama nggak boleh bicara kasar diatas. 

Yaudah habis itu aku kaget langsung bangun, langsung buka tenda buat nyuruh yg laki masuk, kita duduk - duduk di tenda. Pas itu waktunya kayak diperlama, rasanya udah semalaman disana, tapi pas liat jam masih pukul 9 malam. Siapa yg ga ngeri? Kami semua cuma bisa doa supaya bisa cepet pulang, juga cemas karna keinget temen kita yang turun duluan.

Paginya, kita bersih bersih area camp sama berdoa sebelum turun. Waktu perjalanan turun kita baru menjumpai beberapa pendaki yg naik. Sampai di wukir kita sharing tentang kejadian tadi malem, ternyata nggak cuma aku yg ngerasa aneh😂 yaudah habis itu kita pulang dengan selamat, alhamdulillah. 

Waktu udah nyampe rumah aku baru inget kalo ada yg pernah bilang, penjaga gunung buthak itu emang kakek kakek tua. Hmmm mungkin itu yg nyamperin aku dalam mimpi. 
Sekian.

Kiriman cerita pengalaman dari Ig @agns_ayu

Kamu punya cerita mistis atau perjalanan pendakian? Boleh di share disini, kirim cerita, dokumentasi pendakian dan id instagram mu ke email mountnesia@gmail.com

Bus Unik Lombok - Sumbawa yang Mengangkut Segalanya


Cerita dari @pencari.keringat  -  Ada yang lebih greget?

Di belakang ini adalah salah satu moda transportasi yang paling greget ketika kalian melakukan perjalanan dari Pelabuhan Kayangan Lombok menyebrangi selat Alas menuju Pelabuhan Poto Tano Sumbawa (Desa Pancasila Dompu dan Bima, Tambora) ataupun sebaliknya.

Yang bikin unik dari bus ini adalah bukan hanya manusia saja yang diangkut tapi segalanya. Apa isinya? Mulai dari karung beras, karung jagung, hewan ternak seperti ayam, bawang, cabe, sayur mayur kalau sapi 🐂 bisa masuk mungkin dimasukin juga. Belum lagi pada bagian luar bus juga ada motor yang di ikat dibelakang, terlihat karung ikan asin ratusan kilogram di bagian atas. Sepanjang perjalanan di iringi segala genre musik yang di play sopirnya tetapi yang paling sering diputer itu musik India yang kadang bisa bikin gue dan kawan-kawan nyanyi sambil nari ala ala Bollywood💃gitu.

Situasi kayak gitu yang gue alami ketika bukan pas momen mudik lebara loh ya😁, apalagi pas momen mudik lebaran ya😵

In frame: @aldani16
#sumbawa #lombok #tambora #rinjani #bima #dompu #mataram #travel #traveling #traveler #backpacker #blog #blogger #travelenthusiast