10 Kesalahan yang Sering dilakukan Pendaki

FOLLOW official instagram pendaki gunung >>> @MOUNTNESIA

Pendakian gunung adalah hobi yang menantang dan menyehatkan. Tetapi kadang banyak pendaki melakukan kesalahan yang cukup merugikan dan akan membuat kesulitan selama pendakian. Hal ini terjadi terutama oleh para pendaki pemula yang tidak pernah mempelajari bagaimana cara mendaki gunung yang benar.
Foto oleh : ig nafis_maurer
Berikut ini adalah 10 kesalahan yang sering dilakukan oleh para pendaki.


1. Packing

Ini adalah kesalahan yang paling sering terjadi dilakukan oleh para pendaki pemula. Biasanya mereka melakukan packing seperti meletakkan barang berat berada di paling bawah ransel atau tas karir. Seharusnya barang - barang ringan yang ada di bagian bawah seperti baju, sleeping bag dll. Kemudian barang berat seperti persediaan air diletakkan diatas atau di bagian tengah agak atas tas karir. Jika asal packing memasukkan barang - barang tanpa tahu triknya, hanya akan semakin berat dalam membawa beban.

Baca :
Klik, Cara Packing Tas Carrier yang benar


2. Memakai Tas Biasa

Sebenarnya memakai tas biasa itu tidak apa - apa, tetapi sering pendaki memakai tas biasa dan membawa beban berat. Sering yang terjadi adalah rusaknya tas tersebut. Kebanyakan tas yang rusak adalah jebol pada kancing dan robeknya tas karena jahitan biasa. Tas biasa tidak di disain khusus untuk membawa beban berat sehingga mudah rusak. Selain itu, membawa beban berat memakai tas biasa akan lebih berat. Tas biasa sebaiknya dipakai untuk membawa beban ringan seperti baju, makanan, sleeping bed dll yang ringan. Untuk barang - barang berat sebaiknya dibawa memakai tas karir/tas gunung yang lebih nyaman.


3. Alas kaki


Biasanya pendaki menggunakan alas kaki seperti sepatu biasa. Bahkan kadang ada yang nekad memakai sepatu futsal. Ini akan berbahaya karena sepatu seperti itu didisain tidak untuk pendakian. Ini akan licin terutama pada jalan tanah yang becek dan bebatuan. Akan sangat membahayakan. Sebaiknya memakai sepatu gunung karena sudah di buat dengan bahan dan dicocokkan dengan medan pendakian. Kadang juga ada yang memakai sepatu kaku pada bagian atas dan bagian bawah seperti model sepatu pdh. Hal ini akan membuat kaki kita lecet saat pendakian. Jika terpakasa, pakailah kaos kaki yang tebal untuk mengantisipasi kelecetan.


4. Pendakian dalam Rombongan Banyak

Biasanya ada yang melakukan pendakian dalam jumlah yang cukup banyak hingga 16 orang. Mereka menganggap dengan rombongan yang banyak akan membuat lebih aman, padahal ini malah membuat tingkat bahaya lebih tinggi. Pendakian dalam jumlah banyak akan membuat susah seperti pembagian logistik ataupun mengatur pendakian. Selain itu akan membahayakan jika medan pendakian adalah medan yang ekstrim. Sebaiknya dibentuk menjadi beberapa kloter atau grup pendakian dengan anggota sekitar 4 hingga 6 orang. Pendakian yang ideal adalah 4 hingga 6 orang.


5. Menjadikan Mie sebagai Makanan Utama

Seperti yang kita ketahui kalau mie instan itu tidak baik. Apalagi jika dijadikan sebagai makanan utama. Memang sudah menjadi khas kebanyakan pendaki pemula maupun pendaki veteran. Akantetapi jangan jadikan sebagai makanan pokok dalam pendakian karena memang mie instan tidak menyehatkan. Sebaiknya membawa makanan pokok  pengganti seperti roti atau kentang.


6. Minum Air Banyak

Kadang ketika mendaki kita sangat kehausan dikarenakan perjalanan yang panjang juga disertai terik panas matahari. Saat istirahat biasanya para pendaki meminum air sebanyak - banyaknya untuk melepaskan dahaga kehausan. Ketika melakukan istirahat pendakian, sebaiknya kita meminum air putih 2 hingga 3 teguk. Jangan berlebihan karena bisa menyebabkan kram perut.


7. Makanan Pedas

Ketika sudah sampai di tempat ngecamp itu adalah sesuatu yang menyenangkan karena kita dapat makan, minum dan beristirahat. Hal yang biasa dilakukan setelah mendirikan tenda di malam hari, dari kebanyakan pendaki adalah membuat makanan. Tidak lengkap kalau memasak mie ataupun nasi goreng tanpa rasa pedas. Kadang mereka menambahkan cabai ataupun sambal pedas. Perlu kita ketahui, memakan makanan pedas akan membuat perut kita mulas di pagi hari. Tentu saja hal ini membuat ketidaknyamanan. Maka sebaiknya jangan memakan makanan pedas ketika dalam pendakian.


8. Kesurupan di Gunung

Yang  satu ini termasuk kesalahan berat dimana gejala hipotermia dianggap orang gila. Sebenarnya itu adalah gejala ringan dari hipotermka dimana pendaki yang terkena hipotermia ringan biasanya akan berbicara melantur, keadaan kulitnya berubah menjadi agak abu-abu, detak jantungnya perlahan melemah, tekanan darah menurun, dan terjadi kontraksi - kontraksi pada otot dimana itu adalah usaha dari tubuh dalam menghasilkan panas. 

Jika terjadi hal - hal diatas maka kita harus segera memberikan pertolongan pertama sebelum mengalamai hipotermia moderat dan hipotermia parah. Lepas benda yang membuat dingin penderita semisal baju basah atau lainnya dan diberi baju ganti. Beri kehangatan kepada mereka seperti diberi minuman hangat (selain kopi). Diberi jaket dan selimut tambahan, dipeluk ataupun di gosok - gosok bagian tubuhnya. Jangan sampai terkena hipotermia moderat dan hopotermia parah, karena hal ini harus membutuhkan pertolongan dari medis di rumah sakit. Pada hipotermia moderat, pernafasan pada penderita sangat lambat, bisa tiga hingga empat kali dalam satu menit. Sedangkan pada penderita hipotermia parah, mereka tidak sadarkan diri. Ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kematian.
9. Meninggalkan Rombongan

Ini kebiasaan yang sering dilakukan para pendaki. Kadang mereka meninggalkan rombongannya dikarenakan alasan yang tidak jelas. Jangan meninggalkan rombongan jika kalian hanya terdiri dari empat hingga enam orang. Jika terpaksa meninggalkan rombongan, pastikan dari setiap rombongan sudah ada yang hafal dengan medan pendakian.


10. Pendakian Solo

Biasanya ada pendaki yang gegabah tanpa persiapan dan prosedur dalam pendalian solo. Pendakian sendirian tanpa teman itu berbahaya karena jika kita mengalami insiden, maka tidak ada yang tahu. Lakukanlah pendakian solo di jalur pendakian yang cukup ramai. Bergabunglah dengan pendaki lain. 


Sekarang kita sudah tahu kan kesalahan yang sering dilakukan oleh para pendaki. Sekarang kita dapat mengantisipasinya. Jangan sampai kesalahan - kesalahan diatas menjadi bumerang dalam perjalanan pendakian kalian.

Masih adakah kesalahan - kesalahan lainnya? Ayo share disini dengan komentar dan saran yang membangun :)

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon