Karunia Lelah saat Mendaki Gunung

Tags
FOLLOW official instagram pendaki gunung >>> @MOUNTNESIA


Mendaki gunung itu adalah hal yang menyenangkan. Biasanya pada awal - awal pendakian kita akan bersemangat dengan wajah berseri - seri masih bugar dan siap menghadapi tantangan. Tetapi kalau sudah di tengah - tengah perjalanan pendakian, kadang kita sudah mulai kurang bersemangat. Hingga akhirny sampailah di tempat ngecamp, maka semangat kembali lagi karena kita dapat mulai istirahat dan makan - makan.
Lalu setelah sejenak istirahat makan dan tidur, kemudian kita muncak. Apa yang terjadi? Biasanya mulai males lagi kan kalau mau muncak, soalnya masih pewe di dalam tenda.
Bla, bla, bla lalu muncak dan ditengah perjalanan kadang mulai males lagi katena lelah, tapi akhirny sampai puncak juga. Mulai merasakan kepuasan berhasil sampai ke puncak. Ambil foto, ambil foto.
Capcus mau pulang turun pendakian. Mulai males lagi? Biasanya sih gitu karena capek. Tapi kalau turun cukup menyenangkan karena jauh lebih cepat daripada pendakian.
Mungkin hal - hal yang kita fikirkan saat lelah adalah seperti gambar dibawah ini.

Kaya gitu bukan? Kami sendiri pun juga sering mengalami angan - angan seperti itu kalau lelah. Memang kadang lelah menjadi kendala kita. Tapi kalau kamu nyerah sama yang namanya lelah dan sering ngeluh karena itu, berarti kamu belum menjadi pendaki beneran. Menurut para teman - teman pendaki, setiap bagian dari pendakian itu adalah suatu hal yang harus kita syukuri. Lihat saja ketika mendaki bersama teman - teman, mereka akan saling membantu. Ketika berada di medan sulit, kita saling bantu. Ketika ada satu yang lelah, semua ikut berhenti. Ketika ada pendaki lain yang kesusahan, kita membantunya. Itulah, semua itu ada hikmahnya, terutama untuk melatih kebersamaan.
Kebersamaan adalah hal yang paling susah kita terapkan, terutama pada hal pekerjaan. Dalam pekerjaan akan banyak musuh - musuh dalam selimut yang mengintai kita.
Pernah karena lelah, kami dapat menambah teman. Kami ber 4(aku, kakakku, dan 2 temen kakakku). Saat dalam perjalanan menuju pendakian sindoro, kami di pos 2 kledung bertemu dengan 3 pendaki wanita. Ternyata salah satu pendaki wanita itu kelebihan beban pada  tas karirnya, mereka tidak kuat untuk membawanya. Akhirnya kakakku pun membantunya dan kamipun bercakap - cakap dalam pendakian bersama mereka. Sampai sekarang pun, kadang masih sering bertemu dalam dunia maya. Rencananya mau ndaki bareng lagi.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon