Apa itu Radang Dingin (Frosbite)? Bagaimana Penanganan dan Pencegahannya?

FOLLOW official instagram pendaki gunung >>> @MOUNTNESIA


Frostbite adalah termasuk penyakit yang bisa kita temukan ketika berada di pada suhu rendah. Penyakit ini kadang akan menjangkit para pendaki gunung.

Frost bite sendiri ialah suatu gangguan yang disebabkan akibat  paparan dingin yang mengenai bagian anggota tubuh dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal ini akan menyebabkan aliran darah, cairan tubuh dan juga nutrisi serta oksigen terganggu. Hal itu akan menyebabkan kematian pada jaringan. Untuk anggota tubuh yang sering terkena ialah pada bagian yang mempunyai sedikit lapisan lemaknya seperti nagian jari tangan dan kaki, cuping telinga, hidung.

Penyakit frost bite ini dibagi menjadi dua berdasar tingkat keparahannya.  Untuk stadium awal akan lumayan parah, dan pada stadium lanjut yang artinya sangat parah.


Ciri-cirinya dari frost bite ini sebagai berikut:

1. Pada stadium awal
Korban akan merasakan anggota tubuh seperti  (bisa jari tangan, atau kaki, hidung, telinga) terasa nyeri seperti ditusuk - tusuk oleh jarum, dan kadang bisa juga terasa mati rasa. Untuk perubahan anggota pada tubuh yang nyeri akan menjadi merah agak cerah cerah. Bagian yang terjangkit, kadang juga merasa kaku, tetapi masih dapat kita gerakkan.

2. Untuk stadium lanjut, pada anggota tubuh yang awalnya nyeri akan menjadi mati rasa. Bagian jari menjadi kaku, sulit digerakkan. Kemudian pada kulit, yang tadinya berwarna merah cerah akan  berubah berwarna kebiruan atau bahkan menghitam. Kadang akan muncul bengkak serta benjolan - benjolan yang berisi cairan berwarna kuning kemerahan.




Pencegahan dan Penanganan

Untuk penanganan maupun pencegahannya, hal ini sangatlah sederhana, tetapi membutuhkan waktu yang sesegera mungkin. Penanganan cepat ini adalah untuk mencegah jaringan tubuh yang rusak tidak menjadi semakin bertambah banyak.


Caranya adalah:

1. Dengan melakukan penghangatan sesegera mungkin untuk bagian tubuh yg terkena. Kita dapat menggunakan air hangat (bukan air panas) bersuhu sekitar 40-42Celcius. Jangan dihangatkan langsung menggunakan sumber api, ini dikarenakan dapat memperparah rusaknya jaringan tadi.



2. Tetap hangatkan terus air hangat pada suhu tadi, jika air mendingin, maka segera hangatkan kembali.

3. Pada bagian tubuh yang terkena frost bite jangan dipijat - pijat, digosok, baik digisok dengan kain ataupun lainnya dan jangan beraktifitas dengan anggota tubuh itu dulu. Tetap diamkan dan hangatkan.

4. Setelah penghangatan, kadang muncul benjolan berisi cairan. Benjolan tersebut  jangan dipecahkan. Kalian bisa memberi pelembab pada bagian itu dengan madu atau minyak goreng.

5. Kemudian balut bagian yang terkena tadi dengan perban ataupun kain yang bersih. Dibalut satu per satu secara perlahan dan jangan terlalu ketat dengan memisahkan antara jari satu dengan jari yang lainnya agar tidak menempel langsung.

6. Kita bisa melakukan pembidaian pada area yang ada frostbite nya. Ini agar gerakan minimal. Jika yang terkena di tangan, maka bisa diberikan gendongan.

7. Jika ada, dapat diberi obat antinyeri seperti paracetamol / aspirin/ ibuprofen dan asam mefenamat.

8. Lalu bawalah ke tempat yang lebih hangat dan segera bawa ke RS untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Jangan lanjutkan petualangan!

Pencegahan
Dilakukan antara lain:
1. Memakai peralatan standar petualangan di tempat dingin seperti sarung tangan, jaket, penutup kepala tambahan dan sepatu yang windproof juga water proof. Kita juga bisa memakai pakaian berlapis maupun kaus kaki tebal.

2. Makan dan minum yang cukup. Karena jika terjadi dehidrasi bisa mencetuskan dan memperparah hal ini.

3. Apabila mulai terasa pada ujung jari seperti digigit semut dan juga merasa nyeri seperti tertusuk-tusuk, maka itu adalah tanda awal dari frost bite. Segera lakukan penghangatan pada bagian tersebut.

4. Minum Hangat
Minumlah minuman hangat seperti teh ataupun jahe hangat. Ini akan membuat badanmu menjadi hangat, mengurangi dingin.

5. Jika ada badai datang, badai disertai dingin, maka segera berlindung. Biasanya di puncak gunung sering ada badai. Jadi kalau kesana sebaiknya pada pagi hari yang cerah dan tidak ada badai. Jangan membuat camp di area puncak. Biasanya sudah ada pemberitahuan batas camp area ketika akan melakukan pendakian.

6. Untuk lapisan pakian yang pertama yaitu lapisan terdekat dengan kulit, kita bisa kenakan bahan pakian dari wicking, yaitu sejenis kain sintetis yang mampu untuk menjaga kulit agar tetap kering. Wicking ini akan menyerap kelembaban kulit dan kemudian memindahkannya ke lapisan di atasnya.


7. Lalu pakailah bahan pakian yang hangat setelah memakai kain wicking tadi. Bisa pilih wol, jangan pernah menggunakan bahan katun. Katun tidak cepat mengering dan tidak mampu memberikan isolasi yang baik.

8. Lapisan teratas
Untuk lapisan teratas, dapat mengenakan pakaian yang sesuai dengan cuaca. Jika di gunung tinggi ya pastinya dingin maka pakailah jaket musim dingin atau yang khusus pendakian, pastikan membawa jas hujan, ataupun juga kombinasi dari keduanya harus Anda. Ini untuk melindungi Anda dari berbagai hal seperti saat hujan di ketinggian dengan suhu yang sangat dingin.

9. Pakailah topi hangat dan penutup telinga, bila perlu pakai penutup seperti pemain ski pada kepala dan kaus tangan.

10. Pastikan mata, hidung, tangan dan kaki sudah terlindungi jika ada suhu ekstrim datang.

11. Pastikan segera berlindung jika ada suhu ekstrim datang atau disertai hujan dan angin dingin. Forstbite atau radang dingin ternyata dapat menyerang cepat dalam keadaan suhu ekstrim tersebut

12. Ganti baju segera, jika baju sudah dalam keadaan basah. Pastikan ketika pendakian maupun petualangan, kalian membawa baju ganti yang tepat dan cukup.

13. Bisa jadi, gejala radang dingin ini tidak terasa, jadi periksalah bagian tubuh yang rawan terkena setiap jamnya.

Jika sudah terkena radang dingin, sebaiknya tidak usah melanjutkan perjalanan dan kembali ke tempat yang lebih hangat. Kita bisa kembali ke basecamp untuk mendapat perawatan dan penyembuhan. Jangan dipaksakan, lebih baik kembali dengan selamat daripada ke puncak dan kehilangan bagian tubuhmu! Love yourself.


Tips - Tips

Jika sesorang menderita hipotermia dan frostbite, maka ambil tindakan untuk menangani hipotermia dahulu.

Jangan pakai katun, pakailah wol yang menyimpan panas.

Jangan konsumsi rokok dan alkohol. Ini hanya akan membuat mudah rentan terhadap suhu dingin.

Yuk follow instagram kami kalau kamu mau berbagi foto - foto pendakianmu atau sekedar melihat - lihat foto pendakian gunung Indonesia di @mountnesia 😊

Sumber:
1. Weiss EA. 2005. A Comprehensive guide to wilderness and travel medicine. 3rd edition
2. American red cross guide to frostbite and hypothermia
3. Wikipedia.com
4. Wikihow.com

Penulis :
Tim viapendaki, official ig @mountnesia

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon