Mencegah dan Mengatasi Lelah di Pendakian

FOLLOW official instagram pendaki gunung >>> @MOUNTNESIA


foto dari ig @andiakhm

Bagaimana cara mengatasi ataupun cara mencegah lelah saat melakukan pendakian gunung agar kita tidak capek?

Berikut ini adalah beberapa tipsnya, mari kita simak bersama

1. Persiapan sebelum pendakian
Pastikan ketika sebelum mendaki, kalian sudah berolahraga yang cukup, ini untuk mencegah badan sakit atau pegal ketika mendaki ataupun setelah mendaki.

2. Barang bawaan
Bawalah barang bawaan seperlunya saja. Bagilah secara merata barang - barang yang berat seperti botol air ke teman - temanmu. Bawalah bergiliran barang - barang berat seperti tenda, jika kesulitan.

3. Perjalanan menuju basecamp
Jika perjalanan menuju basecamp cukup jauh dan hanya menggunakan angkutan umum ataupun motor, kita bisa membeli konsumsi pendakian di dekat basecamp. Ini untuk mengantisipasi lelah karena membawa beban berat. Konsumsi yang kadang mengganggu di perjalanan dengan sepeda motor menuju basecamp adalah air. Biasanya kita dianjurkan membawa 2 botol air 1,5 lt setiap orangnya. Setelah menempuh perjalanan yang jauh dari basecamp dengan sepeda motor / angkutan, kita dapat beristirahat dahulu dengan tidur atau duduk - duduk sambil mengkonsumsi beberapa makanan dan minuman sekitar 30 / 60 menit. Jika energi dirasa sudah kembali, kita dapat memulai perjalanan. Jangan lupa berdoa.

4. Pendakian
Mendakilah secara perlahan. Ini untuk mencegah penyakit gunung, yaitu karena pendakian yang terlalu cepat dapat menyebabkan sakit kepala yang disebabkan tubuh tidak dapat beradaptasi dengan suhu dan kadar oksigen yang semakin menipis. Jika lelah, bisa beristirahat, tetapi jangan lama - lama, cukup 5 menit saja untuk mengisi perut dengan camilan roti ataupun minuman. Ingat, minum dan makan secukupnya. Jangan sampai kenyang atau terlalu kenyang, karena dapat menyebabkan kram pada perut.

5. Trekking Pole
Bila perlu, Kalian dapat memakai Trekking pole / tongkat pendakian. Memakai tongkat pendakian akan meminimalisir lelah terutama ketika turun dari pendakian kembali ke basecamp. Pastikan ketika memakainya dengan memperhatikan pijakannya agar tidak terperosok.

6. Cadangan Energi yang Cukup
Konsumsilah makanan yang dapat mengembalikan energi atau stamina dengan cepat seperti konsumsi gula jawa asli ketika pendakian.

Baca juga
Klik : Manfaat Gula Jawa Untuk Pendakian

7. Mendirikan tenda
Untuk pendakian 1 hari, dirikanlah tenda di pos batas pendakian.  Biasanya pos batas ini sudah tidak jauh dari puncak. Dari sini kita dapat meninggalkan barang - barang berat seperti cariel ataupun tenda ketika akan menuju puncak. Biasanya aman, tidak ada yang mencuri. Kita dapat membawa keperluan yang penting saja seperti p3k dan ransel kecil yang cukup untuk membawa konsumsi seperti air dan roti.

8. Turun Pendakian
Ketika turun, kita dapat turun secara perlahan ataupun agak cepat jika medannya mudah. Untuk pendakian 6 jam, biasanya kita bisa sampai dibawah sekitar 3 - 4 jam atau jika lari bisa 1,5 - 2 jam saja, tetapi tidak disarankan. Ketika turun, jika lari ya lari terus. Jika sering lari dan kemudian berjalan, biasanya kaki kita akan sangat lemas. Jadi kalau mau lari ya lari terus, kalau jalan ya jalan terus.

Tim Viapendaki, official ig @mountnesia

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon