Mengatasi Patah Tulang Saat Pendakian

FOLLOW official instagram pendaki gunung >>> @MOUNTNESIA


Selain  perdarahan, patah tulang juga sering menjadi momok yang ditakutkan oleh para petualang. Jika kita sudah terpeleset, terjatuh dari batu, atau terjerumus ke dalam jurang, yang sering kita fikirkan tentunya adalah apakah tangan atau kaki patah. Jika sudah terjadi seperti ini, maka jangan panik ataupun stress. Tetap tenang dan ingatlah cara penanganannya.

Patah tulang sendiri dapat mengakibatkan kecacatan, hingga infeksi menakutkan, ataupun kematian jika saat pertama kali ditemukan, tidak ditangani secara cepat dan benar.

Padahal, sebenarnya prinsip untuk pertolongan pada patah tulang tersebut sangat mudah yaitu dengan cara pembidaian. Yang harus kalian saat pembiadaian adalah "rule of 2"

Gunakanlah 2 spalk
Spalk disini adalah alat keras yang lurus dan juga panjang yang bisa digunakan untuk membidai lokasi patah tulang pada korban.
Tujuan dari pembidaian ini adalah untuk mengurangi pergerakan pada cedera. Kalian dapat menggunakan kayu bakar, payung, bambu, tracking poll, dan alat lainnya yang lurus dan panjang.


Pembidaian melewati 2 sendi
Sebagai contoh, jika lokasi cedera patah tulang di lengan bawah, maka panjang bidai harus melewati sendi pergelangan tangan dan sendi siku. (Perhatikan gambar)

Pada bidai, minimal diikat dua ikatan. Bisa pada ujung - ujung dari spalk, atau beberapa centimeter sebelum ujung spalk.

Untuk pertolongan sendiri perlu dikerjakan oleh minimal 2 orang.  Penolong pertama bertugas untuk menstabilkan pada area patah agar selama pertolongan, area cedera tetap stabil. Sedangkan penolong kedua bertugas untuk meletakan spalk dan mengikat spalk

Jika cedera terjadi pada kaki, 2 kaki diikat dan disatukan (bidai anatomis) agar pergerakan dapat dikurangi secara maksimal

Setelah proses pembidaian selesai, segeralah bawa kerumah sakit. Pada kasus cedera ini, kadang penderita merasa kesakitan. Kalian dapat memberikan obat parasetamol tablet  2 tablet saja yang berguna untuk mengurangi nyeri cedera.

Itulah beberapa cara pembidaian yang perlu kita ketahui terutama saat terjadi kecelakaan di petualangan ataupun pendakian. Semoga bermanfaat.


By instagram : dokter petualang
Ditulis ulang oleh Tim VIApendaki, official ig @mountnesia

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon