Minuman Berenergi Untuk Pendakian Apakah Baik?

FOLLOW official instagram pendaki gunung >>> @MOUNTNESIA


Apakah kalian sering membawa minuman berenergi saat pendakian? Apa sih manfaatnya? Sebenarnya perlu gak sih kita minum minuman berenergi tersebut? Lalu apakah ada efek samping untuk kesehatan tubuh kita? Berikut adalah beberapa fakta-fakta mengenai minuman berenergi yang ada di Indonesia.

1. Kebanyakan Minuman berenergi di Indonesia mengandung 1000mg Taurin,  50mg cafein, serta beberapa vitamin. kafein sendiri memiliki fungsi dalam meningkatkan kinerja jantung kita dan dapat membantu untuk pemecahan lemak menjadi energi. Sedangkan taurin mempunyai fungsi untuk menstabilkan sel seperti sel saraf, dan membantu penyerapan vitamin.

2. Kebanyakan orang mengetahui kalau minuman berenergi itu adalah minuman untuk sport drink atau minuman untuk membantu aktifitas olahraga. Minuman berenergi BUKAN SPORT DRINK, yang artinya, minuman tersebut tidaklah dianjurkan untuk diminum sebelum ataulun ketika selesai melakukan kegiatan olahraga. Untuk alasannya karena minuman berenergi kebanyakan mengandung kafein yang bersifat diuretik (yaitu meningkatkan pembuangan cairan melalui sistem kemih). Hal ini dapat memperparah dehidrasi saat kalian melakukan olahraga ataupun pendakian (outdoor activity).

3. Untuk Maksimal mengkonsumsi zat  Taurine per hari adalah sekitar 2000mg. Jika melakukan konsumsi yang melebihi kadar tersebut, maka dapat memacu gangguan pada hat serta menyebabkan terjadinya sirosis hati, sehingga fungsinya menurun drastis. 1 SACHET MINUMAN ENERGY MENGANDUNG 1000mg TAURINE, jadi maksimal konsumsi minuman berenergi hanya boleh 2 sachet dalam 1 hari.

4. Kandungan gula pada minuman berenergy tersebut juga sangatlah tinggi. Oleh karena itu tidak baik bagi kesehatan kita jika melakukan konsumsi lebih.

5. Minuman berenergi ini juga TIDAK DIPERBOLEHKAN UNTUK DIKONSUMSI OLEH ANAK - ANAK DIBAWAH USIA 16 Tahun. Mengapa begitu? Karena akan merusak ginjal dan hati anak tersebut. Pernah ada kasus anak usia 9 tahun mengalami gagal ginjal yang disebabkan karena ia suka meminum minuman berenergi hingga 4-5x/hari.

6. Larangan Meminum Karena Idapan Penyakit. Minuman berenergi TIDAK BOLEH untuk dikonsumsi oleh orang yang memiliki penyakit sebagai berikut, penyakit asma, jantung, hipertensi, diabetes, gastritis (maag), penyakit hati, dan penyakit ginjal.


Tips Dan Saran
7. Makanlah makanan yang mempunyai gizi dan konsumsilah air putih yang cukup. Ini jauh lebih baik dari pada kita meminum minuman berenergi.

Jadi kesimpulannya, ketika kita berpetualang seperti mendaki gunung ataupun melakukan aktifitas luar lainnya, kita tidak perlu untuk mengonsumsi minuman berenergi.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon