Penanganan Asma di Pendakian dan Pencegahannya

FOLLOW official instagram pendaki gunung >>> @MOUNTNESIA


Berikut ini adalah antisipasi dan penanganan asma di pendakian ataupun petualangan.

Asma adalah suatu peradangan kronis / lama yang terjadi pada saluran nafas, tepatnya pada bronkus dan bronkiolus yang disebabkan oleh reaksi alergi, yang menyebabkan terjadinya penyempitan saluran nafas serta produksi lendir yang berlebih di saluran nafas. Sesuai definisi, asma terjadi hanya pada orang yang memang sensitif terhadap alergen genetik / bawaan, dan adanya alergen itu sendiri adalah sesuatu yang menyebabkan reaksi alergi atau trigger.

Lalu bagaimana penanganannya?

1. Perlu diperhatikan, jika kalian mengajak teman kalian berpetualang, dan dia punya riwayat asma, maka dia wajib membawa obat asmanya. usahakan dia untuk membawa obat yang jenis inhaler, yaitu obat sedot. Tujuannya adalah ketika  saat asma kambuh, maka penanganannya lebih cepat.

2. Jangan Panik
Usahakan korban tetap relax. Kalian sendiri juga jangan panik ketika melihat teman kalian kambuh. Mulai dudukan korban di tempat yang teduh dan longgarkan pakiannya.

3. Suruh korban agar bernafas dengan perlahan-lahan. Jika bernafas cepat maka akan membuat volume udara dalam paru menjadi terlalu banyak. Ini dapat memperparah sesak.

4. Bantu korban untuk mengambilkan obat dan memberikannya.

5. Jika ada oksigen bisa diberikan oksigen, atau jika tidak ada juga bisa di kipas - kipasi.

6. Ketika sesak pada korban sudah sedikit berkurang, dapat diberikan kopi hangat 1 gelas untuk korban. Kopi dapat membantu peredaran darah serta melebarkan kembali jalan nafas.

7. Istirahatkan korban sekitar 30 menit sebelum melanjutkan perjalanan.

Lalu bagaimana caranya agar asma tidak kambuh?

Untuk mengurangi potensi kambuhnya asma, Kalian bisa melakukan beberapa hal dibawah ini

Dengan melakukan istirahat yang cukup
Ketika melakukan banyak kegiatan sebaiknya sesuaikan dengan istirahat yang cukup. Jangan memaksakan pendakian. Mendakilah dengan santai, jika lelah bisa beristirahat.

Usahakan untuk menghindari stress
Jangan melakukan pekerjaan yang berat, karena biasanya akan berpotensi stress yang dapat memacu kambuhnya asma

Giatkan untuk berolahraga
Lakukanlah olahraga harian yang ringan setiap harinya.

By instagram : dokter petualang
Ditulis ulang oleh Tim VIApendaki, official ig @mountnesia

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon