Penyakit Akut di Gunung

FOLLOW official instagram pendaki gunung >>> @MOUNTNESIA


Apa saja penyakit akut di gunung yang dapat membahayakan pendakian di gunung? Mari kita simak dibawah ini.

1. Mountain sickness / penyakit gunung
Acute Mountain sickness (AMS) atau yang juga biasa disebut dengan altitude sickness atau dalam bahasa Indonesianya yang disebut penyakit gunung ini ialah gejala penyakit yang disebabkan karena suhu dan menipisnya oksigen di ketinggian. Gejala ini biasanya terjadi saat diatas ketinggian sekitar 8000 ft. (2500)mdpl. Gejala awalnya biasanya adalah merasa pusing. Jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan pembengkakan otak

Baca lebih lanjut,
Klik : Penanganan dan Pencegahan Mountain Sickness


2. Heat Stroke
Adalah penyakit yang cukup berbahaya disebabkan oleh paparan sinar matahari yang berlebih dalam waktu yang lama. Bisa kita temukan saat pendakian di gunung tinggi yang saat itu cerah dan panas. Walaupun panasnya bercampur dingin, potensi Heat stroke tetap bisa terjadi. Tanda awalnya adalah pusing, pandangan kabur, kulit memerah, panas, kering, kesadaran bisa hilang.

Baca lebih lanjut,
Klik : Penanganan dan Pencegahan Heat Stroke


3. Frost bite atau Radang Dingin adalah penyakit yang disebabkan oleh suhu dingin yang mengenai tubuh dalam jangka waktu yang cukup lama yang menyebabkan aliran darah, cairan tubuh dan juga nutrisi serta oksigen menjadi terganggu. Lama kelamaan beberapa anggota badan akan mati, hal ini akan menyebabkan hilangnya anggota badan tersebut. Ciri awalnya, kaki, tangan, / hidung / telinga akan terasa seperti ditusuk - tusuk jarum dan berlanjut menjadi mati rasa. Jika hal ini terjadi, maka segera ditangani. Sebelum kalian kehilangan beberap anggota badan kalian.

Baca lebih lanjut,
Klik : Penanganan dan Pencegahan Frosbite


4. Hipotermia
Adalah penyakit yang sering dijumpai oleh pendaki, dimana badan kehilangan suhu tubuh dibawah angka normal. Ini akan membahayakan penderita. Orang awam sering mengira bahwa penderita hipotermia itu sedang mengalami kesurupan. Cirinya, kesadaran menurun, nadi cepat, wajah dan mulut pucat, mengigau (seperti orang gila / kesurupan tidak jelas), ujung tangan dan kaki dingin serta kaku. Jika tidak segera ditangani bisa mengalami kematian. Pernah dulu menjadi berita heboh tentang meninggalnya pendaki asal universitas ternama di Indonesia yang disebabkan oleh hipotermia.

Baca lebih lanjut,
Penanganan dan Pencegahan Hipotermia


Itulah beberapa penyakit akut yang bisa terjadi di pendakian gunung. Tetap waspada dan pelajari cara penanganan dan pencegahannya supaya kita tetap selamat dan nyaman dalam melakukan petualangan. Salam Lestari!

Tim Viapendaki, official ig @mountnesia

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon