Tips Turun Gunung

FOLLOW official instagram pendaki gunung >>> @MOUNTNESIA


Turun dari pendakian gunung terkadang menjadi kendala karena ketika turun, kadang kaki kita akan lemas dan sulit ketika berjalan.

Berikut ini adalah beberapa cara turun gunung ataupun teknik menuruni gunung yang benar, agar badan kita tidak capek ataupun pegal

1. Turun dengan perlahan
Ketika turun dari pendakian, kita dapat turun dengan perlahan atau agak lebih cepat. Akantetapi jangan terlalu lambat. Ini malah kadang membuat kita lelah.

2. Istirahat secukupnya
Lakukan istirahat yang efektif. Yaitu istirahat dengan duduk, minum, makan secukupnya. Makan dan minum jangan kebanyakan, jika terlalu kenyang akan membuat perut kram. Istirahatlah sekitar 5 - 10 menit. Istirahat lebih dari itu biasanya akan membuat kaki menjadi pegal dan terasa lemas.

3. Konstan
Kita sebenarnya juga bisa turun gunung dengan berlari, tetapi ini tidak disarankan karena banyak potensi kecelakaan di pendakian. Jika turun dengan berlari sebaiknya berlarilah terus. Jika diselingi dengan berjalan, kaki malah akan menjadi lemas, kita akan susah berjalan. Jadi intinya konstan, akantetapi jika berjalan santai dan konstan, itu lebih nyaman dan setelah turun dari gunung, badan tidak akan terlalu lelah ataupun pegal. Dari pengalaman admin, di pendakian sindoro via kledung ada seorang bapak - bapak penjual minuman di pos 3. Beliau sering mendaki dengan cepat, begitu pula turunnya. Beliau sering turun dari pos 3 hanya ditempuh 1,5 jam dengan cara berlari, untuk mengambil botol - botol air yang akan dijual jika sudah habis. Untuk pendakian sampai pos 3 biasanya ditempuh sekitar 4 jam.

4. Sebelum turun
Ketika mempersiapkan turun pendakian, pastikan alas kaki sudah terpasang dengan kuat. Ikat tali sepatu dengan kuat, tidak seperti biasanya. Jika memakai sendal gunung, pakailah kaos kaki yang tebal, untuk menghindari lecet.

5. Posisi badan saat turun
Badan jangan terlalu condong ke depan saat turun. Ini akan membuat tumpuan atau berat badan yang bertumpu pada kaki tidak seimbang. Jaga berat badan tetap bertumpu sepenuhnya di kedua kaki kita.

6. Batuan licin
Hati - hati dengan batuan, terkadang sendal gunung atau sepatu gunung itu licin dengan batuan yang basah. Untuk itu, ketika turun pastikan memilih pijakan yang tepat. Sendal gunung atau sepatu gunung ini kebanyakan merekat kuat pada tanah agak basah.

Tim Viapendaki, official ig @mountnesia

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon