Apakah Pacaran Belum Tentu Zina?

FOLLOW official instagram pendaki gunung >>> @MOUNTNESIA


Pacaran belum tentu berujung pada hal zina,  tetapi hampir setiap zina itu berawal dari yang namanya pacaran - Buku #UdahPutusinAja

Masih inget kata-kata di buku #UdahPutusinAja? Karena begitulah alamiahnya pacaran dan semua perbuatan maksiat yang lainnya, maksiat pasti ujungnya sengsara

Pacaran itu sebenarnya bukan aktivitas yang bebas nilai, dari segi landasannya sudah maksiat, karena pacaran itu aktivitas lelaki-perempuan yang bukan mahram, berdua-duaan, dan pastinya itu adalah maksiat

Kenapa pacaran itu pasti maksiat? Karena lelaki punya fitrah, wanita juga punya fitrah, kalau sudah nikah ya itu malah bagus, tapi bila belum nikah, fitrah itu yang pasti akibatkan zina

Sering para pelaku maksiat akan merasa dirinya aman, berbeda dari yang lain yang sudah-sudah kejadian, mereka akan merasa pacarnya berbeda. Padahal ketentuan Allah ya pasti benar, Allah perintah jauhi, malah didekati

Tidak ada pacaran yang aman, mau LDR, mau adik-kakak, ataupun yang sudah disetujui oleh orangtua, kalau yang sudah dilarang Allah, ya pastinya akan menyebabkan musibah bila hal tersebut masih terus dijalani

Mudahnya, untuk wanita, cobalah pikirkan akhirnya, dan akhir dari pacaran yang manapun, tetep nggak enak, tetep merugikan, tetep saja dosa, tetep saja sangat mengerikan

Untuk memudahkan, ini opsi akhir dari pacaran

1. Putus, ini adalah persentase terbanyak, dan apa hasilnya? Kalau nggak diapa-apain, kamu dianggep mantan ataupun bekas, Kalau sudah diapa-apain, kamu akhirnya bakal sulit nyari lelaki salih lain yang mau menerima fakta itu. Taruhlah kamu sudah tobat, tapi kamu sadar nggak, kamu jual masa depanmu untuk sesuatu yang hanya sesaat. Sedangkan untuk lelakinya? Dia masih punya masa depan terbentang yang luas banget

2. Nikah, tapi kamu sudah tau, pacarmu dulu berani pegang tanganmu, bisik rayu di telingamu, raba-raba badanmu, padahal belum nikahi kamu. Lalu mengapa dia nggak berani berbuat gitu juga sama wanita lain setelah nikah sama kamu? Coba deh, apa bedanya pacaran sama selingkuh? Sama aja kan?

Zina adalah perbuatan dosa yang sangat besar juga sangat keji. Seburuk-buruk jalan yang ditempuh oleh manusia yang berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala. Berdasarkan firman-Nya
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
“Artinya : Dan janganlah kamu mendekati zina, karena sesungguhnya zina itu adalah faahisah (perbuatan yang keji) dan seburuk-buruk jalan (yang ditempuh oleh seseorang)” [Al-Israa : 32]

Mari kita bijaksana!
Sumber : Ust. @felixsiauw

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon