Cara Cepat Mengatasi Tertusuk Bulu Babi

FOLLOW official instagram pendaki gunung >>> @MOUNTNESIA


Kita ketahui, sebagai negara maritim, Indonesia mempunyai gugusan pulau -pulau cantik dengan pantai dan laut keren untuk kita jelajahi. Namun, tetap saja berpetualang di perairan juga memiliki resiko kecelakaan, salah satunya adalah tertusuk hewan Bulu Babi.

Bulu babi hidup di perairan dangkal hingga sedang, dengan kedalaman 50 cm hingga 50 meter dibawah permukaan laut. Di kedalaman inilah manusia sering berada dan beraktifitas ketika bermain di pantai, sehingga beresiko tertusuk bulu babi. Selain menyebabkan nyeri, bulu babi juga dapat menyebabkan beberapa gejala lain yaitu  muntah, keram otot, mual, kelemaham otot, diare, tetapi jarang sekali dapat menyebabkan kematian.

Bagaimana cara penanganan terkena bulu babi?
Penanganan awalnya ialah sangat mudah. Berikut ini adalah tata caranya:

  • 1. Pertama kali adalah dengan cara mengeluarkan sisa duri bulu babi yang masih tertinggal. Bisa menggunakan capit, pinset, atau alat apapun yang dapat memudahkan pengeluaran duri.
  • 2. Setelah bagian yang terkena luka bersih dari duri, rendamlah luka di air hangat sekitar 30 hingga 60 menit. Air hangat akan menonaktifkan racun bulu babi pada di luka. 
  • 3. Setelah luka direndam, bersihkan menggunakan antiseptik, kemudian dibalut.
  • 4. Jika muncul gejala-gejala seperti diatas, maka bawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat.


Bagaimana cara penanganannya?
Pencegahannya adalah dengan menggunakan alas kaki dan pakaian yang dapat melindungi, juga selalu berhati-hati selama beraktifitas. Pastikan juga pada lokasi snorkling atau berenang kalian jauh dari tempat  tinggal  hewan bulu babi ini. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon