Pengalaman Mistis Pendakian Cikurai via Bayongbong

FOLLOW official instagram pendaki gunung >>> @MOUNTNESIA

Pengalaman Cerita mistis pendakian gunung Cikurai via Bayongbong dari @dedeplatmul

Rombongan kami saat itu ada 8 org, 4 cewek dan 4 cowok. Kami naik pd tgl 7-8 februari 2016 (bertepatan dgn imlek) via Bayongbong.

Kami mulai mendaki sekitar pukul 8 pagi dari SD. Awalnya perjalanan kami berjalan lancar dan penuh canda. Kami jg sesekali saling salip menyalip dgn rombongan pendaki lain. Tetapi semua berubah menjadi tegang ketika mendekati pos 3, salah 1 teman saya (cewek/sebut saja mawar) kesurupan. Dia tiba2 nangis karena kesurupan. Tapi nggk lama kemudian dia kembali sadar dan kami pun melanjutkan perjalanan dgn perasaan yg udh mulai berbeda dan khawatir. Setelah sedikit melewati pos 3 hujan mulai turun, ini menambah semakin mencekamnya perjalanan kami.

Sekitar pukul 4 sore tibalah kami di tanjakan Roheng, tanjakan yg terkenal sadis yg mengharuskan kami mengeluarkan jurus 'dengkul ketemu dada'. Kondisi saat itu masih gerimis.

Baru beberapa mtr berjalan tmen saya ada yg kesurupan lagi (cewek/sebut saja anggrek). Dia tiba2 ketawa campur nangis nggk jelas. Nah abis itu si mawar jg ikutan kesurupan, dia nangis tanpa sebab jg. Kami berusaha menyadarkan mereka. Nggk lama kemudian mereka sadar. Karena mengetahui setelah tanjakan roheng kami akan tiba di pos 5, kami pun berniat meneruskan perjalanan dan nantinya ajan mendirikan tenda disana.

Dengan kondisi gerimis, sunyi mencekam dan si mawar dan anggrek yg udh lemes karena abis kesurupan kami berusaha terus melanjutkan perjalanan. Terlihat dibelakang kami ada seseorang ingin naik jg, stelah kami tanyai ternyata dia adalah seorang ranger Bayongbong(sebut saja ranger 1) yg ingin menyusul 2 temannya yg udh sampai di atas terlebih dahulu. Melihat kami agak kesulitan menaklukan roheng diapun dgn baik hati terus membantu kami.

Sampe ketika ada sebuah tanjakan yg cukup sulit karena licin dan tinggi kami pun bergantian. Simawar dan anggrek kami prioritaskan duluan karena mereka ingin cpt2 jauh dari tmpt mreka kesurupan. Setelah berhasil melalui tanjakan tersebut, mawar dan anggrek ditemani seorang temen (laki/sebut saja boy) mereka berjalan duluan menuju pos 5 tanpa membawa apa2, hanya membawa tas kecil saya yg berisi senter dan kumpulan hp kami.

Ketika kami ingin membantu si (cewek/sebut saja melati) melati tanjakan td tiba2 dia terpleset dan pingsan, kami yg berada dibawahnya sekuat tenaga menahannya agar tdk terus jatuh kejurang. Terlihat dari gejalanya simelati terkena hipo, kamipun langsung mengeluarkan semua p3k, untungnya saat itu p3k kami terbilang lengkap.

Disaat teman2 yg masih dibawah berusaha menyadarkan melati(dibantu ranger1)saya mendirikan bivak agar simelati tdk kehujanan. Menyadari kondisi udh mau magrib dan keadaan kelompok kami terpisah, saya meminta temen saya (laki/sebut saja jack) utk menyusul mawar, anggrek dan boy yg udh berjln duluan ke pos 5.

Setelah berusaha terus menghangatkan badan melati, usaha kamipun akhirnya berhasil. Melati sadar dan sedikit demi sedikit kami paksa utk memakan mie instan yg saya masak agar mengisi tenaga dan terus menghangatkan badannya.

Tdk lama setelah itu turun dari atas seseorang yg ternyata ranger teman dari ranger1 (sebut saja ranger2). Dia turun dgn niat mencari temennya si ranger1 yg sedang membantu kami ini. Setelah memastikan si melati sdh membaik saya dan ranger2 pun memutuskan utk naik keatas mengecek keadaan temen2 saya serta mencari bantuan di pos 6.

Kondisi saat itu sudah gelap, Karena khawatir saya lari naik keatas walaupun kami berdua hanya membawa 1 senter. Dipos 5 terlihat si boy, zack, mawar dan anggrek sedang duduk lemas menunggu bantuan datang. Setelah mengecek dan memastikan keadaan mereka saya dan ranger2 melanjutkan perjalanan ke pos 6 utk meminta bantuan ke ranger lain.

Ketika mualai memasuki area camp di pos 6 saya mendengar ada org ngaji tpi ada org yg teriak2 jg. Setelah itu saya baru menyadari ternyata di pos 6 itu jg lg terjadi kesurupan masal. Hampir setiap rombongan salah satu/2 dari mereka ada yg kesurupan. Ranger yg ingin kami tuju ini jg ternyata sedang menemani rombongan pendaki yg salah 1 anggotanya sedang kesurpan.

Sampai di pos 6 saya dilarang ikut kembali turun olh para ranger utk membantu teman2 saya, mungkin karena mereka melihat kondisi saya yg udh pucat dan lemas. Akhirnya saya pun ttp stay di pos 6 di tenda ranger tsbt. Sedangkan ranger2 itu turun kebawah utk membantu teman2 saya.

Sekitar pukul setengah 12 malm para ranger itu udh kembali ke pos 6. Merek menceritakan bahwa temen saya yg di pos 5 kembali turun ke tanjakan roheng karena kondisi si melati yg sudh tak memungkinkan utk kembal berjalan keatas. Mereka tidur dibawah bivak dgn kondisi tempat landai yg cukup sempit utk 8 org (termasuk ranger1 yg dari awal sudh membantu kami). Jam 12 malamnya hujan berenti dan langit terlihat sgt cerah seakan2 lupa kalo baru aja terjadi ujan yg cukup panjang.

Keesokan paginya setelah minum segelas kopi dan makan beberapa biskuit saya segera turun kebawah menuju tanjakan roheng tempat temen2 saya berada. Sukurlah rawut wajah ceria nampak di muka mereka dgn menceritakan kejadian panjang seharian kemarin tapi dgn nada bercanda. Saya diceritakan bahwa selama tidur semalaman di roheng si anggrek sempat beberapa kali kembali kesurupan. Tapi lega dihati saya tak terjadi hal2 yg sgt buruk kepada teman2 saya ini.

Kami langsung packing dan segera turun. Karena hujan, turunnya kami pun penuh perjuangan karena jalur yg licin dgn kemiringan yg lumayan terjal. Sekitar jam 4 sore kami tiba di pos 2 (warung pak RT). Disana kami diceritakan bahwa banyak pendaki yg hipo, ranger yg ada di bawah ternayata semalam sibuk mengurus pendaki yg kesurupan dan hipo, bahkan ada 4 org pendaki yg di evakuasi dari pos 3 karena kasus tersebut.

Bertepatan dgn adzan magrib akhirnya kamipun jg tiba di basecamp dgn hati penuh bersyukur karena telah diberikan pengalaman yg pastinya nggk akan kami lupakan.

Terima kasih para ranger Bayongbong yg dgn tulus telah membantu dan menolong kami semua.

Follow & share @mountnesia #mountnesia
________________________________________________
#SalamLestari #gunungcikuray #indonesia #SalamRimba #Cikurai #Bayongbong #mapala #cikuray #jabar #mistis #serem #pendaki #ceritamistis #kisahmistis #horor

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon