Pendaki Melihat Kuntilanak Terbang di Gunung Gede Pangrango

FOLLOW official instagram pendaki gunung >>> @MOUNTNESIA

Setelah sy (@ajirandisepta) menulis pengalaman sy 17 tahun yg lalu berjudul

"Bertemu 3 sosok misterius dijalur Putri dan tersasar disimpang Maleber gunung gede pangrango"
.
Yg sudah di repost oleh @mountnesia

Maka ini pengalaman pertama saya naik Gn.gede pangrango lg setelah 16tahun.. tepatnya kami naik Gn.Gede via Putri pada tgl 30september 2016

Team sy terdiri dari 10 orang.. saya Randi..Suzan(istri saya yg ngebet banget naik gn.gede padahal sy sering ceritain kisah sy nyasar berhari2 disana..tp sy jg sering menceritakan keindahan suryakencana..dan itu yg membuatnya kesemsem pengen ke surken via putri)

Ika(adik ipar sy..istri dari Ryan yg ada pada kisah kami tersasar disimpang maleber)

bastio(yg jg ikut ketika tersasar disimpang maleber..malah dia ini yg paling lama ngobrol dng 3sosok misterius itu).

selebihnya adalah anggota komunitas PALAD(PecintaAlamDukuhpinggir)TanahAbang(Anto..aly..bimbim..alung..papaw..ruby)

Inilah kisah kami

Kami sampai pos putri malam hari jam 02.00dinihari..kami langsung lapor ke pos(maksudnya mau numpang istirahat disana) tp ternyata kami boleh langsung naik malam itu padahal infonya sudah tdk boleh naik malam lg..sebelum mereka berubah fikiran kami langsung siap2 naik..tdk lupa berdoa bareng2 baru kami memulai pendakian.

Bimbim memimpin didepan..sy hanya menempel suzan dan ika krn mereka pendaki pemula gn.gede.

Blm lama kami berjalan ternyata bimbim salah ambil jalan..harusnya setelah ada genangan air kami harusnya ngambil kanan dan akan terus menanjak..tp bimbim malah ambil kiri dan menurun ke arah perkampungan.

ini mah kebanyakan Bonusnya(bonus itu jalan menurun atau rata disela2 tanjakan panjang) hehehehe

Kami berbalik arah ke arah jalur yg benar..tiba2 kayu dijembatan kecil yg kami lewati amblas sy injak..hingga 1 kaki sy masuk kedalam kali..semua reflek menolong sy(krn mereka tau kaki kiri sy pernah dioperasi bbrp tahun yg lalu)..tp ternyata kaki sy aman setelah masuk lubang itu..msh bisa jalan..kami lanjut ke atas.

tdk jauh ada hutan pinus..kami memutuskan break sambil menunggu matahari keluar dari peraduannya.

Jam 06.00 kami mulai mendaki sampai villa Jepang msh aman...sy terus menempel suzan dan ika yg msh semangat menikmati pendakian ini..sampai saat hujan sekira jam 02.30 kami sudah sampai dibuntut Lutung.

disini kami break lebih 1jam krn hujan lebat dan jg sy lihat stamina pendaki pemula ini mulai menurun.

setelah hujan mulai reda kami lanjut jalan kesimpang maleber..disini sy bernostalgia dng Bastio sambil melihat2 jalur dulu kami salah belok dan tersasar..

Team kami dsimpang maleber ini mulai terpisah..tenaga2 muda itu ngetrek mau sampai puncak duluan untuk buka tenda..sedang sy dan yg pemula tetap jalan santai asal sampai..hehehhe

Sampai ditanjakan terjal sebelum gerbang surken jam 05.40..sudah hampir gelap dan mulai sepi pendaki krn mungkin sudah banyak yg sampai.

Hanya tinggal saya..suzan..ika dan bastio.

Suzan sangat kelelahan..akhirnya daypack suzan dibawa oleh bastio..sampai diujung tanjakan terjal itu seperti terasa lega..krn tinggal beberpa meter lg kami akan sampai surken..gelap sudah datang..penerangan kami bertiga hanya dari lampu tongkatmendaki.

bastio tertinggal dibelakang krn harus membawa 2tas dan itu tepat jam 06.00

Suzan jalan paling depan sambil membawa senter tongkat..bbrp puluh meter suzan berjalan..tiba2 dia berhenti dan menyuruh sy yg jalan didepan..katanya dia merinding.

jalan sudah gelap total dan sy jalan didepan baru bbrp langkah sy berjalan..sy lihat ada umbul2 berwarna putih(bendera dengan tiang tinggi seperti ktk ada acara atau ktk 17agustusan)..umbul2 itu tinggi dan terus melambai2 dan seperti bersinar terang..sy pikir sdh deket surken mungkin ada acara komuntas besardan itu bendera penyambutan..sy terus berjalan..makin dekat sy makin merasa aneh..krn umbul2 itu makin terasa besar bersina dan tinggi sekali..sy pikir lg mungkin itu orang  dengan mukena dan pake engrang(bambu jalan yg tinggi)..masih berpikiran logis sy tetap berjalan..sy lihat 2 wanita dibelakang sy ini makin merapat ke sy.. Makin dekat makin jelaslah sosok itu..melayang dengan baju(sy lebih nelihat sebagai jubah)putih yg panjang..tp Rambut hitamnya lebih panjang dari bajunya..wajahnya hitam bercahaya..sekilas memandangi sy dan kemudian berkelebat memotong jalan yg gelap dan hilang di tengah rimbunnya pohon3 dipintu gerbang surken.

Sy merinding..terperangah..sy lihat suzan dan ika biasa saja raut mukanya..mungkin mereka tidak melihat penampakan itu..sy diam seribu bahasa..krn sy tdk mau bila sy bercerita akan membuat mereka ketakutan.

Sampailah kami di surken yg gelap hanya dibantu  oleh sinar bintang dilangit dan mulai mencari tenda team kami..ketka ketemu tendanya kita langsung beristirahat dan ngobrol2..sy msh tidak mau cerita tentang apa yg sy lihat.

Surken gelap..jd suzan dan ika tidak bisa melihat pemandanga surken ktk sampai..mereka tdk sabar menunggu pagi..

Malam itu diluar anto menggunakan HP berfoto2 disekitar tenda..dan dia berteriak bahwa ada penampakan putih di belakang tenda..bastio langsung melihat di HP..sosok itu tertangkap kamera HP....tp lama2 sosk itu memudar dari gambar dan menghilang..Alung merasa bahwa itu hanya untuk menakut2ti dia saja..sy msh blm mau cerita apa yg sy lihat digerbang surken tadi.

Saya..suzan dan ika tidur 1 tenda..akhirnya mulut ini tdk tahan untuk cerita dngan mereka..tp sy hanya bilang begini :gw lihat sesuatu..tapi besok pagi aje yehh ceritanya

Ika sambil langsung duduk berkata:emang lo lihat apaan??yg tadi digerbang yee?...yg terbang yeee?

Suzan jg langsung nyeletuk : apaan sihh itu tadi pak?yg digerbang?putih2..terbang?

Ternyata mereka lihat juga!!!!!..ya Allah..mudah2 gk bikin mereka ngedrop begitu doaku

Sy jawab:jadi kalian lihat semua..jadi yg tadi itu..penunggu gerbang..kayanya kunti..yaahh ambil positive nya aja..mungkin sosok td itu ingin menyambut kalian yg baru sampe pertamakali ke Surken.

Suzan ama ika langsung teriak2 hhiiiiiiiiii..masuk sleepingbag...langsung nyungsep sanpe pagi..dasar cewekkk wkwkwkwk

Pagi2 sy yg bangun pagi2..foto2 bentar dan bangunin suzan dan ika yg juga lansung selfie2 disurken..ditengah indahnya pohon edelweis...kelelahan mereka mendaki terbayar dengan pemandangan surken yg Indah..

Pagi kami lewati disurken dengan sendagurau dan cerita2 semalam..ternyata bukan hanya sy yg melihat sosok putih itu..ada yg melihatnya dibalik pohon edelweis sedang memandangi kearah tenda..ada yg lihat dibelakang tenda..dan yg terakhir ktk anto moto2 dengan HP itu..hmmmm masih ada aja ini gunung ya..setelah 16tahun tdk kesini sy pikir akan berubah..hehhehe

Perjalanan kami teruskan kepuncak dan pulang via cibodas.

Hujan membuat kami harus lebih hati2 melangkah dijalur naik kepuncak yg berbatu dan licin..disitu langkah sy mulai betat dan dada terasa sesak..mungkin krn dingin fikir saya.

sampai puncak pun kabut masih tebal jd kami tidak bisa menikmati indah pemandangan dari atas..tp kami tetap bersyukur bisa sampai keatas tanpa kendala berarti

Ketika turun sekira jam 04.30 kekandang badak sy baru merasakan perubahan pada stamina sy..sampai disatu titik setelah tanjakan setan sy terkilir pas didengkul sy yg pernah dioperasi..bastio dan aly yg terus menemani sy sampai kandang badak sekira jam 18.00...baru sampai kandang badak..bimbim dan rombongan yg sudah sampai daritadi malah ingin langsung jalan(lagi ...lagi ..saat magrib..hmmm) tidak mau kejadian simpangmaleber terulang lg..sy dan bastio memutuskan break dulu sambil sambil mengistirahatkan kaki sy yg mulai membengkak..bimbim terus berjalan bersama 7orang lainnya..(tapi menurut mereka saya dan bastio jg ikut jalan paling belakang...malah ktk bimbim salah jalan bastio berteriak dari belakang mengingatkan.) padahal saya dan bastio break sekitar 10menit dikandangbadak..tdk bareng mereka samasekali dan baru bertemu rombongan team dicibodas

Sy berjalan tertatih menahan sakit dikaki saya ditemani bastio..langkah sy terasa berat dan dada sy serasa ditekan oleh batu yg besar..susah.bernafas dan sesak(tanda2 Hipotermia sudah terasa) tp sy tetap teruskan perjalanan.

Cuma 1 yg sy pegang teguh ketika mendaki..kita boleh saja berteriak capek..lelah..takut..sakit..tp kita tdk boleh menyerah akan keadaan...putus asa bukan sifat kami..ditemani bastio yg memegang teguh solidaritas tanpa batas terhadap team yg kita bawa...you never walk alone no matter how when you hike as A team..gubrakkkk

Puluhan pendaki melewati kami..kami tertinggal paling belakang mungkin..sampai ketika hujan turun..sy merasa dibalik pohon2 itu bayangan putih..hitam terus mengikuti langkah kami dan bastio jg melihatnya dengan jelas..hanya ayat kursi senjata kami..tdk ada kuasa yg bisa melebihi kuasa ilahi.

Disatu titik setelah pos air panas kami msh bertemu pendaki.

kami berhenti dibatu besar memejamkan mata sebentar ketika teras dibelakang ada suara rombongan lain yg menyenter kearah kami..tetdengar jelas langkah kaki mereka dan suara mereka tertawa..kami senang..mungkin mereka punya sedikit air hangat untuk menghangatkan badan saya yg mulai ngedrop krn kedinginan..kami tunggu dan terus menunggu..tp rombongan dibelakang itu tdk jg sampai ke kami..ktk kami menoleh kebelakang hanya kegelapan yg ada..tdk ada cahaya senter yg menyorot kearah kami..hanya gelap gulita..bagaimana mereka bisa hilang tanpa melewati kami..sedangkan jalur turun hanya ini...sy dan bastio salingpandang tanpa berkata2..krn kami berdua sama2 mendengar langkah2 itu..akhirnya kami teruskan perjalanan sampai di rawadenok 2

Dirawadenok 2 kita bertemu pendaki yg sedang break..melihat jalan sy yg terpincang2 mereka bertanya akhirnya kami titip pesan kpd mrk bila bertemu rombongan dari TanahAbang bahwa kami sdh dirawa denok 2(terakhir kami baru tau bahwa mereka bertemu team kami di cibodas ktk team Evakuasi dari cibodas akan mencari kami)

sy paksakan langkah dan dada yg bertambah sesak untuk sampai ke Rawa denok 1..bayang2 hitam dan putih terus mengikuti bahkan sekarang mereka bergerak terbang dipohon2 mengeluarkan suara gemerisik yg menankutkan..kami terus berjalan melawan rasa takut ditengah hujan dan angin  krn kami tdk tau apa yg mereka inginkan?

Sampai Pos Rawadenok 1 tepat jam 02.00..bastio memaksa sy untuk break sampai pagi..krn melihat kondisi sy yg parah dan kaki sy yg tambah bengkak..

kami gelar sleepingbag dirawa denok..bastio mengumpulkan sampah2 yg ada dirawadenok1dan membakarnya..

dada sy sesak..badan sy terasa panas..kadang menjadi dingin sekali rasanya..nafas sy mulai tdk beraturan dan sy meracau tdk karuan disana..bahkan sy mengusir bastio untuk turun sj sendiri..dan sy akan menyusul bila matahari sudah terbit..tp bastio menolak..krn dia merasa sosok hitam putih itu masih mengawasi kami

sdh tdk ada 1 pun pendaki yg lewat..sy hampir merasa inilah ajal saya..fikiran sy mulai kacau..dingin ini menusuk tulang..sy hampir sdh tdk bisa bernapas..sy tau ini tanda2 hipo..bila hipo kita diusahakan tdk tertidur..tp lelah ini membuat sy memejamkan mata(kata bastio sy tidur sambil teriak2)

sy terbangun ketika seperti mendegar suara ramaiorang  berteriak2 memanggil nama kami.  :   Randi......Bastio......Tanah Abangggggggg... terus berulang2

Suara itu terus mendekat..sampai kami dihampiri oleh 3 orang memakai sarung diselempangkan dibadan...mereka membangunkan kami..sy masih tdk perduli..badan sy tidak bisa digerakkan sedilitpun.

bastio lansung bangun dan ngobrol dengan mereka..ternyata meteka team Ranger evakuasi dari cibodas

1 orang menghampiri sy..menyuruh sy duduk..dan memeriksa tanda2 vital sy..dia bertanya: masih kuat jalan..apa mau ditandu?

Sy type orang yg tdk mau menyusahkan orang..sy yakin masih bisa jalan walau akan sangat menguras tenaga dan waktu..sy pilih berjalan saja

Sy diberi madu dan obat herbal untuk menghangatkan badan..itu sekira jam 03.30..akhirnya 2 orang team evakuasi jalan duluan dengan membawa carrier kami..terasa lebih ringan langkah ini tanpa membawa carrier.

Kami diberitau bahwa team saya sudah sampai cibodas jam00.30 dan langsung lapor ke pos bila ada 2 anggota team yg masih tertinggal karena kakinya cidera..tp mereka tdk tau kalo sy terkena hipotermia jg

Akhirnya kami sampai cibodas jam 09.00 disambut isitri sy Suzan sengan wajah cemas.

Pelajaran yg bisa kita ambil dari sini..bahwa sesering apapun kita naik gunung..kita tidak akan tau apa yg akan terjadi selama pendakian..kita bisa punya peralatan lengkap..tp takdir Allah jg yg akan menentukan cerita hidup kita..maka berserahlah padaNYA tanpa keraguan...dan jangan mudah menyerah dalam kesusahan

kita jg harus tanamkan solidaritas yg tinggi terhadap teman perjalanan kita..apapun yg terjadi harus ada yg menemani teman yg sedang cidera atau tertinggal dibelakang..dan sebagian lg harus cepat ke pos bawah untuk melaporkan agar cepat  ada tindakan evakuasi pertolongan dari Ranger di pos utama..Salam Lestari

Team
PALAD
Pecinta Alam Dukuhpinggir
TanahAbang
SOLIDARITAS TANPA BATAS

Jika kamu punya pengalaman cerita mistis atau cerita pendakian lainnya. kamu bisa kirim ceritamu ke email mountnesia@gmail.com. kirim cerita, dokumentasi pendakianmu, dan id instagram.mu, lalu kirim ke email mountnesia@gmail.com. 🙏 terimakasih

Stay follow, @mountnesia #mountnesia

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon