Rute dan Harga Tiket Menuju Benteng Pendem Ambarawa (Fort Willem)

FOLLOW official instagram pendaki gunung >>> @MOUNTNESIA


lagi cari tempat wisata buat piknik murah meriah aja nih guys?. Cukup dengan bawa kamera dan bawa diri yang happy kamu bisa datang ke tempat ini. Tempat paling pas untuk piknik murah meriah ini ada di Benteng Pendem Ambarawa, Kabupaten Semarang. Sudah siap untuk dapat foto-foto ciamik belum?

foto : Pesona Indonesia

Ambarawa ini merupakan salah satu wilayah yang berada di Indonesia yang kental dengan sejarah masa lalunya. Mulai dari adanya  legenda Rawa Pening hingga adanya sejarah dari era kolonial Belanda. Nama Kota Ambarawa juga kian dikenal masyarakat Tanah Air karena pernah meletus adanya pertempuran besar pascakemerdekaan Republik Indonesia, yakni perang Palagan Ambarawa antara pejuang Indonesia melawan para  tentara sekutu.

lokasi tempat Benteng Fort Willem atau  yang malah lebih dikenal dengan Benteng Pendem Ambarawa ini berada  di area kompleks tentara di Ambarawa. bagaimana rute menuju ke benteng pendem ambarawa fort Willem ini? Cara untuk menuju ke Benteng Pendem ini sangat mudah. Paling enaknya adalah dengan datang ke sini naik motor karena kita bisa melewati jalanan - jalanan kecil dan sempit yang dikelilingi sawah hijau dan udaranya super segar.

Benteng pendem ini dapat ditempuh hanya sekitar satu jam dari Kota Semarang dengan jarak tempuh kurang-lebih sekitar 40 kilometer. Akses jalan  menuju benteng salah satunya adalah melalui jalan kecil di sebelah timur RSUD Ambarawa.

Sejarah benteng
Pada tahun 1840-an saat VOC berkuasa di Jawa, Ambarawa menjadi  titik sumbu strategis antara Semarang dan kota Surakarta. Awal abad 18, VOC membangun benteng benteng  yang berada di sepanjang jalur Semarang – Oenarang (sekarang ini menjadi Ungaran) – Salatiga – Surakarta (Solo). Rancangan ini bertujuan  untuk pengembangan hubungan dengan Kerajaan Mataram. Kamp-kamp militer juga telah dibangun di kota kota yang akan dilalui, tak terkecuali kota Ambarawa. Di  masa kekuasaan Kolonel Hoorn, pada tahun 1827-1830, sempatjuga  ada barak militer dan penyimpanan logistik militer, pada tahun 1834 dibangunlah sebuah benteng modern di Ambarawa ,kemudian diberi nama Benteng Willem I yang pembangunannya berakhir tahun 1845.

Tahun 1853 hingga tahun 1927 digunakan menjadi  barak militer KNIL yang terhubung ke Magelang, Yogyakarta, dan kota Semarang melalui jalur kereta api. Umumnya benteng dibangun dengan prinsip defensif atau untuk pertahanan yang  kuat yang dimaksudkan untuk pertahanan dari serangan musuh. Sering dijumpai dibangun parit mengelilingi benteng guna memaksimalkan pertahanan. Namun Benteng Willem I ini ternyata juga memiliki desain berbeda. Dengan adanya banyak jendela, benteng ini ternyata bukan dirancang untuk pertahanan. Kemungkinan adalah diapakai untuk barak militer dan penyimpanan logistik para militer. Di bentengnya juga tidak dilengkapi bangunan yang digunakan sebagai pelindung atau sebagai tameng. Dan tidak ada pula bekas bekas lobang di puncak puncak dinding seperti halnya pada benteng benteng peninggalan Portugis yang dirancang untuk memasang meriam.

Bangunannya yang tinggi khas bangunan Belanda  terdiri dari jendela-jendela dan ruangan. Tiap sudutnya menarik untuk dijadikan latar belakang berfoto. Nggak heran kenapa makin banyak warga yang datang baik untuk sekedar piknik, mengambil foto suka-suka, atau bahkan foto pre wedding.

foto : Kompas.com


Harga Tiket / htm masuk benteng Pendem Ambarawa
Akses jalannya tidak terlalu luas sehingga paling pas untuk menuju kesana adalah dengan menggunakan sepeda motor, tidak usah pakai mobil atau bus yah! Nantinya kamu ikuti jalan itu saja, jalan itu akan sampai di pintu masuk kedalam benteng. Disana terdapat area fasilitas untuk memarkir kendaraan dengan tarif Rp 5.000.





Artikel Terkait

This Is The Newest Post


EmoticonEmoticon