Langsung ke konten utama

5 Makanan yang Mengenyangkan untuk Mendaki

"Tips makan yang mengenyangkan
 untuk pendaki"
Apasih makanan yang mengenyangkan saat mendaki?
Makanan yang simpel, awet, mudah dibawa dan mengenyangkan perut itu sangat dibutuhkan oleh pendaki, karena kita tidak ingin makanan menjadi beban. Makanan dibawah ini mengenyangkan dan cocok untuk pendakian

1. Kentang.
Kentang mengandung banyak karbohidrat  dan mengenyangkan. Kita bisa merebus atau menggorengnya. Cukup makan satu kentang sebesar kepalan tangan atau setengahnya, akan mengganjal perut kita untuk setengah hari. 

Saran memasak:

Menggoreng kentang 
Dengan cara mengiris kentang menjadi kotak - kotak panjang yang agak kecil. Kemudian digoreng menggunakan minyak. Sebaiknya membawa margarine saja, jangan membawa minyak cair.

Bakar kentang:
Jika kalian membuat api unggun, maka jangan sia - siakan api unggun tersebut. Gunakan untuk membakar kentang. Bisa dilakukan dengan kentang utuh. Jika ingin lebih nikmat, setelah dibakar, kita dapat menambahi dengan menaburi bumbu mie.

Merebus kentang
Kita dapat merebusnya secara utuh menggunakan air. Jika menghemat air, sebaiknya kita goreng saja atau kita bakar di api unggun.

2. Roti
Ini yang paling sering dibawa oleh para pendaki. Roti juga mengandung banyak karbohidrat. 
Penyajian roti:
Biasanya mereka membawa roti isi atau roti tawar. Jika roti isi, kita langsung bisa mengkonsumsinya. Untuk roti tawar, kita dapat menambahi dengan susu ataupun selai sesuai selera kita. 
Mereka kadang juga mengkombinasikannya menjadi sandwich sederhana dengan bumbu instan. Kita dapat membuat sandwich dengan menambahi beberapa sayuran. Jika kita membawa sayuran dan telur. Ini akan pas untuk dinuat sandwich. 
Yang pertama kita lakukan adalah siapkan sayuran segar dengan menumpuknya diatas roti. Setelah itu gorenglah telur ceplok dan tumpuk diatasnya. Kemudian imbuhi dengan bumbu sandwich instan dan tutup dengan roti lagi. Maka siap dihidangkan. Mantap bukan?

3. Gula jawa
Ini adalah andalan para pendaki yang ingin berhemat. Gula jawa akan menambah energi saat melakukan perjalanan pendakian dengan cara dikonsumsi seperti permen. Kita dapat mengkonsumsinya ketika dalam perjalanan. Jangan jadikan gula jawa ini sebagai makanan pokok dalam pendakian.

4. Kurma
Ini yang cukup jarang dibawa pendaki Indonesia. Sebenarnya kurma ini makanan yang sangat cocok dibawa ketika pendakian. Memakan beberapa butir kurma akan mengenyangkan dan meningkatkan banyak energi.

5. Memasak Nasi Ketan
Kadang ada juga yang nemasak nasi ketan dengan tambahan daun pandan. Aromanya akan sangat enak. Cukup makan nasi itu saja sudah enak dan mengenyangkan.

Itulah beberapa makanan pengenyang dalam pendakian. Enjoy dengan pendakianmu!


Penulis :
Tim viapendaki, official ig @mountnesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Apa itu Radang Dingin (Frosbite)? Bagaimana Penanganan dan Pencegahannya?

Frostbite adalah termasuk penyakit yang bisa kita temukan ketika berada di pada suhu rendah. Penyakit ini kadang akan menjangkit para pendaki gunung. Frost bite sendiri ialah suatu gangguan yang disebabkan akibat  paparan dingin yang mengenai bagian anggota tubuh dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal ini akan menyebabkan aliran darah, cairan tubuh dan juga nutrisi serta oksigen terganggu. Hal itu akan menyebabkan kematian pada jaringan. Untuk anggota tubuh yang sering terkena ialah pada bagian yang mempunyai sedikit lapisan lemaknya seperti nagian jari tangan dan kaki, cuping telinga, hidung. Penyakit frost bite ini dibagi menjadi dua berdasar tingkat keparahannya.  Untuk stadium awal akan lumayan parah, dan pada stadium lanjut yang artinya sangat parah. Ciri-cirinya dari frost bite ini sebagai berikut: 1. Pada stadium awal Korban akan merasakan anggota tubuh seperti  (bisa jari tangan, atau kaki, hidung, telinga) terasa nyeri seperti ditusuk - tusuk oleh jarum, dan kad