Langsung ke konten utama

Pendakian Merbabu Via Selo yang Paling Susah

Pos 3 via selo, merbabu"
Mendaki merbabu via selo ini terkenal sangat mudah dan dianggap sangat ramah untuk para pendaki, terutama pendaki pemula. Tapi ya namanya pendakian ya tetap saja ada jalur yang cukup susah.
Lalu dimana jalur pendakian merbabu yang paling susah via selo ini?
Pendakian yang cukup susah dan melelahkan ketika kita sampai di pos 3, karena kita selanjutnya akan mendaki menuju sabana 1. Nah, jalan naik menuju sabana 1 ini adalah tanjakan yang cukup tinggi dan medannya agak susah. Medan pendakian ini berupa tanah dan sedikit bebatuan yang licin saat musim hujan. Pendakian ini akan membuat kelelahan yang cukup tinggi karena medannya bersekat sekat dengan jarak yang cukup tinggi, sehingga kaki harus mengangkat cukup tinggi pula. Hal itu yang membuat cepat lelah. Jalur pendakian ini juga memiliki celah semacam sungai  yang agak dalam disepanjang jalurnya. Biasanya kalau hujan, jalur ini menjadi tempat mengalirnya air. Oleh karena itu sebaiknya sangat berhati - hati ketika melakukan pendakian menuju sabana 1 merbabu ini.

Biasanya para pendaki mendirikan tenda di pos 3. Tetapi ini malah membuat lelah ketika melakukan perjalanan menuju puncak. Sebaiknya mendirikan tenda di sabana 1 atau sabana 2 karena medan setelah sabana 1 ini cukup mudah.

Memang jika siang hari, pendakian menuju sabana satu ini terlihat sangat tinggi dan medannya berat. Ya memang begitu. Tetapi sebaiknya, daripada berhenti di pos 1, lebih baik kita lanjut mendaki menuju sabana 1 supaya pendakian menuju puncak terasa lebih mudah.

Jika sudah sampai di sabana 1, kita sapat ngecamp di bagian kanan diatas bukit. Pada malam hari kita dapat melihat gemerlapnya kota layaknya seribu bintang, jika tidak berkabut. Dari sana kita juga dapat menikmati indahnya sunrise yang cukup menawan. Jika hari sudah cerah, kita dapat berfoto ria di sabana 1 ini. Yang jelas pemandangannya jauh lebih indah daripada pos 3.

Itulah sedikit info mengenai medan yang paling susah di pendakian merbabu via selo.




Penulis :
Tim viapendaki, official ig @mountnesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Apa itu Radang Dingin (Frosbite)? Bagaimana Penanganan dan Pencegahannya?

Frostbite adalah termasuk penyakit yang bisa kita temukan ketika berada di pada suhu rendah. Penyakit ini kadang akan menjangkit para pendaki gunung. Frost bite sendiri ialah suatu gangguan yang disebabkan akibat  paparan dingin yang mengenai bagian anggota tubuh dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal ini akan menyebabkan aliran darah, cairan tubuh dan juga nutrisi serta oksigen terganggu. Hal itu akan menyebabkan kematian pada jaringan. Untuk anggota tubuh yang sering terkena ialah pada bagian yang mempunyai sedikit lapisan lemaknya seperti nagian jari tangan dan kaki, cuping telinga, hidung. Penyakit frost bite ini dibagi menjadi dua berdasar tingkat keparahannya.  Untuk stadium awal akan lumayan parah, dan pada stadium lanjut yang artinya sangat parah. Ciri-cirinya dari frost bite ini sebagai berikut: 1. Pada stadium awal Korban akan merasakan anggota tubuh seperti  (bisa jari tangan, atau kaki, hidung, telinga) terasa nyeri seperti ditusuk - tusuk oleh jarum, dan kad

Apa yang harus dilakukan jika Tersesat di Gunung?

Foto oleh @yudapurnawirawan Berikut beberapa tips supaya Anda dapat pulang dengan selamat Jika Anda menghabiskan banyak waktu untuk melakukan pendakian di gunung, kemungkinan Anda akhirnya akan tersesat juga. Ini juga terjadi bahkan untuk para pendaki berpengalaman. Salah satu kunci untuk kelangsungan hidup Anda adalah dengan membuat rencana pendakian yang matang dan memberitahukan rencana pendakian anda kepada seseorang. "Sudah lama sejak aku tersesat," kata Tim Glover, seorang ahli pendakian yang menghabiskan lebih dari 20 tahun untuk hiking di pegunungan Virginia dan North Carolina. "Saya merencanakan ke depan dan benar-benar memeriksa jejak peta sebelum aku pergi. Saya selalu memberitahu seseorang di mana aku akan pergi mendaki dan hari dimana saya kembali turun pendakian. " Jika Anda tidak kembali tepat waktu, Glover menjelaskan, teman atau anggota keluarga Anda akan tahu dan melaporkan ke pihak berwajib untuk memberi peringatan dan memulai misi pen