Langsung ke konten utama

Pendakian Tercepat Sumbing Via Kaliangkrik

"Sabana bagian dalam puncak sumbing"
Pendakian gunung sumbing via Kaliangkrik ini adalah pendakian yang paling cepat. Dari basecamp butuh, kaliangkrik, sudah mempunyai ketinggian yang cukup tinggi. Untuk mencapai pos 4 yang ada pohon tunggalnya, kita membutuhkan waktu sekitar 4-5 jam.  Untuk sampai menuju puncak bisa kelelahan. Kami mendaki sumbing via kaliangkrik pada malam hari, sampai di pos 4 pohon tunggal ini sekitar 5 jam karena di perjalanan mendaki mengantuk dan sering istirahat cukup lama juga tidur hampir 1 jam lebih.

Tempat paling asik di Sumbing
Tempat paling asik itu ketika pagi hari di sabana bagian dalam sumbing karena pemandangannya sangat indah yang dikelilingi oleh tebing menjulang tinggi. Di bagian dalam sumbing ini juga ada kawah sumbing dan segara pasir. Segara pasir sumbing ini berwarna putih. Sebenarnya lebih tepatnya ini adalah semacam pasir yang sangat lembut hampir sebesar debu - debu berwarna putih.

Berikut gambar / foto perjalanan kami di sumbing sampai ke puncak rajawali via butuh kaliangkrik.

Pos 4 via kaliangkrik

Puncak Rajawali

Segara Wedi


Sekitar 1 - 2 jam. Kita dapat menuju puncak sejati kaliangkrik. Jika ingin menuju puncak rajawali, puncak tertinggi gunung sumbing, kita harus mendaki lagi. Yang pertama menuruni bagian dalam tebing sumbing melewati sabana bagian dalam sumbing, melewati sebelah kawah sumbing dan kemudian mendaki tebing lagi. Akan terlihat bekas jalan kecil untuk menuju puncak ini karena tidak ada tanda atau plang petunjuk menuju puncak rajawali.

Apa yang diperlukan ketika mendaki Sumbing?
Yang utama adalah perlengkapan komplit, pakai jaket tebal, sleeping bed dan kaos kaki karena biasanya sangay dingin. Pada siang hari pakailah penutup kepala yang rapat karena udara dingin di sumbing jika ada terik matahari sangatlah panas dan tanpa terasa wajah kita akan terbakar. Tutuplah dengan rapat pasa wajah. Usahakan jangan terkena sinar matahari

Dimanakah sunrise terbaik gunung sumbing?
Sunrise paling bagus di Sumbing itu dapat kita temukan di pos 4. Kita dapat melihat sunrise ditemani gugusan gunung ungaran, merbabu, merapi dan biasanya ada kabut yang sedikit menutupi membuat semakin eksotis dan menawan.

Golden sunrise pos 4 via sumbing kaliangkrik
Bagaimana jalan menuju puncak?
Jalan menuju puncak sumbing ini tidak ada puncak bayangan seperti di gunung sindoro via temanggung dan merbabu via selo. Jadi kita tinggal naik terus sekitar 1 jam sampai puncak sejati kaliangkrik dan 1 jam lagi menuju puncak rajawali tertinggi sumbing.

Saran waktu yang tepat mendaki ke sumbing
Sebaiknya mendaki sumbing pada awal musim kemarau agar tidak kehujanan. Jika kehujanan kita akan susah karena pendakiannya cukup lama. Mendakilah pada siang hari. Jika malam hari biasanya kita akan sangat kelelahan




Penulis :
Tim viapendaki, official ig @mountnesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Apa itu Radang Dingin (Frosbite)? Bagaimana Penanganan dan Pencegahannya?

Frostbite adalah termasuk penyakit yang bisa kita temukan ketika berada di pada suhu rendah. Penyakit ini kadang akan menjangkit para pendaki gunung. Frost bite sendiri ialah suatu gangguan yang disebabkan akibat  paparan dingin yang mengenai bagian anggota tubuh dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal ini akan menyebabkan aliran darah, cairan tubuh dan juga nutrisi serta oksigen terganggu. Hal itu akan menyebabkan kematian pada jaringan. Untuk anggota tubuh yang sering terkena ialah pada bagian yang mempunyai sedikit lapisan lemaknya seperti nagian jari tangan dan kaki, cuping telinga, hidung. Penyakit frost bite ini dibagi menjadi dua berdasar tingkat keparahannya.  Untuk stadium awal akan lumayan parah, dan pada stadium lanjut yang artinya sangat parah. Ciri-cirinya dari frost bite ini sebagai berikut: 1. Pada stadium awal Korban akan merasakan anggota tubuh seperti  (bisa jari tangan, atau kaki, hidung, telinga) terasa nyeri seperti ditusuk - tusuk oleh jarum, dan kad