Langsung ke konten utama

Curug Lumbung, Bener, Purworejo



Purworejo mempunyai destinasi wisata baru. Kali ini adalah destinasi wisata alam berupa wisata air.

Curug lumbung itulah penduduk sekitar biasa menyebutnya. Juga biasa disebut dengan curug santren. Adalah sungai eksotis dengan tebing - tebing yang terukir secara alami dengan panjang sekitar 100 meter. Kedalaman dan ketinggian curug ini bervariasi.

Curug Lumbung ini terletak di Desa Karangsari, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah. Tepatnya adalah di dusun Krandon RT 1, RW 4.

Medan menuju curug lumbung
untuk menuju curug lumbung ini sangatlah mudah dari kota. Kita dapat melewati jalan raya. jika dari purworejo kota sekitar 14 kilometer. Kita dapat melewati jalan provinsi purworejo - magelang. kita akan melewati kecamatan loano dan kecamatan bener. Setelah sampai di kecamatan bener dengan tanda smp 19, maka sekitar 500 meter dari smp 19 akan ada bangunan saluran irigasi air yang dibangun menyebrangi di atas jalan raya, Talang Gunung Puyuh. Tepat sebelumnya di kiri jalan ada pertigaan menanjak.
Yang melintang diatas jalan itu adalah talang gunung puyuh
lihat pertigaan tersebut, kita lewat situ, belok kiri ke arah jalanan menanjak,
foto diambil dari arah purworejo kota
foto dari @mountnesia

Kemudian ikuti terus sekitar 1 kilometer dan sampailah di  pertigaan pasar krandon. Kemudian belok kanan dan sampailah, kita dapat menitipkan motor dirumah warga. Kita bisa berjalan kaki sekitar 10 menit dan sampailah di sungai yang biasa disebut curug lumbung ini. Kalau masih bingung bisa bertanya kepada warga. Awalnya kami sempat tersesat sampai sd karangsari karena pasarnya tidak terlihat seperti pasar. Sepi kalau tidak hari pasaran, jadi pasarnya itu sebelum sdn karangsari. Kalau kalian sudah bablas lewat sdn karangsari berarti kalian tersesat. Balik saja dan tanya kepada warga sekitar.

Pertigaan pasar krandon belok kanan, jalannya aspal rusak
foto dari @mountnesa
Kalau tidak mau menitipkan motor maka bisa langsung sampai curug. Soalnya dari pertigaan pasar krandon sekitar 10 menitan kalau jalan kaki.
Ini setelah pertigaan pasar krandon, lurus saja sampai ketrmu masjid kiri jalan
jalannya rusak, sepertinya sedang diperbaiki
Doc @mountnesia
Setelah ketemu masjid kiri jalan, lurus saja ikuti sungai irigasi,


Motor arah dari curug lumbung
Hati - hati setelah dari masjid jalanannya becek kalau musim hujan, masih lurus terus sampai perempatan kecil berupa setapak

Bonus pemandangan sebelum perempatan
Ini dia perempatannya
Setelah itu ada perempatan dengan tanda ada rumah disebelah kiri sungai irigasi ini, lalu belok kanan menurun menyusuri jalan setapak beton, bisa dilewati motor tapi hati - hati karena hanya muat untuk 1 kendaraan saja, hati - hati kalau ada arah motor berlawanan.

Baca juga


Makam kiri jalan, curug lumbung sudah sangat dekat
Jika sudah ada makam kiri jalan maka sudah dekat, ikuti jalan saja dan melewati jembatan. Katanya curug lumbung angker? Enggak sama sekali. Jangan takut lah, disitu banyak orang nanem padi.

Jembatan diatas curug lumbung, lurus terus ikuti jalan sampai nemu gubug
Jalan setapak kecil hampir sampai di gubuk

Gubug parkiran, tidak ada tarif parkir ataupun tarif masuk ke wisata curug lumbung
Jembatan kecil yang melintasi curug,
foto dari @mountnesia
Relief dinding curug yang eksotis, panjang relief curug ini sekitar 100 meter.
foto dari @mountnesia
Dari atas jembatan kalian bisa melihat betapa curamnya curug ini dan juga sangat berbahaya. Hati - hati, pinggiran curug ini sangat licin. Jangan sampai terpeleset karena dinding curug lumbung mempunyai ketinggian sekitar 10 meter. Sangat berbahaya, anak kecil tidak dianjurkan bermain diatas tebing curug tanpa didampingi orang tua. 

Embung di curug lumbung, jika kemarau airnya jernih dan cocok buat mandi
foto dari @mountnesia
Di musim hujan ini para pengunjung tidak diperbolehkan masuk kedalam curug ataupun mandi dan berenang, 
in frame akun instagram, sahabat @mountnesia, @lukmankhakim16 & @dhita79

Ketinggian curug ini bervariasi, begitu pula kedalamannya.
foto dari @mountnesia
in frame : pengunjung curug yang saat itu dua orang.


Curug Lumbung ini adalah destinasi wisata yang masih benar - benar baru. Walaupun sebenarnya masyarakat sekitar sudah tahu, tetapi curug lumbung ini baru terkenal dan mulai hits pada tahun 2016. Banyak muda mudi penggemar wisata alam di kabupaten purworejo yang datang untuk melihat keeksotisan dan indahnya curug lumbung. Dinding - dinding sungai di curug lumbung ini memberikan sebuah ornamen khas curug lumbung yang membuat indah. Kita bisa memasuki sungai dan berfoto ria didalam bagian sungai. Jika berfoto didalam sungai, kita akan disajikan background foto berupa dinding - dinding sungai yang menghiasi indah di kanan - kiri sungai. Tinggi dinding sungai ini bervariasi, ada yang 7 meter dan ada yang lebih tinggi lagi. Air sungai di curug lumbung ini pada musim hujan akan berwarna kecoklatan.

Foto oleh ardhi_tokichi

itulah sekilas tentang curug lumbung dusun krandon, Desa Karangsari, Bener, Kabupaten Purworejo.

Baca juga
Klik : Gunung Kunir, Bener, Purworejo

Baru - baru ini ada kejadian meninggalnya  anak kecil yang bermain di area curug lumbung, jadi kalau temen - temen mau main kesana bersama anak - anak, harap diawasi.

Jangan lupa follow ig kami untuk mendapatkan info wisata alam terupdate @mountnesia

Kalau mau copy paste jangan lupa tulis sumbernya ya, viapendaki.blogspot.com / akun instagram @mountnesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Logistik yang Harus Dibawa Saat Pendakian

Pendakian gunung itu perlu persiapan yang matang, apalagi tentang masalah logistik. Apa saja barang logistik yang perlu kita bawa di pendakian? Berikut logistik yang perlu kita bawa : Air Kita perlu menyiapkan air putih. Biasanya untuk satu malam pendakian, kita membawa 2 botol air putih ukuran 1,5 liter. Kebutuhan air ini untuk minuman, memasak air hangat untuk kopi, teh, wedang jahe, pipis dll. Pipis bisa pakai tisu basah saja / tayamum pakai daun. Roti Makanan ini sebagai cadangan makanan saat pendakian. Juga bisa sebagai menu di perjalanan pendakian. Bawalah roti yang banyak sebagai cadangan. Biasanya ketika muncak, kita hanya bawa logistik minuman, roti dan camilan. Lainnya ditinggal di tenda. Camilan Kita bisa bawa camilan makanan ringan seperti kacang, atau keripik. Akantetapi biasanya makanan seperti ini membuat kita cepat haus. Roti gandum Juga bisa dibawa, walaupun ukurannya kecil, tetapi memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. Bisa dijadikan untuk menu p