Langsung ke konten utama

Pendakian Sindoro Via Kledung Temanggung

"Diatas pos 3, sindoro via kledung"
Bagaimana pendakian Sindoro via Kledung Temanggung ini?
Pendakian via kledung ini termasuk pendakian yang cukup berat karena hampir setiap pendakiannya adalah jalan menaik cukup berat.

Bagaimana tempat camp di sindoro via kledung?
Kita hanya boleh membuat camp atau tenda sampai di pos 3 karena pada pos 4 dan seterusnya, sering terjadi badai angin kencang yang sangat dingin dan berbahaya. Tempat disekitar pos 4 ini juga sempit dan kemiringannya tajam.
Camp diatas pos 3 naik sekitar 5 menit

Bagaimana waktu pendakian sindoro via kledung?
Dari camp ke pos 1 sebaiknya naik ojek untuk menghemat waktu karena jalanannya melewati rumah warga dan masih landai.
Pos 1 ke pos 3 sekitar 4 jam. Kemudian membuat tenda di pos 3.

Apa kendala pendakian sindoro via kledung?
Kendala umunya adalah di pendakian pos 3 kledung ini ada babinya. Terkadang mengganggu tempat camp dan merusaknya. Di pendakian ini juga sering ada pencurian. Oleh karena itu kita bisa titipkan atau jaga keamanan oleh bapak - bapak penjaga disana. Kita bisa bayar 20000 untuk 1 tenda.
Pendakian sindoro ini juga cukup menyebalkan karena ada puncak bayangan yang sering membuat kita tertipu. Waktu menuju puncak sindoro ini membutuhkan sekitar 3 jam pendakian dari pos 3. Cukup lama ya?

Baca juga
Klik : 10 kesalahan yang sering dilakukan pendaki


Apa keuntungan mendaki sindoro via kledung?Di pos 3 kita dapat membeli air mineral di bapak - bapak penjaga pos air botol 1.5 liter dengan harga 20.000 perbotol. Mau hemat uang apa hemat tenaga? Tinggal kalian pilih hahaha.
Pendakian ini juga dapat menghemat waktu karena dari basecamp sampai pos 1 kita dapat naik ojek seharga 15 ribu dan turun dari pos 1 ke basecamp bayar 10.000 naik ojek.

Pengalaman naik ojek sindoro via kledung.
Pengalaman saya naik ojek ini, para ojeknya akan ngebut ketika hampir sampai di pos 1 karena agak nanjak. Jalanannya ini adalah jalanan dari tatanan batu. Kadang ketika hampir sampai pos 1, kendaraan ojek tidak kuat naik tanjakan itu dikarenakan beban karir. Satu ojek hanya untuk satu orang saja.

Berikut ini dokumentasi foto - foto kami sampai di puncak sindoro via kledung.

Sunrise Sindoro via Kledung Temanggung
Sunrise diatas pos 3, cukup bagus dengan semburat matahari yang berwarna keemasan.

Sunrise sindoro kledung

Pendakian hampir sampai puncak sindoro

Puncak gunung sindoro jalur kledung

Bagian dalam gunung sindoro

Baca juga
Klik : Pengalaman Pendakian Sindoro Via Kledung Temanggung Dari Pendaki Jawa Barat

Jangan lupa, follow ig official kami @mountnesia. Nah, itu hasil pendakian kami hingga ke puncak sindoro. Semoga dapat menjadi refrensi kalian yang mau ndaki ke sindoro.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Baderan

Berikut ini adalah Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Jalur Baderan Saya (Ryu) dan kedua teman saya, Dian dan Soni yang berangkat dari Surabaya ke Probolinggo pada Selasa malam dan sampai di pendakian jalur pos Baderan sekitar pukul 07.00 WIB. Karena saya sedang ada tugas kantor untuk mencari tahu tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis, jadi ketika sebelum melakukan pendakian, saya dan Dian singgah ke rumah tokoh masyarakat yang ada disana (nanti akan diceritakan tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis dari buku lama sesepuh). Sekira pukul 10.00 WIB, kami bertiga kemudian memulai pendakian dari jalur Baderan. Saat di pos Baderan, kami bertemu dengan sepasang kekasih yang merupakan mahasiswa dari Semarang, karena mereka baru perdana melakukan pendakian ke gunung argopuro, jadi mereka ikut barengan mendaki bersama dengan kami. Ditengah perjalanan, kami bertemu dengan satu tim lagi, yaitu mahasiswa berasal dari Jogjakarta. Lima orang mahasiswa jogja