Langsung ke konten utama

Suasana khas Pantai Ujungnegoro, Batang

Pantai ujungnegoro adalah salah satu wisata pantai di kabupaten batang. Pantai ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat batang. Dengan nama Pantai Ujung Negoro, di area pantai ini terdapat tulisan Batang yang cukup besar. Jadi kalau kalian datang kesini, kalian bisa berfoto khas di tulisan ini.

Foto oleh @mountnesia
Pas banget ya, ada pasangan suami istri yg lagi gendong dedek kecil. Hoho, april 2016
Tulisan khas di pantai ujungnegoro

Seperti apa suasana Pantai Ujungnegoro? Jika suasana pagi cukup sepi dan tenang, sekitar jam 5 atau jam 6 kita bisa masuk geratis tanpa tiket karena belum ada yang jaga. Kita bisa memarkirkan sepeda motor di sekitar area pantai. Jika masih pagi juga tidak ada tarif parkir. Ini waktu yang sangat tepat untuk menikmati keindahan pantai ujungnegoro bersama orang yang kita sayangi.

Di pantai utara ini memang tidak menghasilkan ombak, jadi suasananya sangat nyaman, damai dan menenangkan, tidak seperti pantai selatan yang berombak besar.
Pasir di pantai ini adalah pasir hitam. Di sepanjang pantai, kita dapat melihat hamparan lautan yang membentang sangat luas.
Tempat mancing

Hampir sering banyak para pemancing yang memancing di pantai ini. Di area pantai ini terdapat sebuah tempat yang agak menjorok kedalam lautan, para pemancing sering memancing di area tersebut ketika air surut. Nah ini juga cirikhas pantai ujung negoro. Dari tempat ini kita juga dapat berfotoria karena bisa melihat hamparan lautan dan juga menghasilkan pemandangan yang cukup menawan. Kita juga bisa melihat sunrise di pagi hari. Disekitar pinggiran pantai jika kita amati lagi, kita bisa menemukan ikan - ikan kecil yang lucu. Kita bisa menangkapnya menggunakan jaring kecil. Terkadang, di pinggiran kita juga bisa menemukan anak - anak ikan yang sangat kecil sebesar semut. Hahaha, gak percaya? Coba deh kesana sekarang. Selanjutnya, di sebelah tulisan "Batang" , terdapat semacam lubang kecil seperti goa yang hanya sedalam sekitar  dua setengah meter saja. Disini kita dapat berfotoria khas Pantai Ujung Negoro.
Di bagian atas pantai ini, terdapat makam Syekh Maulana Maghribi yang sering dijunjungi oleh para peziarah. Kalau kesana juga sempatkan sekedar untuk mampir di makam tersebut dan berdoa.
Goa kecil di pantai ujungnegoro


Medan ke Pantai Ujung Negoro Medan menuju pantai ini sangatlah mudah, karena dekat dengan jalan raya. Kalian bisa menggunakan gps hp karena sudah teruji akurat oleh kami yang telah mencobanya. Untuk jalanan sampai ke pantai sendiri adalah jalanan aspal yang halus. Akantetapi jalan masuk dari jalan raya tidak terlalu lebar dan banyak kendaraan lewat. Ketika hari kerja dan hari sekolah, jalan akan cukup padat. Sebaiknya berhati - hati.
Sunrise di pantai ujungnegoro

Ringkasan tulisan Pantai ujungnegoro adalah pantai di kab. Batang. Pantai ini tidak berombak. Cirikhas pantai ini adalah ada makam  seorang penyebar agama Islam yang terletak diatas pinggiran pantai. Jangan lupa follow ig official kami @mountnesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Baderan

Berikut ini adalah Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Jalur Baderan Saya (Ryu) dan kedua teman saya, Dian dan Soni yang berangkat dari Surabaya ke Probolinggo pada Selasa malam dan sampai di pendakian jalur pos Baderan sekitar pukul 07.00 WIB. Karena saya sedang ada tugas kantor untuk mencari tahu tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis, jadi ketika sebelum melakukan pendakian, saya dan Dian singgah ke rumah tokoh masyarakat yang ada disana (nanti akan diceritakan tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis dari buku lama sesepuh). Sekira pukul 10.00 WIB, kami bertiga kemudian memulai pendakian dari jalur Baderan. Saat di pos Baderan, kami bertemu dengan sepasang kekasih yang merupakan mahasiswa dari Semarang, karena mereka baru perdana melakukan pendakian ke gunung argopuro, jadi mereka ikut barengan mendaki bersama dengan kami. Ditengah perjalanan, kami bertemu dengan satu tim lagi, yaitu mahasiswa berasal dari Jogjakarta. Lima orang mahasiswa jogja