Langsung ke konten utama

Sumbing Via Garung, Wonosobo, Jawa Tengah

Pendakian gunung sumbing via jalur Garung ini berada di kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Gunung sumbing ini masuk dalam 3 kabupaten yaitu wonosobo, magelang dan kabupaten temanggung.
Pendakian sumbing mempunyai beberapa jalur, ada beberapa jalur baru juga. Jalur pendakian sumbing jalur Garung yang ada di Wonosobo, sumbing via Cepit, Temanggung, sumbing via Mangli di Magelang, jalur via kaliangkrik ada di Magelang dekat dengan jogja, jalur via bowongso. Kali ini yang akan dibahas adalah pendakian sumbing lewat jalur Garung. Berikut ceritanya :

Naik kereta dari Stasiun senen - Jogja
Perjalan saya di mulai  ke stasiun senen, dari stasiun senen saya naik kereta berangkat ke stasiun lempuyangan (jogja) disana saya ketemu sama temen yang mau naik bareng. Stasiun Lempuyangan ini adalah stasiun terdekat dari pendakian gunung Sumbing, Sindoro, dan lebih dekat dengan Merapi, Merbabu.

Stasiun Lempuyangan Jogja - Basecamp Garung, Wonosobo
saya berangkat dari jogja ke wonosobo naik motor, sampai ke basecamp (Garung basecamp) langsung registrasi, biaya 30 ribu berdua, termasuk uang parkir dan dapet map + sama tempat sampah.

Pendakian dari Basecamp Garung  - Pos 1
Saya mendaki sekitar jam 6 sore trek dari basecamp ke pos 1 sangat jauh sekitar 3,5 km treknya nanjak terus ga ada landainya. Sebaiknya kalau ndaki siang hari ada ojek, lebih baik naik ojek saja untuk menghemat waktu dan tenaga. Tarif ojek perorang sekitar 25 ribuan. Tapi bagi saya gak seru kalau naik ojek karena jadi nggak menantang. Lanjut, sampai di pos 1 sekitar jam setengah 9, karena peralatan tidak lengkap saya memutuskan untuk tidur dulu di pos 1.

Pos 1 - pos 2 - pos 3
Jam 3 saya melanjutkan kembali perjalanan, trek dari pos 1 ke pos 2 adalah tanah yang licin, setelah pos 2 ada tanjakan yang menguras tenaga, biasa disebut sebagai tanjakan engkol - enfkolan, waktu itu keadaannya juga sangat licin sekali, sampai berapa kali saya jatuh.

Sekitar jam 6 pagi saya sampai di pos 3, saya bangun tenda dan masak mie untuk tenaga ke puncak,  sama temenku edwin berangkat jam 7, saya cuma bawa minum satu liter, nah saya juga ketemu pendaki lain yang kehabisan minum, akhirnya saya bareng tuh sama pendaki yang kehabisan minum,trek dari pos 3 ke pasar watu sekitar satu jam, jalan nya curam banyak batu2an, baru dari pasar watu ke watu kotak sekitar 1jam lebih lah, disni hanya berapa meter doang yg landai, yang lain nya batu plus nanjak curam, dari watu kotak ke puncak lebih parah lagi  udah nanjak, batu nya besar - besar lagii kalo udah sampai tulisan puncak kawah kanan puncak buntu lurus baru deh dapet bonus itupun sedikit kwkwk nah mau naik ke puncak nya sekitar 5 meter lah.




Saran pendakian via garung
~Saran nya sih kalo mau ga terlalu di kuras tenaga nya naik ojek ke pos 1, di pos 1 ada warung juga.
~Nah ndaki malem lebih enak tuh sekitar jam 11 biar sampai watu kotak bisa dapet view bagus
~Untuk saran sih, ngecamp enak di pos 3 kalo ga di pestan
~ Jangan mendirikan tenda di watu kotak, bahaya angin badai.
Itulah sekilas pengalaman pendakian gunung sumbing via jalur garung, wonosobo, semoga bermanfaat!


Penulis
instagram @ricochristiaan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Apa itu Radang Dingin (Frosbite)? Bagaimana Penanganan dan Pencegahannya?

Frostbite adalah termasuk penyakit yang bisa kita temukan ketika berada di pada suhu rendah. Penyakit ini kadang akan menjangkit para pendaki gunung. Frost bite sendiri ialah suatu gangguan yang disebabkan akibat  paparan dingin yang mengenai bagian anggota tubuh dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal ini akan menyebabkan aliran darah, cairan tubuh dan juga nutrisi serta oksigen terganggu. Hal itu akan menyebabkan kematian pada jaringan. Untuk anggota tubuh yang sering terkena ialah pada bagian yang mempunyai sedikit lapisan lemaknya seperti nagian jari tangan dan kaki, cuping telinga, hidung. Penyakit frost bite ini dibagi menjadi dua berdasar tingkat keparahannya.  Untuk stadium awal akan lumayan parah, dan pada stadium lanjut yang artinya sangat parah. Ciri-cirinya dari frost bite ini sebagai berikut: 1. Pada stadium awal Korban akan merasakan anggota tubuh seperti  (bisa jari tangan, atau kaki, hidung, telinga) terasa nyeri seperti ditusuk - tusuk oleh jarum, dan kad