Langsung ke konten utama

4 Wisata di Kecamatan Bener, Purworejo

Berikut ini adalah 4 wisata alam yang ada di kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Sumber : indonesiapunyasegalanya.blogspot.com
Gunung Kunir
Bukit kunir atau yang biasa di panggil dengan Gunung Kunir ini adalah wisata alam yang berada di Desa Benowo. Wisata ini berupa perbukitan, kita bisa menikmatinya ketika pagi hari, karena dari tempat ini kita dapat melihat jajaran gunung besar di jawa tengah yaitu Sumbing, Sindoro, Merapi, Merbabu. Untuk tempat camp juga bisa cukup sekitar 4 tenda. Selengkapnya tentang gunung kunir, Klik Disini




Gunung Banyak Angkrem
Ini juga berupa bukit yang terdapat di desa Mlalu, Bener atau desa Kalirejo, kec. Salaman, Magelang. Karena ini adalah puncak di pegunungan menoreh yang tepat berbatasan dengan kabupaten Magelang. Kita bisa mendaki melalui dua rute, via purworejo dan via magelang, desa kalirejo. Pemandangannya lebih luas ketimbang gunung kunir. Kita dapat melihat gemerlap kota magelang dan jogja dari sini. Selengkapnya tentang gunung banyak angkrem, Klik Disini


From ig @purworejoku
Curug Lumbung
Destinasi wisata yang mulai hits dari tahun 2016. Berupa wisata embung dan tebing - tebing sungai yang eksotis. Tebing - tebing curug embung ini mempunyai ornamen yang indah. Tinggi  tebing - tebing ini sekitar 5 - 7 meter dengan panjang seekitar 100 meter. Banyak muda mudi purworejo yang kesana untuk melihat keindahannya. Curug lumbung ini berada di desa Krandon. Selengkapnya tentang curug lumbung, Klik Disini



Ig @lukmankhakim16
Kedung Gulo
Terletak di desa kalitapas, kecamatan bener yang merupakan wisata air berupa embung dengan mata air yang sangat jernih pada musim kemarau tetap ada airnya. Wisata ini sudah terkenal sejak dahulu. Banyak pencinta alam dari jogja dan jateng yang kesana. Selengkapnya tentang kedung gulo, Klik Disini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Baderan

Berikut ini adalah Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Jalur Baderan Saya (Ryu) dan kedua teman saya, Dian dan Soni yang berangkat dari Surabaya ke Probolinggo pada Selasa malam dan sampai di pendakian jalur pos Baderan sekitar pukul 07.00 WIB. Karena saya sedang ada tugas kantor untuk mencari tahu tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis, jadi ketika sebelum melakukan pendakian, saya dan Dian singgah ke rumah tokoh masyarakat yang ada disana (nanti akan diceritakan tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis dari buku lama sesepuh). Sekira pukul 10.00 WIB, kami bertiga kemudian memulai pendakian dari jalur Baderan. Saat di pos Baderan, kami bertemu dengan sepasang kekasih yang merupakan mahasiswa dari Semarang, karena mereka baru perdana melakukan pendakian ke gunung argopuro, jadi mereka ikut barengan mendaki bersama dengan kami. Ditengah perjalanan, kami bertemu dengan satu tim lagi, yaitu mahasiswa berasal dari Jogjakarta. Lima orang mahasiswa jogja