Langsung ke konten utama

Apakah Bisa Donor darah Saat Puasa?

Melakukan donor darah geratis termasuk amal yang baik untuk kita, terutama para pencinta alam. Di saat - saat terjadi bencana dan membutuhkan bantuan terutama saat suatu rumah sakit kekurangan darah. Terkadang kita agak ragu kalau melakukan hal - hal seperti donor darah ketika puasa.

Lalu, sebenarnya kalau donor darah di waktu puasa itu dibolehkan atau nggak sih?

Boleh-boleh saja kalau mau donor saat puasa. Tubuh manusia mempunyai kapasitas menampung darah sekitar sebanyak 5.000 cc hingga 6.000 cc. Banyaknya kapasitas darah inj juga tergantung dengan berat badan yang dimiliki oleh seseorang. Ketika kita melakikan donor darah, itu hanyalah sekitar 300 cc saja darah kita yang diambil. Akan mendapatkan sebuah kondisi berbahaya kalau darah yang ada ditubuh seseorang berkurang sebesar 50 persen dari kapasitas, menurut Dr. dr. Aru Wisaksono Sp.PD, KHOM, FACP, pakar hematologi.

Jadi kesimpulannya kalau donor darah ketika puasa itu bisa - bisa saja.

Apakah berdampak pada kesehatan?
Akantetapi kalau kalian pernah merasakan donor darah, mungkin dalam keadaan puasa akan membuat kita agak kurang bertenaga. Jadi kalau sudah donor darah harus banyak istirahat dulu. Jangan lakukan kegiatan berat hingga tenaga kalian kembali setelah berbuka puasa. Jika setelah donor kalian melakukan banyak kegiatan apalagi kegiatan berat, maka donor darah bukan lagi bermanfaat, tetapi malah berbahaya untuk kesehatan kita. Apalagi untuk kalian yang belum pernah melakukan donor darah, saat puasa sebaiknya kalian tidak usah donor darah. Biasanya donor darah pertama kali akan membuat kita sangat lemas. Itu juga tergantung oleh ketahanan setiap orang. Untuk yang sudah pernah donor, biasanya akan lebih beradaptasi.

Jika kalian ingin melakukan donor darah sebaiknya kalian melihat keadaan diri kalian sendiri. Pastikan sudah mantab dan yakin.

Okelah itu sepenggal artikel tentang donor darah ketika puasa. Semoga dapat membantu. Salam lestari Indonesia!

Penulis:
Tim Viapendaki, ig official @mountnesia


Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Logistik yang Harus Dibawa Saat Pendakian

Pendakian gunung itu perlu persiapan yang matang, apalagi tentang masalah logistik. Apa saja barang logistik yang perlu kita bawa di pendakian? Berikut logistik yang perlu kita bawa : Air Kita perlu menyiapkan air putih. Biasanya untuk satu malam pendakian, kita membawa 2 botol air putih ukuran 1,5 liter. Kebutuhan air ini untuk minuman, memasak air hangat untuk kopi, teh, wedang jahe, pipis dll. Pipis bisa pakai tisu basah saja / tayamum pakai daun. Roti Makanan ini sebagai cadangan makanan saat pendakian. Juga bisa sebagai menu di perjalanan pendakian. Bawalah roti yang banyak sebagai cadangan. Biasanya ketika muncak, kita hanya bawa logistik minuman, roti dan camilan. Lainnya ditinggal di tenda. Camilan Kita bisa bawa camilan makanan ringan seperti kacang, atau keripik. Akantetapi biasanya makanan seperti ini membuat kita cepat haus. Roti gandum Juga bisa dibawa, walaupun ukurannya kecil, tetapi memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. Bisa dijadikan untuk menu p