Langsung ke konten utama

Makanan untuk Pendakian Gunung

Foto dari
instagram.com/agungsgumelar
Menu makanan untuk pendakian gunung tidak serumit seperti yang kita bayangkan. Kita dapat menyiapkannya secara cepat saji ataupun yang perlu dimasak. 

  • Berikut menunya :

Beras/Nasi
Biasanya nasi menjadi menu utama sebagai pengisi karbohidrat untuk orang Indonesia. Karbohidrat ini dibutuhkan tubuh sebagai pengisi dan cadangan energi di pendakian. Kita bisa bawa perorang sekitar 1 gelas saja. Cara memasaknya adalah dipadukan dengan campuran garam dan bawang putih halus. Ini agar enak dimakan walaupun tanpa lauk. 

Kekurangan memasak nasi ini membutuhkan waktu cukup lama, begitu pula juga menghabiskan air. Untuk menyiasati ini, kita dapat menggantinya dengan kentang ataupun roti.


Bakso, sosis, chicken Nugget, kenthucky dan sebagainya
Makanan cepat saji ini mudah untuk dimasak ulang ataupun dimakan langsung. Juga mudah dipadukan dengan berbagai makanan lainnya seperti nasi dan roti.

Spaghetti dan Mie Instan
Mt. Rinjani, dari @rdung17
Spaghetti ini sebenarnya sama dengan mie instan, hanya yang membedakan adalah kandungan bahan dan kelezatannya jauh lebih enak karena ada saos seperti blognese yang membuat spaghetti jadi lebih sedap dan juga lebih mengenyangkan. Sebenarnya spaghetti dan mie instan ini tidak dianjurkan untuk pendakian. Tetapi kebanyakan pendaki membawa dan mengkonsumsinya.


Sayur Sop
Sayur sop ini termasuk makanan yang mudah masaknya, kita bisa memasak langsung, caranya siapkan bahannya dahulu dari rumah. Jadi tinggal dimasak di pendakian.
Atau cukup bawa sayur-mayur apa saja yang dirasa pas, potong-potong, rebus, kasih bumbu seperti bawang, garam, merica, ditambah dengan tempe dan goreng telor juga sangat pas.
Ini termasuk masakan yang mudah dimasak. Tetapi sebelumnya, siapkan sayur segar agar tidak mudah busuk ketika dibawa di pendakian. Kelebihannya, sayur sop ini sudah cukup untuk mengisi vitamin, protein dll untuk pendakian

Tempe
Tempe goreng & jelly, dari @ichan_96

Ini adalah gorengan yang enak dan gampang cara memasaknya. Kita tinggal iris tipis, kasih campuran garam dan goreng, itu sudah sangat nikmat di pendakian. Tempe memiliki kelebihan sebagai pengisi nutrisi seperti protein dll.

Biskuit gandum
Ini termasuk makanan cepat saji yang baik untuk pendakian. Walaupun ukuran biskuit gandum ini kecil, tetapi  kandungan karbohidratnya lebih besar daripada gula. Biskuit ini cukup untuk memberikan energi tambahan ketika kita melakukan pendakian gunung. Kemasan biskuit gandum ini juga kecil memudahkan untuk mengemasnya ke dalam tas.

Roti
Ini adalah makanan yang wajib kita bawa di pendakian. Mengapa? Karena roti mudah untuk dimakan dengan cepat tanpa memasak ketika melakukan perjalanan pendakian. Ini untuk penambah energi kita.

Kering Kentang / Kering Tempe
Nah ini, makanan instan yang bisa langsung dimakan dan tidak mempunyai efek buruk untuk pendakian. Ini cukup untuk sebagai lauk nasi saja ataupun kentang. Kita bisa membawa kering tempe ini dari rumah.

Buah-buahan
Ini yang kita butuhkan sebagai pengisi nutrisi juga. Kita bisa membawa buah - buahan yang tidak mudah penyok seperti apel, pir dll

Segala jenis coklat, gula jawa
Coklat dan gula jawa ini sebagai pengisi energi yang cepat di pendakian. Biasanya pada bawa silverqueen atau silverqueen tradisional (gula aren) sebagai pengembali energi di perjalanan pendakian. 


Jelly
Ini termasuk makanan cepat saji yang baik dan mengandung serat tinggi, sangat cocok untuk pendakian. Kita bisa membawa jelly yang sudah jadi dari rumah seperti nutrijell yang kenyal - kenyal dan tentunya enak. Apalagi di gunung itu dingin sebagai kulkas untuk nutrijellnya.

Kopi, wedang jahe, susu

Kita bisa menyajikan minuman ini untuk sajian sebelum tidur dan setelah pagi bangun tidur. Ini adalah minuman yang paling serinh dibawa pendaki


  • Makanan yang tidak boleh dibawa saat mendaki

Mie instan
Sebenarnya mie instan itu tidak baik untuk dijadikan menu utama dalam pendakian. Pastikan jika membawa mie instan, kalian sudah mempunyai menu pokok lainnya seperti buah, sayur dan minuman yang sehat.

Minuman beralkohol
Kadang para pendaki menganggap, bir dapat menghangatkan di pendakian, padahal itu salah kaprah. Meminum minuman beralkohol dapat melebarkan pembuluh darah dalam tubuh, sehingga angin atau udara dingin mudah masuk kedalam tubuh kita. Hal ini tentu saja membuat badan menjadi rawan untuk terkena masuk angin ataupun hipotermia.

Minuman rasa - rasa / minuman berenergi.
Minuman berenergi ini tidak cocok untuk disajikan di pendakian. Mengapa?

Tim viapendaki, official ig @mountnesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Baderan

Berikut ini adalah Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Jalur Baderan Saya (Ryu) dan kedua teman saya, Dian dan Soni yang berangkat dari Surabaya ke Probolinggo pada Selasa malam dan sampai di pendakian jalur pos Baderan sekitar pukul 07.00 WIB. Karena saya sedang ada tugas kantor untuk mencari tahu tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis, jadi ketika sebelum melakukan pendakian, saya dan Dian singgah ke rumah tokoh masyarakat yang ada disana (nanti akan diceritakan tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis dari buku lama sesepuh). Sekira pukul 10.00 WIB, kami bertiga kemudian memulai pendakian dari jalur Baderan. Saat di pos Baderan, kami bertemu dengan sepasang kekasih yang merupakan mahasiswa dari Semarang, karena mereka baru perdana melakukan pendakian ke gunung argopuro, jadi mereka ikut barengan mendaki bersama dengan kami. Ditengah perjalanan, kami bertemu dengan satu tim lagi, yaitu mahasiswa berasal dari Jogjakarta. Lima orang mahasiswa jogja