Langsung ke konten utama

Menyusun Rencana Mendaki Gunung

Agar perjalanan pendakian dan petualangan di alam bebas dapat berjalan lancar sesuai dengan rencana kita, ada beberapa hal yang perlu dilakukan dengan memperhatikan :
1. Mencari referensi tentang kondisi medan dan rute gunung tersebut.
2. Peta
3. Kondisi geografis
4. Transportasi
5. Adat istiadat


  • A. WAKTU PENDAKIAN GUNUNG

Dalam penentuan waktu yang tepat untuk mendaki maupun berpetualang di alam liar sangat menentukan keberhasilan petualangan, terutama untuk menghindari dari berbagai bahaya obyektif seperti hujan, badai maupun penyakit ketinggian dan gangguan dari binatang liar

Perhatikan Jadwal Pendakian

  • Waktu pendakian bisa diikuti oleh semua anggota. 
  • Memperhitungkan kalender jadwal kuliah ataupun pekerjaan tim pendakian. 
  • Memperhatikan musim pada saat pelaksanaan petualangan.
  • Menentukan gunung mana yang akan di daki.
  • Pastikan jalur pendakian gunung tersebut buka.


Musim pendakian di Indonesia yang baik adalah
Sekitar bulan Juni hingga Agustus. Cuacanya cerah karena musim panas. selain itu juga bertepatan dengan libur sekolah dan kuliah. Namun, sekarang musim sulit diprediksi, terkadang pada bulan juli masih sering hujan.

Harus diperhatikan 
Persediaan perbekalan air biasanya sulit, karena jalur pendakian gunung di jawa dalam persediaan airnya tergantung musim hujan. Kita dapat membawa air sendiri dan menghematnya.


  • B. Menyusun Keuangan Pendakian

Kita juga perlu menyusun keuangan untuk pendakian. Tentunya kita ingin berhemat bukan?
Saat menyusun keuangan, beberapa hal harus diperhitungkan, antara lain sperti alokasi dana perjalanan yang harus tepat dan masuk akal.

Kita dapat membuat anggaran perjalanan yang terperinci untuk setiap bidang. Untuk pengeluaran dan pemasukan uang sebaiknya dilakukan oleh satu orang saja, semisal bendahara atau pemimpin perjalanan.

ANGGARAN BIAYA PERJALANAN 

  • Konsumsi
  • Transportasi
  • Perlengkapan
  • Perizinan
  • Lain-lain
  • Total



  • C. Leader

Dalam petualangan, kita juga perlu memilih ketua tim. Ini agar perjalanan tidak semrawut dan agar terkoordinasi dengan benar.

Tentukan koordinator perjalanan (leader), bidang-bidang koordinasi, subkoordinasi, seperti bidang dana, publikasi dan dokumentasi, perlengkapan akomodasi, logistik, medis dll.

Koordinator perjalanan haruslah dipilih dari orang - orang yang berwibawa dan punya pengalaman sebagai pemimpin yang mampu mengkoordinasi pendakian tersebut.



  • D. PERIZINAN

Setiap daerah mempunyai peraturan serta perijinan yang berbeda, itu tergantung juga dari jenis kegiatan yang akan dilakukan, untuk kegiatan penelitian atau petualangan.

Siapkan kelengkapan surat-surat izin yang nantinya akan dibutuhkan tempatkan dalam tas kecil tersendiri agar mudah diambil saat diperlukan.

Surat izinnya apa saja?

Surat jalan dari kepolisian stempat untuk bekal keamanan. Terkadang beberapa gunung tidak perlu surat izin dari kepolisian seperti Merbabu, Sumbing, Prau, Ungaran, Sindoro, Lawu, Slamet. Kita hanya mengisi buku tamu dan membayar tiket masuk saja.

Surat ijin dari pos pendakian

Siapkan

  • Kopi identitas diri 
  • KTP 
  • Kartu Mahasiswa 
  • Kartu Pelajar
Berikut contoh surat izin kegiatan pendakian







  • TRANSPORTASI

Lakukan survei untuk perjalanan menuju tempat pendakian / basecamp. Tentukan transportasi apa yang paling efektif dan efisien untuk mencapai lokasi tujuan, juga disesuaikan dengan anggaran yang ada serta waktu yang ditargetkan. Jika menggunakan kendaraan pribadi, pastikan Anda sudah tahu lokasi persisnya seperti alamat basecamp apakah bisa menitipkan kendaraan atau tidak. Pastikan, setidaknya tahu desa / kecamatan basecamp pendakian. Ini sebagai patokan memakai GPS / Google map.




  • PERENCANAAN DI LAPANGAN


Kita juga perlu membuat perencanaan saat akan melakukan pendakian.

Kita dapat merumuskan jadwal yang terperinci, disusun mulai khusus jam per jam.

Biasanya setelah melakukan pendaftaran di basecamp, kita akan diberi penjelasan medan beserta peta rute pendakian. Kita bisa bertanya sebanyak mungkin kepada pihak basecamp seperti tempat pos pendirian tenda yang cocok dll. Lalu rumuskan bersama tim untuk penyusun strategi yang akan digunakan dan rute yang akan ditempuh, serta tempat mendirikan tenda.

Keberhasilan suatu perjalanan di petualangan ditentukan oleh kemampuan setiap anggota untuk belajar menghargai dan saling bekerja sama sebagai tim yang kompak.

Perencanaan dan persiapan yang baik berarti mencapai tujuan yang lebih efektif dan efisien.

Tetapkanlah waktu yang diperlukan untuk mencapai target / tujuan perjalanan

Ketika dalam perjalanan pendakian, setiap anggota harus menuruti setiap keputusan yang diambil oleh pemimpin yang bertanggungjawab di petualangan tersebut. Saat istirahat juga perlu melakukan diskusi evaluasi perjalanan.

Itulah beberapa rencana persiapan yang perlu disiapkan sebelum mendaki gunung.

Tim viapendaki, official ig @mountnesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Apa itu Radang Dingin (Frosbite)? Bagaimana Penanganan dan Pencegahannya?

Frostbite adalah termasuk penyakit yang bisa kita temukan ketika berada di pada suhu rendah. Penyakit ini kadang akan menjangkit para pendaki gunung. Frost bite sendiri ialah suatu gangguan yang disebabkan akibat  paparan dingin yang mengenai bagian anggota tubuh dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal ini akan menyebabkan aliran darah, cairan tubuh dan juga nutrisi serta oksigen terganggu. Hal itu akan menyebabkan kematian pada jaringan. Untuk anggota tubuh yang sering terkena ialah pada bagian yang mempunyai sedikit lapisan lemaknya seperti nagian jari tangan dan kaki, cuping telinga, hidung. Penyakit frost bite ini dibagi menjadi dua berdasar tingkat keparahannya.  Untuk stadium awal akan lumayan parah, dan pada stadium lanjut yang artinya sangat parah. Ciri-cirinya dari frost bite ini sebagai berikut: 1. Pada stadium awal Korban akan merasakan anggota tubuh seperti  (bisa jari tangan, atau kaki, hidung, telinga) terasa nyeri seperti ditusuk - tusuk oleh jarum, dan kad

Apa yang harus dilakukan jika Tersesat di Gunung?

Foto oleh @yudapurnawirawan Berikut beberapa tips supaya Anda dapat pulang dengan selamat Jika Anda menghabiskan banyak waktu untuk melakukan pendakian di gunung, kemungkinan Anda akhirnya akan tersesat juga. Ini juga terjadi bahkan untuk para pendaki berpengalaman. Salah satu kunci untuk kelangsungan hidup Anda adalah dengan membuat rencana pendakian yang matang dan memberitahukan rencana pendakian anda kepada seseorang. "Sudah lama sejak aku tersesat," kata Tim Glover, seorang ahli pendakian yang menghabiskan lebih dari 20 tahun untuk hiking di pegunungan Virginia dan North Carolina. "Saya merencanakan ke depan dan benar-benar memeriksa jejak peta sebelum aku pergi. Saya selalu memberitahu seseorang di mana aku akan pergi mendaki dan hari dimana saya kembali turun pendakian. " Jika Anda tidak kembali tepat waktu, Glover menjelaskan, teman atau anggota keluarga Anda akan tahu dan melaporkan ke pihak berwajib untuk memberi peringatan dan memulai misi pen