Langsung ke konten utama

Minuman Berenergi Untuk Pendakian Apakah Baik?


Apakah kalian sering membawa minuman berenergi saat pendakian? Apa sih manfaatnya? Sebenarnya perlu gak sih kita minum minuman berenergi tersebut? Lalu apakah ada efek samping untuk kesehatan tubuh kita? Berikut adalah beberapa fakta-fakta mengenai minuman berenergi yang ada di Indonesia.

1. Kebanyakan Minuman berenergi di Indonesia mengandung 1000mg Taurin,  50mg cafein, serta beberapa vitamin. kafein sendiri memiliki fungsi dalam meningkatkan kinerja jantung kita dan dapat membantu untuk pemecahan lemak menjadi energi. Sedangkan taurin mempunyai fungsi untuk menstabilkan sel seperti sel saraf, dan membantu penyerapan vitamin.

2. Kebanyakan orang mengetahui kalau minuman berenergi itu adalah minuman untuk sport drink atau minuman untuk membantu aktifitas olahraga. Minuman berenergi BUKAN SPORT DRINK, yang artinya, minuman tersebut tidaklah dianjurkan untuk diminum sebelum ataulun ketika selesai melakukan kegiatan olahraga. Untuk alasannya karena minuman berenergi kebanyakan mengandung kafein yang bersifat diuretik (yaitu meningkatkan pembuangan cairan melalui sistem kemih). Hal ini dapat memperparah dehidrasi saat kalian melakukan olahraga ataupun pendakian (outdoor activity).

3. Untuk Maksimal mengkonsumsi zat  Taurine per hari adalah sekitar 2000mg. Jika melakukan konsumsi yang melebihi kadar tersebut, maka dapat memacu gangguan pada hat serta menyebabkan terjadinya sirosis hati, sehingga fungsinya menurun drastis. 1 SACHET MINUMAN ENERGY MENGANDUNG 1000mg TAURINE, jadi maksimal konsumsi minuman berenergi hanya boleh 2 sachet dalam 1 hari.

4. Kandungan gula pada minuman berenergy tersebut juga sangatlah tinggi. Oleh karena itu tidak baik bagi kesehatan kita jika melakukan konsumsi lebih.

5. Minuman berenergi ini juga TIDAK DIPERBOLEHKAN UNTUK DIKONSUMSI OLEH ANAK - ANAK DIBAWAH USIA 16 Tahun. Mengapa begitu? Karena akan merusak ginjal dan hati anak tersebut. Pernah ada kasus anak usia 9 tahun mengalami gagal ginjal yang disebabkan karena ia suka meminum minuman berenergi hingga 4-5x/hari.

6. Larangan Meminum Karena Idapan Penyakit. Minuman berenergi TIDAK BOLEH untuk dikonsumsi oleh orang yang memiliki penyakit sebagai berikut, penyakit asma, jantung, hipertensi, diabetes, gastritis (maag), penyakit hati, dan penyakit ginjal.


Tips Dan Saran
7. Makanlah makanan yang mempunyai gizi dan konsumsilah air putih yang cukup. Ini jauh lebih baik dari pada kita meminum minuman berenergi.

Jadi kesimpulannya, ketika kita berpetualang seperti mendaki gunung ataupun melakukan aktifitas luar lainnya, kita tidak perlu untuk mengonsumsi minuman berenergi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Baderan

Berikut ini adalah Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Jalur Baderan Saya (Ryu) dan kedua teman saya, Dian dan Soni yang berangkat dari Surabaya ke Probolinggo pada Selasa malam dan sampai di pendakian jalur pos Baderan sekitar pukul 07.00 WIB. Karena saya sedang ada tugas kantor untuk mencari tahu tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis, jadi ketika sebelum melakukan pendakian, saya dan Dian singgah ke rumah tokoh masyarakat yang ada disana (nanti akan diceritakan tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis dari buku lama sesepuh). Sekira pukul 10.00 WIB, kami bertiga kemudian memulai pendakian dari jalur Baderan. Saat di pos Baderan, kami bertemu dengan sepasang kekasih yang merupakan mahasiswa dari Semarang, karena mereka baru perdana melakukan pendakian ke gunung argopuro, jadi mereka ikut barengan mendaki bersama dengan kami. Ditengah perjalanan, kami bertemu dengan satu tim lagi, yaitu mahasiswa berasal dari Jogjakarta. Lima orang mahasiswa jogja