Langsung ke konten utama

Resep Memasak di Pendakian Gunung


Memasak di gunung? Seperti apa ya rasanya? Berikut ini adalah beberapa resep memasak di pendakian gunung.

Beberapa resep dibawah ini adalah perpaduan yang cocok untuk menu makan di pendakian.

Resep Memasak Nasi
Masaklah dengan campuran garam dan bawang bubuk. Ini akan menjadikan nasi menjadi gurih dan ada rasanya.

Siapkan 1 gelas beras, bisa untuk 4 orang
Siapkan bawang putih halus dan garam secukupnya
Campur beras dengan adonan bawang putih dan garam. Lalu campurkan dengan air sekitar 1/3 jengkal jari telunjuk dari permukaan beras. Masaklah sampai matang. Jika sudah matang, ini sudah enak untuk dimakan, karena rasanya gurih asin. Bisa juga ditambah dengan bawang merah goreng.

Resep Tempe Goreng
Nah, resep ini sebagai tambahan untuk lauk nasi tadi. Gorengan tempe ini adalah yang paling praktis dan rasanya enak.
Siapkan tempe dan iris tipis
Campurkan dengan air garam
Lalu di goreng memakai minyak
Jika sudah matang bisa dihidangkan dicampur dengan nasi tadi.

Resep Sop
Untuk resep sop ini, sebaiknya kalian menyiapkannya dari rumah, jadi di pendakian kalian tinggal memasaknya. Yang perlu disiapkan dari rumah adalah bumbunya, bawang putih, merah dan garam yang sudah dihaluskan. Atau siapkan bumbu bubuk. Lalu iris - iris sayurnya sperti wortel, kubis, bakso, daun bawang, tomat dan campuran lainnya. Bumbu dan sayur dibungkus terpisah.

Nah memasak di pendakiannya yaitu :

Goreng bumbu sebentar saja di minyak dan kemudian campurkan dengan air putih secukupnya. Tunggu hingga mendidih. Kalau sudah mendidih lalu masukkan sayuran tadi. Biar lebih enak juga tambahkan irisan kecil daging ayam. Sebelumnya, dirumah, daging tersebut sudah direbus setengah matang.

Kalau begitu sudah jadi, nasi gurih, tempe goreng, sayur sop dan bisa ditambah lagi dengan telur dadar.

Itulah beberapa contoh resep yang cocok untuk menu makan di pendakian. Semoga bermanfaat.

Tim Viapendaki, official ig @mountnesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Baderan

Berikut ini adalah Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Jalur Baderan Saya (Ryu) dan kedua teman saya, Dian dan Soni yang berangkat dari Surabaya ke Probolinggo pada Selasa malam dan sampai di pendakian jalur pos Baderan sekitar pukul 07.00 WIB. Karena saya sedang ada tugas kantor untuk mencari tahu tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis, jadi ketika sebelum melakukan pendakian, saya dan Dian singgah ke rumah tokoh masyarakat yang ada disana (nanti akan diceritakan tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis dari buku lama sesepuh). Sekira pukul 10.00 WIB, kami bertiga kemudian memulai pendakian dari jalur Baderan. Saat di pos Baderan, kami bertemu dengan sepasang kekasih yang merupakan mahasiswa dari Semarang, karena mereka baru perdana melakukan pendakian ke gunung argopuro, jadi mereka ikut barengan mendaki bersama dengan kami. Ditengah perjalanan, kami bertemu dengan satu tim lagi, yaitu mahasiswa berasal dari Jogjakarta. Lima orang mahasiswa jogja