Langsung ke konten utama

Apa itu Gaiters?


Gaiters / Pelindung kaki adalah sebuah bahan yang dikenakan di atas kaki, diatas sepatu dan celana bagian bawah, dan digunakan, bermanfaat sebagai alat pelindung pribadi. Awalnya, gaiters/pelindung kaki ini terbuat dari kulit karena pertama dipakai oleh tentara perang dan dipakai koboi. sekarang, gaiter telah digunakan sebagai pelindung, untuk berjalan atau kegiatan pendakian gunung, biasanya gaiteters terbuat dari kain sintetis plasticized seperti poliester, nylon, atau cordura.


Bagaimana dengan manfaat gaiters? yang pernah/sering kelapangan baik itu berjalan,  trekking, hiking, naik gunung, jelajah hutan, running, orientering,  dll. Pasti kalian pernah lihat kan? dipakainya gimana, bahkan gaiter juga dipakai buat mengembala ternak maupun berburu.

Manfaat gaiter ini adalah untuk melindungi sepatu dan kaki yang digunakan ketika dilapangan melakukan kegiatan outdoor yang berfungsi untuk menjaga sepatu dari masuknya kerikil, batu, debu maupun cipratan lumpur. Selain itu penting untuk menghangatkan betis agar tidak terkena udara dingin yang mencegah kram betis. Juga mampu melindungi kaki dari tertusuknya ranting maupun duri ketika berjalan disemak-semak serta berfungsi melindungi dari gigitan hewan seperti ular, lintah, nyamuk, pacet dan hewan melata lainnya. Kalau kalian ingin lebih safety dilapangan jangan lupa pakai gaiters ya.

Berapa Harga Gaiter?
harga gaiter sendiri bervariasi, ada yang murah, ada yang mahal tergantung dari bahannya. Gaiter terkenal di indonesia bermerek consina, eiger, rei dll.

Bagaimana cara menggunakan gaiter?
Kita tinggal mengaitkan dengan perekat yang ada pada gaiter. Hubungkan tali pada sepatu.

Bisakah membuat gaiter sendiri? Bagaimana cara membuat gaiter?
Kita bisa membuat gaiter sendiri yang lebih hangat dengan memakai kain parasut yang didalamnya dilapisi kain hangat seperti woll tipis.

Seperti apa gaiter yang bagus itu?
gaiter yang bagus adalah gaiter yang anti air dan mampu menghangatkan serta melindungi kaki dari dingin dan bahaya lainnya.

Itulah detail pengertian, manfaat, harga, dan cara penggunaan gaiter untuk pendakian gunung.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Baderan

Berikut ini adalah Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Jalur Baderan Saya (Ryu) dan kedua teman saya, Dian dan Soni yang berangkat dari Surabaya ke Probolinggo pada Selasa malam dan sampai di pendakian jalur pos Baderan sekitar pukul 07.00 WIB. Karena saya sedang ada tugas kantor untuk mencari tahu tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis, jadi ketika sebelum melakukan pendakian, saya dan Dian singgah ke rumah tokoh masyarakat yang ada disana (nanti akan diceritakan tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis dari buku lama sesepuh). Sekira pukul 10.00 WIB, kami bertiga kemudian memulai pendakian dari jalur Baderan. Saat di pos Baderan, kami bertemu dengan sepasang kekasih yang merupakan mahasiswa dari Semarang, karena mereka baru perdana melakukan pendakian ke gunung argopuro, jadi mereka ikut barengan mendaki bersama dengan kami. Ditengah perjalanan, kami bertemu dengan satu tim lagi, yaitu mahasiswa berasal dari Jogjakarta. Lima orang mahasiswa jogja