Langsung ke konten utama

Pendakian Arjuno Via Cangar

instagram.com/muhammadozi

Bagi kebanyakan pecinta alam, pendakian ke puncak gunung adalah sebuah keinginan yang sulit untuk ditolak. Gunung Arjuno adalah gunung yang berada di jawa timur ini. Gunung arjono tepatnya terletak di kabupaten malang, jawa timur yang merupakan gunung tertinggi di dataran Jawa Timur dengan ketinggian 3339 mdpl. Untuk mendaki gunung arjuno ini, kamu bisa mendaki dengan memilih beberapa jalur pendakian yang ada. Pendakian kali ini adalah melewati pendakian gunung arjuno via jalur cangar, yang ada di Batu. Jalur cangar ini merupakan jalur dengan sepi oleh para pendaki tidak seperti jalur pendakian di tretes yang ramai dan terkenal.  Jalur pendakian gunung Arjuno via Cangar atau biasa disebut  jalur Batu Selecta  adalah jalur alternatif lain untuk mencapai puncaknya. Lokasi jalur cangar terletak di Desa Sumber Bratas, Batu, Kota Malang.

Peta Pendakian Arjuno Via Cangar


Rute Menuju Basecamp Cangar

Rute yang kita lalui adalah menuju wisata air Selecta, Batu, Malang. Dari situ anggaplah sebagai basecamp. Kemudian lanjutkan perjalanan menuju Desa Sumber Bratas, lalu berhentilah di pos KSDA.

Jalur Batu  atau Cangar ini bisa dibilang satu jalur dengan jalur  Arjuno via Tretes. Jalur Cangar terletak di sebalah barat kaki gunung Welirang sehingga untuk pendakian menuju puncak Gunung Welirang akan lebih cepat daripada mencapai ke puncak Arjuno.

Jalur Pendakian Gunung Arjuno Via Cangar Sangatlah Berat

Untuk Jalur pendakian gunung arjuno via cangar ini akan dimulai dari arah pemandian air panas cangar menuju ke pintu masuk pendakian kemudian ambil arah selatan menuju desa sumber brantas. Sebelum kamu melakukan pendakian, disana akan diminta untuk membayar biaya registrasi dengan tarif sebesar 5 ribu rupiah agar anda didaftar sebagai pendaki.

Lama Waktu Pendakian

Perjalanan pendakian gunung arjuno via jalur cangar memakan waktu kurang lebih selama 12 sampai 13 jam untuk mencapai puncak gunung arjuno atau puncak ogal-agil. Saat perjalanan ke gunung arjuno, kalian akan melewati hutan belantara dimana  jalur dan medannya memiliki trek yang menguras fisik karena sangat licin apabila musim hujan dan juga berat.

Keindahan dan Keunikan Jalur Pendakian Gunung Arjuno Via Cangar


Selama perjalanan melewati jalur pendakian gunung arjuno via cangar ini, kita akan melewati tiga percabangan untuk memilih pendakian menuju gunung arjuno atau gunung welirang, disana kita akan bertemu patahan tanah yang mengeluarkan uap panas. Saat itu, nuansa mistis akan terasa sangat kental  pada saat kita memasuki alas lali jiwo karena banyak pendaki yang kerap tersasar di alas ini. Pada jalur ini memiliki medan dengan trek yang sangat curam dan miring, sebaiknya kita berhati - hati dan lebih fokus. Banyaknya batu yang berserakan dan jalan yang licin akan membuat para pendaki kesulitan untuk melewati jalur ini. Disarankan, sebaiknya kita menggunakan sepatu gunung untuk mencegah kaki tergores oleh batuan yang berserakan.

Instagram.com/mahardikabayek1496


TIPS PENDAKIAN ARJUNO

Pilihlah hari yang bagus untuk mendaki kesana, maka usahakanlah jangan mendaki pada saat waktu hujan, lakukan Latihan fisik selama seminggu dan sebelum hari H.
Persiapkan tim pendakian, usahakan ada yang sudah pernah mendaki kesana dan jangan lupa siapkan perlengkapan yang akan dibawa
Tim yang solid adalah antara 4 sampai 8 orang. Jika hanya tim kecil, maka usahakan 3 orang (1 orang harus sudah pernah naik gunung)
Jangan sepelekan keselamatanmu. Pakailah sandal atau sepatu gunung dan jaket gunung, antisipasi, jangan lupa bawa mantel.
Bawa makanan dan air secukupnya jangan terlalu sedikit dan jangan terlalu banyak.
Janganlah melanggar peraturan, pantangan dan jangan buang sampah sembarangan di gunung
Untuk pendakian Arjuno kita bisa naik pagi atau pada malam. Jika pagi bagusnya pukul 10-13.
Jika malam sekitar pukul 6-7 Dirikan tenda di tempat yang datar dan usahakan tempatnya diselimuti oleh pohon atau semak supaya tidak terkena angin gunung langsung
Jika seorang anggota kelompok ada yang tidak bisa melanjutkan perjalanan sebaiknya ditemani. Apabila sakit parah, maka langsung beritahu dengan kelompok lain, evakuasi ke bawah.

INFORMASI GUNUNG ARJUNO

  • Nama: Gunung Arjuno
  • Ketinggian: 3.339 mdpl
  • Lokasi: Malang, Jawa Timur.
  • Tipe: Gunung berapi strato
  • Letusan terakhir: 1952
  • Kondisi: udara dingin, kabut, bebatuan, situs sejarah, sabana, makam, sumber air


Spot alam:

  • Fauna: berbagai macam hewan dan burung
  • Flora: edelweis, kasia, cemara, lavender,  pinus
  • Puncak: Puncak Arjuno, Puncak Ogal-agil
  • Hutan: hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung
  • View gunung lain dari puncak: Gn. Raung, Semeru, Welirang


Jalur pendakian:

  • Jalur Pendakian via Lawang (Timur),
  • Jalur pendakian via Tretes (Utara)
  • Jalur pendakian via Batu / Cangar (Barat), 
  • Jalur Karangploso (Selatan),
  • Jalur Sumberawan dan,
  • Jalur Purwosari

Penulis :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Apa itu Radang Dingin (Frosbite)? Bagaimana Penanganan dan Pencegahannya?

Frostbite adalah termasuk penyakit yang bisa kita temukan ketika berada di pada suhu rendah. Penyakit ini kadang akan menjangkit para pendaki gunung. Frost bite sendiri ialah suatu gangguan yang disebabkan akibat  paparan dingin yang mengenai bagian anggota tubuh dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal ini akan menyebabkan aliran darah, cairan tubuh dan juga nutrisi serta oksigen terganggu. Hal itu akan menyebabkan kematian pada jaringan. Untuk anggota tubuh yang sering terkena ialah pada bagian yang mempunyai sedikit lapisan lemaknya seperti nagian jari tangan dan kaki, cuping telinga, hidung. Penyakit frost bite ini dibagi menjadi dua berdasar tingkat keparahannya.  Untuk stadium awal akan lumayan parah, dan pada stadium lanjut yang artinya sangat parah. Ciri-cirinya dari frost bite ini sebagai berikut: 1. Pada stadium awal Korban akan merasakan anggota tubuh seperti  (bisa jari tangan, atau kaki, hidung, telinga) terasa nyeri seperti ditusuk - tusuk oleh jarum, dan kad