Langsung ke konten utama

Pendaki Tersesat di Gunung Batukaru


Gunung Batukaru

Lima orang pendaki yang saat ini belum diketahui identitasnya mengalami kelelahan dan tersesat saat mendaki Gunung Batukaru, Tabanan, Jumat (13/1/2017) dini hari

Dari informasi yang telah dihimpun, kelima orang itu melakukan pendakian sekaligus persembahyangan. Anggota Basarnas Bali, Tama, menyebutkan saat ini masih sedang melakukan pencarian dari kelima orang tersebut.

"Para pendaki yang tersesat masih bisa dihubungi melalui telepon. Informasinya mereka mulai kehabisan air," kata Tama

Diketahui kelima pendaki itu mendaki Gunung Batukaru melalui jalur pendakian via Penebel tepatnya lewat Desa Mengesta. Tama memperkirakan menjelang pagi kelima pendaki sudah bisa dievakuasi


Tentang Gunung Batukaru, diambil dari berbagai sumber.

Gunung Batukaru adalah gunung tertinggi kedua di Bali berketinggian 2.276 mdpl. Hutan terakhir di Pulau Bali, beberapa orang mempunyai pengharapan besar atas gunung ini. Merupakan titik tertinggi kawasan kaldera purba Beratan, dengan 7 dari puncak Pulau Bali ada di kompleks kaldera ini. Menjadi kawasan penadah hujan dan hulu sebagian besar sungai di Bali Tengah. Sebagian besar kawasannya masuk kawasan konservasi Cagar Alam Batukaru

Di kakinya terdapat kompleks Pura Batukaru diberi nama yang sama seperti sang gunung, tempat pemujaan dewa pemelihara tumbuhan. Di puncaknya terdapat Pura Pucak Kedaton, pura tertinggi di Pulau Bali sekaligus penjaga kesakralan seiisi pulau

Sisa kawah Batukaru yang sudah tidak aktif menghadap tenggara, menghadap Pura Batukaru. Bila dilihat dari jauh mirip cekungan besar, mirip batok kelapa terbalik. Itulah mengapa sang gunung disebut Batukaru, kata “karu” dari lafal “kau” yang berarti batok kelapa dalam bahasa Bali

gunung Batukaru bukan merupakan gunung vulkanik sehingga seluruh permukaannya tertutupi hutan

Lama pendakian gunung ini sekitar 5 jam sampai ke puncak

Jalur Pendakian :Ada tiga jalur utama, pertama Desa Jatiluwih (840 mdpl), Pura Batukaru (835 mdpl) dan sisi barat laut Desa Pujungan (1.090 mdpl)

Sumber : Tribun Bali, embunnusadamai.wordpress.com, apaajaguna.blogspot.co.id, balebengong.net, bojogbaliartventure.blogspot.co.id

#mountnesia @mountnesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Apa itu Radang Dingin (Frosbite)? Bagaimana Penanganan dan Pencegahannya?

Frostbite adalah termasuk penyakit yang bisa kita temukan ketika berada di pada suhu rendah. Penyakit ini kadang akan menjangkit para pendaki gunung. Frost bite sendiri ialah suatu gangguan yang disebabkan akibat  paparan dingin yang mengenai bagian anggota tubuh dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal ini akan menyebabkan aliran darah, cairan tubuh dan juga nutrisi serta oksigen terganggu. Hal itu akan menyebabkan kematian pada jaringan. Untuk anggota tubuh yang sering terkena ialah pada bagian yang mempunyai sedikit lapisan lemaknya seperti nagian jari tangan dan kaki, cuping telinga, hidung. Penyakit frost bite ini dibagi menjadi dua berdasar tingkat keparahannya.  Untuk stadium awal akan lumayan parah, dan pada stadium lanjut yang artinya sangat parah. Ciri-cirinya dari frost bite ini sebagai berikut: 1. Pada stadium awal Korban akan merasakan anggota tubuh seperti  (bisa jari tangan, atau kaki, hidung, telinga) terasa nyeri seperti ditusuk - tusuk oleh jarum, dan kad