Langsung ke konten utama

Puncak Bendera Gunung Raung

Puncak Bendera Gunung Raung, Jawa Timur

Diatas puncak bendera gn.Raung Salah satu moment Shalat subuh berjamaah yang tidak terlupakan juga nih,. Agak sedikit terlambat karena cuaca dan susahnya cari kontur tanah yang pas ketika summit attack. Kebetulan dapet Foto dari @anakikanhiu ohya jangan salah paham dia ga ikut shalat karena memiliki keyakinan berbeda.
Banyak orang meninggalkan shalat dan tidak merasa apapun. Seolah shalat adalah sebuah pilihan untuknya, padahal wow salah besar bro, kita TIDAK PUNYA pilihan lain selain melaksanakan shalat. Itu adalah sebuah kewajiban BUKAN PILIHAN. Mau tidak mau harus di lakukan. Ga ada pilihan lain. Dan selama ini banyak yang bertingkah seolah mereka punya pilihan lain selain melaksnakannya?

Guru kita sering bilang Allahswt tidak membutuhkan ibadah kita tapi ibadah itu untuk diri kita sendiri. Saya juga bingung dulu apa benar saya membutuhkan yang ibadah itu sendiri? Masalah terbesarnya adalah kita merasa tidak membutuhkan ibadah itu sendiri.

Saya baru sadar ketika kemarin sakit demam lalu ke dokter dikasih resep obat. Dan TERNYATA dokter tersebut tidak membutuhkan obat saya, tapi terserah pada saya untuk percaya dan meminum obat itu atau tidak. Dan obat itu demi kebaikan diri kita sendiri bukan untuk dokter

Sesibuk apapun kita jangan lupa ketika azan ada yang lebih besar bahkan paling besar dari segala urusan kita dan kita harus dahulukan. Yaitu ALLAHHU AKBAR Allah lah yang paling besar dari segala urusan apapun

Tentang puncak bendera yg diambil dari vynnamamahit.wordpress.com, di sepanjang perjalanan menuju Puncak bendera pemandangannya sangat indah. Bebatuan terlihat berdiri gagah menyamping menghadap jurang yang dihiasi bunga edelweis.

Trek yang dilalui untuk menuju puncak berupa jalan yang sangat curam dengan kanan-kiri jurang. Untuk itu kehati-hati-an adalah harga mati dan tentunya jangan lupa selalu berdoa

Puncak Bendera-Puncak 17,
Selanjutnya track dari Puncak Bendera ke Puncak 17 yang harus melewati titik ekstrim 1 dimana kita melipir melewati tebing sambil memegang tali dan dibutuhkan tenaga yang kuat untuk mendorong tubuh ke atas dan melangkah lebar melewati batu besar. Di sebelah kanan adalah jurang sedalam 50 meter

Kontribusi Dari @Akhyarmaududi

#mountnesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Baderan

Berikut ini adalah Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Jalur Baderan Saya (Ryu) dan kedua teman saya, Dian dan Soni yang berangkat dari Surabaya ke Probolinggo pada Selasa malam dan sampai di pendakian jalur pos Baderan sekitar pukul 07.00 WIB. Karena saya sedang ada tugas kantor untuk mencari tahu tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis, jadi ketika sebelum melakukan pendakian, saya dan Dian singgah ke rumah tokoh masyarakat yang ada disana (nanti akan diceritakan tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis dari buku lama sesepuh). Sekira pukul 10.00 WIB, kami bertiga kemudian memulai pendakian dari jalur Baderan. Saat di pos Baderan, kami bertemu dengan sepasang kekasih yang merupakan mahasiswa dari Semarang, karena mereka baru perdana melakukan pendakian ke gunung argopuro, jadi mereka ikut barengan mendaki bersama dengan kami. Ditengah perjalanan, kami bertemu dengan satu tim lagi, yaitu mahasiswa berasal dari Jogjakarta. Lima orang mahasiswa jogja