Langsung ke konten utama

Cerita Mistis Pendakian Ciremai Linggarjati

Dikutip dari akun instagram @mountnesia dan telah menuai banya komentar "serem", berikut ceritanya.

#MISTIS - Berikut adalah pengalaman mistis pendakian gn. Ciremai dari @gepenkgonjalez.

Awal cerita Tgl 9 Des 2016 malam kami berangkat dari terminal Cikarang rombongan kami 12 orang ceweknya 1,sekitar jam 02:00 tgl.10 des 2017 kami sampai di basecamp Linggarjati,langsung melakukan simaksi terus kami lanjutkan jalan ke pos Cibunar untuk beristirahat sejenak,paginya jam 10 baru kami melakukan pendakian,dikarnakn cuaca turun hujan dan berkabut kami putuskan untuk buka tenda di sekitar pos kondang amis disitu kami ngecamp satu malam,paginya kami packing untuk melanjutkan pendakian.

Cuaca masih sama seperti kemarin masih hujan dan berkabut,kami memutuskan untuk buka tenda di tanjakan seruni yg katanya paling terasa mistiknya,aura mistis memang sudah sangat terasa sejak di pos Cibunar mula,sekitar pukul 01:00 kami bersiap untuk Sumit udara terasa dingin dan jalur pendakian sangat berat becek+licin kami segera bergegas melakukan pendakian kembali untuk mengejar sunres,tidak jauh kami melangkah ada sebagian teman kami di belakang yg mendengar suara Geraman macan,tp kami.

Tetap melangkah berusaha untuk tenang dan tidak panik,skitar jam 06:00 kami sampai di pengasinan udara sangat cerah disitu kami beristirahat sejenak sambil mengambil gambar,tidak lama kami lanjutkan untuk sampai ke puncak sekitar 30 meniti kami tiba di puncak ciremei,dipuncak kami beristirahat sejenak sambil menikmati makanan dan cemilan yg kita bawa dan mengambil gambar,tepat pukul 08:00 kami memutuskan untuk kembali turun ke tenda,sekitar jam 11:00 kami sampai di tenda beristirahat sejenak.

Melepaskan lelah dan memasak sisa-sisa logistik kami,sekitar pukul 13:00 kami memutuskan untuk turun pulang,dari pagi sampai siang cuaca cukup cerah tapi mulai sore hujan pun turun dan kami terus melakukan perjalanan kami terbagi dalam 3 kelompok,2 orang berjalan didepan untuk mengejar sampai pos Cibunar belum malam karena ada barang yg kami titipkan di warung takut keburu tutup,dan saya sendiri berada di tengah dengan 4orang,dibelakang kami kelompok ke3 dengan 6orang,sekitar jam 16:00 saya.

Sekitar jam 18:00 saya sampai di pos Cibunar,dan sudah ditunggu oleh 2 teman kami,sedangkan kelompok ke3 sampai sekitar jam 20:00,sejauh ini perjalan kami cukup lancar dan tidak terjadi hal-hal yg kita inginkan,sekitar pukul 21:00 kami putuskan untuk kembali'pulang dengan mengunakan jasa ojek ke pos Linggarjati,di poa Linggarjati kami sudah mencarter angkot untuk menuju salah satu rumah teman kami yg tidak jauh dari pos Linggarjati,diaana kami beristirahat sejenak sambil membersihkan diri dan sudah di jamu oleh keluarga nya.

Kurang lebih selama 2jam kami berada di situ,kami kaget ketika salah satu teman kami bercerita tentang pendakian tadi,kebetulan salah satu teman kami ini bisa melihat hal-hal gaib,dia menceritakan bahwa semenjak kita melakukan pendakian dari awal pos Cibunar sudah mulai di ikuti oleh sosok-sosok ghaib,dan itu bukan cuma satu tapi banyak bermacam-macam dari yg kecil sampai yg tinggi besar dan itu selalu berganti-ganti di sepanjang perjalanan kami,dari lokasi cam pertama sampai tanjakn seruni cam ke2 kami,dia mengakui memang yg paling terasa di cam ke2 disitu dia paling banyak menemui sosok-sosok gaib segala jenis mahluk halus dia temui,dan malah ada yg sempat terekam kamera kami,malah dia bilang disitu ada yg dari awal suka sama saya dia mengikuti sy terus dari awal pendakian sampai kami turun 😨 ,tp Alhamdulillah semua rombongan sehat dan selamat kembali pulang.

Lihat fotonya,dibelakang seperti ada cahaya 2 mata menyerupai Orang yg sedang mengintip, loc:tanjakan seruni.

#kisahmistis #kismis #horor #serem #ceritamistis #ceritahoror #kisahhoror #ceritaserem #mistispendaki #ceritahantu #kisahmistispendaki #kismispendaki #jumat #menakutkan #kisahnyata #pengalamanmistis #hantu #ghaib #ciremai #linggarjati #gunungciremai #explorejabar #jawabarat #jabar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Baderan

Berikut ini adalah Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Jalur Baderan Saya (Ryu) dan kedua teman saya, Dian dan Soni yang berangkat dari Surabaya ke Probolinggo pada Selasa malam dan sampai di pendakian jalur pos Baderan sekitar pukul 07.00 WIB. Karena saya sedang ada tugas kantor untuk mencari tahu tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis, jadi ketika sebelum melakukan pendakian, saya dan Dian singgah ke rumah tokoh masyarakat yang ada disana (nanti akan diceritakan tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis dari buku lama sesepuh). Sekira pukul 10.00 WIB, kami bertiga kemudian memulai pendakian dari jalur Baderan. Saat di pos Baderan, kami bertemu dengan sepasang kekasih yang merupakan mahasiswa dari Semarang, karena mereka baru perdana melakukan pendakian ke gunung argopuro, jadi mereka ikut barengan mendaki bersama dengan kami. Ditengah perjalanan, kami bertemu dengan satu tim lagi, yaitu mahasiswa berasal dari Jogjakarta. Lima orang mahasiswa jogja