Langsung ke konten utama

Arjuno via Purwosari dan Tretes, Antara Mistis dan Prostitusi

Dari @wagesumeru  -  Kalau ingin mendaki gunung Arjuno, cobalah jalur Purwosari. Jalur ini memang banyak dihindari karena terkenal dengan cerita mistisnya. Tak heran memang, karena hampir setiap posnya disana memiliki minimal satu buah makam dan tempat pemujaan, dan katanya dibebrpa pos banyak silumannya. Tapi banyaknya candi serta arca peninggalan Singasari dan Majapahit di jalur ini akan memberikan pengalaman yg berbeda dri pendakian gunung yg lainnya.

Selain itu, jika tiba-tiba suatu sosok muncul dari semak ruyuk atau suatu makam, kamu jangan lari! Karena (biasanya) itu adalah peziarah atau petapa. Jangan sungkan juga jika disana kamu diajak ngobrol atau minum teh bareng. Mereka justru asik untuk diajak ngobrol ngalor ngidul soal sejarah dan makna kehidupan manusia di dunia ini.

Setelah berjlan beberapa lama sambil menikmati candi dan arca yg dilewati, percayalah, kesan mistis akan lenyap karena disana kita justru dibuat sadar akan kayanya alam & budaya di Indonesia yg diajarkan dari gunung ini. Alih alih seram, saya bahkan sempat berfantasi menjadi Biksu Tong yang melakukan perjalanan ke kayangan untuk menjadi Dewa bersama murid-muridnya seperti Gokong, Patkai, dan Wucing. Bedanya saya tidak berkelahi dengan siluman tengkorak, siluman kerbau, siluman kipas, ataupun kera tungpei yg jahat. Intinya ga ada siluman.

Yang menarik justru ada di jalur yg lain, yaitu jalur Tretes. Dijalur ini jangan heran ketika kalian baru sampai di pangkalan ojek yg akan mengantarkan kalian ke pos awal pendakian saja langsung ditawarkan menginap disuatu hostel yg lengkap dengan "isinya". Ketika saya tanya lebih lanjut kepada mamang ojek yg mengantar saya tersebut, katanya di daerah ini memang banyak menjamur kawasan prostitusi. Bahkan para pekerjanya banyak yang merupakan pindahan dari tempat prostitusi Doli yg sudah jadi legenda.

Akhirnya pertanyaan saya tentang siluman jahat yg hilang dari jalur Purwosari tadi terjawab. Ternyata mereka bersembunyi di jalur Tretes dengan menyerupai wanita yang sangat menggoda (Red:Ublag)

Ps: mamang ojeg mucikarinya juga siluman

#arjuno #welirang #mountains #indonesia #livefolkindonesia #livefolk #liveauthentic

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Apa itu Radang Dingin (Frosbite)? Bagaimana Penanganan dan Pencegahannya?

Frostbite adalah termasuk penyakit yang bisa kita temukan ketika berada di pada suhu rendah. Penyakit ini kadang akan menjangkit para pendaki gunung. Frost bite sendiri ialah suatu gangguan yang disebabkan akibat  paparan dingin yang mengenai bagian anggota tubuh dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal ini akan menyebabkan aliran darah, cairan tubuh dan juga nutrisi serta oksigen terganggu. Hal itu akan menyebabkan kematian pada jaringan. Untuk anggota tubuh yang sering terkena ialah pada bagian yang mempunyai sedikit lapisan lemaknya seperti nagian jari tangan dan kaki, cuping telinga, hidung. Penyakit frost bite ini dibagi menjadi dua berdasar tingkat keparahannya.  Untuk stadium awal akan lumayan parah, dan pada stadium lanjut yang artinya sangat parah. Ciri-cirinya dari frost bite ini sebagai berikut: 1. Pada stadium awal Korban akan merasakan anggota tubuh seperti  (bisa jari tangan, atau kaki, hidung, telinga) terasa nyeri seperti ditusuk - tusuk oleh jarum, dan kad