Langsung ke konten utama

"Caving" Penelusuran Gua di kabupaten Purworejo


By @al_azziz  -  Sekilas ktika lihat gmbar itu pasti bertanya2..  Its Ok
Kita lihat penjelasanya saja gaes.
.
"CAVING" Ato simpelnya se penelusuran gua, sedikit berbagi pengalaman tentang caving di purworejo, kenapa #purworejo??? Nah bagi yg belum tau ni purworejo itu memiliki banyak gua baik #vertikal maupun #horizontal.

Nah yang ku critain di sini yg vertical saja lah ya.
Ad beberapa spot menarik untuk gua vertical di purworejo dan itu terkenal banget sebnernya tp hnya utk klangan trtntu saja, bisa d tebak lah ya #pecintaalam dn dr anak2 geo nah kbetulan itu yg lagi mnjat dr #UGM ,,, knpa dmikian??ntahlah yg paling pasti se satu set #SRT ny it mahal puluhan juta / set / org nah it alasan utmanya 😂😂
Ok kmbali ke spot #caving kmna lgi klo bkan d #kaligesing ad 2 yg mnarik d sini
.
1. Gua / goa Temanten adalah  gua vertical dengan tinggi total 40m an ada 3 pitch di sini, lebih tinggi dari masjid UMP yg pasti 😁😀 pitch pertma dengan tinggi 29 meter dengan aula yang cukup lebar, di sebelah kiri ada lagi sekitar 11m turun kalau ini hnya seperti sumur, lanjut dari pitch 2 maju lurus masuk lorong ada gua vertical lagi sedalam 14 m an dengan aula yang cukup besar di sini.
.
2. Gua sibodak hanya ada 1 pitch dgn tinggi 30an meter tp d dalam nya wawww luas bangeeeetttt,,, dengan bbrpa lorong di dalam nya
Yang pasti di gua vertical itu stalakmit dan stalaktid nya masih terjaga dengan baik. biotanya pun juga yg pasti amazing Indah nan Cantik 😊😊😊,,masih bnyak pnjelasan sbnernya tp males nulisnya 😄😄😄 bagi yg pnasaran silahkan brkunjung,,tp dngn fisik peralatan dn persiapan yg matang tentunya dn jngn lupa berdoa dulu 😅😅 Sekian dn smoga  TIDAK JADI TEMPAT WISATA ckup sprti ini saja 😁😁😉😉😊😊
#purworejo #caving #mapala #mapalasuryarimba  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Baderan

Berikut ini adalah Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Jalur Baderan Saya (Ryu) dan kedua teman saya, Dian dan Soni yang berangkat dari Surabaya ke Probolinggo pada Selasa malam dan sampai di pendakian jalur pos Baderan sekitar pukul 07.00 WIB. Karena saya sedang ada tugas kantor untuk mencari tahu tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis, jadi ketika sebelum melakukan pendakian, saya dan Dian singgah ke rumah tokoh masyarakat yang ada disana (nanti akan diceritakan tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis dari buku lama sesepuh). Sekira pukul 10.00 WIB, kami bertiga kemudian memulai pendakian dari jalur Baderan. Saat di pos Baderan, kami bertemu dengan sepasang kekasih yang merupakan mahasiswa dari Semarang, karena mereka baru perdana melakukan pendakian ke gunung argopuro, jadi mereka ikut barengan mendaki bersama dengan kami. Ditengah perjalanan, kami bertemu dengan satu tim lagi, yaitu mahasiswa berasal dari Jogjakarta. Lima orang mahasiswa jogja