Langsung ke konten utama

Pendakian Gunung Talamau, Menembus Rimbunnya Jalur Pendakian


Kiriman dari @dedyblee
Berawal dari ajakan teman untuk mendaki gunung Talamau,rasa penasaran bercampur ragu saat menerima ajakan tersebut karena setelah saya Googling gn Talamau adalah gunung yang masih alami dan jarang sekali pendaki yang kesana terlebih lagi cerita mistisnya dan juga serangan binatang mungilnya (Pacet)

Akhirnya saya memutuskan untuk ikut dikarenakan rasa penasaran saya telah mengalahkan rasa ragu dalam diri saya

Sesampainya saya di Padang ber 4 membuat janji dengan teman disana yang sebelumnya sudah mendaki gunung Talamau dan bersedia untuk mengantar kami.Setelah kami bertemu, lalu kami berangkat menuju pos pendakian yang terletak di desa pinaga

Hari 1 Setibanya di desa pinaga kami kemudian mendaftarkan diri kepada petugas pos untuk melakukan pendakian.lalu setelah identitas kami didata ternya logistik kami pun perlu didata karena tidak boleh meninggalkan sampah dikarenakan kondisi gunung ini masih alami

Setelah melakukan registrasi kamipun bersiap untuk memulai pendakian. Kemudian setelah semuanya sudah siap kami pun mulai melakukan pendakian yang sebelumnya kami awali dengan berdoa dan melakukan sesi Poto bersama.

Diawali dengan melewati Medan berbatu dan kanan kiri ditumbuhi perkebunan sawit dan sawah milik warga, dan akhirnya kami melewati bukit pertama yang cukup terjal dan licin.setelah melewati bukit itu, kami pun segera tiba ditempat camp pertama,dikarenakan waktu sudah sore dan kami pun dilarang melakukan pendakian pada malam hari dengan alasan keselamatan maka kami putuskan untuk mendirikan tenda lalu istirahat

Hari 2 di esok harinya setelah selesai sarapan dan packing ulang kami melanjutkan perjalanan dengan diawali doa bersama. Lalu, trek yang kami lalu menurun dengan kondisi jalan tanah dan sedikit licin.tiba tiba langkah kami terhenti saat berada disebuah sungai dan jembatan yang ingin kami pakai untuk melewati sungai sedang rusak karena hanya sebuah kayu besar yang sudah lapuk dan berlumut, dikarenakan takut hal yang tidak diinginkan kami putuskan untuk menyebrang sungai tanpa mengunakan jembatan tersebut. Setelah kami semua menyebrang kami lanjutkan perjalanan

Kemudian kami tiba disebuah lahan yang tadinya hutan.warga sekitar membuka lahan dengan menebang pohon di hutan tersebut untuk dijadikan perkebunan sawit (miris dengernya)

Kemudian setelah selesai istirahat kami melanjutkan perjalanan,lalu medan yang kami lalui hutan yang cukup rimbun dan lembab,karena rimbunnya hutan teman kami yang sebelumnya sudah mendaki gunung Talamau harus membuka jalur karena sudah mulai tertutup rimbunnya hutan

Saya pribadi merasa kagum dengan kaasrian hutannya yang masih alami mungkin jarang sekali orang yang mendaki gunung talamau.tanpa rasa yang agak was was dan berpikir negatif karena bersama kami ada orang yang sudah berpengalaman dengan gunung Talamau akan tetapi langkah kami yerhenti,setelah saya tanya kata teman kami yang mengantar kita salah jalur (nah) untungnya kami semua tidak panik dan sabar lalu kami putuskan untuk istirahat dan makan siang sambil teman kami mencari jalur yang benar
Kabar baik pun datang akhirnya teman kami menemukan jalur pendakian yang benar.Dan akhirnya kami pun disambut dengan hujan yang cukup deras dan setelah kami semua makan siang kami melanjutkan perjalanan dengan penuh semangat. Diperjalanan kita mulai ditemani dengan mahluk kecil menyeramkan, apa itu? Ya, dia adalah penghisap darah. guyuran hujan yang tak kunjung berhenti saat istirahat tangan dan mata kami disibukan dengan serangan mahluk mungil tersebut. Menjelang sore kami tiba di camp bumi Sarasah dan kami putuskan untuk istirahat dan ngecamp, kamipun segera untuk mendirikan tenda dan sebagian lagi membuat teh untuk menghangatkan badan. Setelah hujan mulai reda kami pun mengati pakaian dengan yang lebih kering sambil seterilisasi badan kami dari mahluk haus darah (kan gak lucu tidur bareng Pacet)😁 heheheh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Apa itu Radang Dingin (Frosbite)? Bagaimana Penanganan dan Pencegahannya?

Frostbite adalah termasuk penyakit yang bisa kita temukan ketika berada di pada suhu rendah. Penyakit ini kadang akan menjangkit para pendaki gunung. Frost bite sendiri ialah suatu gangguan yang disebabkan akibat  paparan dingin yang mengenai bagian anggota tubuh dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal ini akan menyebabkan aliran darah, cairan tubuh dan juga nutrisi serta oksigen terganggu. Hal itu akan menyebabkan kematian pada jaringan. Untuk anggota tubuh yang sering terkena ialah pada bagian yang mempunyai sedikit lapisan lemaknya seperti nagian jari tangan dan kaki, cuping telinga, hidung. Penyakit frost bite ini dibagi menjadi dua berdasar tingkat keparahannya.  Untuk stadium awal akan lumayan parah, dan pada stadium lanjut yang artinya sangat parah. Ciri-cirinya dari frost bite ini sebagai berikut: 1. Pada stadium awal Korban akan merasakan anggota tubuh seperti  (bisa jari tangan, atau kaki, hidung, telinga) terasa nyeri seperti ditusuk - tusuk oleh jarum, dan kad

Cara Membuat dan Menyimpul Gelang Prusik

Berikut ini adalah macam - macam cara membuat simpul gelang prusik survival untuk pendaki gunung dan penyuka kegiatan alam. Tali gunung, gelang eiger maupun tali prusik sebenarnya hampir mirip jenis dan cara pembuatannya. Biasanya gelang yang terbuat dari tali gunung ini sangat diminati oleh para pendaki gunung, pencinta alam, dan pecinta survival dll. Banyak cara untuk membuat gelang dari tali prusik eiger dan mengkreasikannya dengan gelang dari tali lainnya. Untuk simpul tali gelang tangan dari eiger maupun lainnya tidak sulit untuk kita buat. Cara bikin gelang dari tali eiger atau tali gunung ini sangatlah mudah dan sederhana, jadi kita tidak perlu membelinya karena harganya hampir dua kali lipatnya jika membeli yang sudah jadi. harga tali prusik Untuk membuat gelang ini, kita bisa membeli gelang prusik di toko outdoor dan pendakian gunung yang ada di kotamu. Harganya sekitar 5000 rupiah per meter. Jika di outdoor show atau kegiatan festival, harganya rata - rata 100 ribu den