Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

Pengalaman 3 Hari Hilang di Gunung Merapi

Berikut adalah pengalaman true story hilang selama 3 hari di gunung merapi jawa tengah dari instagram @yanuari_rico yang dibagikan kepada @mountnesia              Sekarang tanggal 9 di Bulan Desember 2013...jam 10.15 , terbangun tadi pagi ada yang ngasih tau kalo pasar Bubrah , Merapi sedang dibicarakan misterinya di Kompas TV. MERAPI??? Mendengarnya Aku langsung teringat 36 hari yang lalu, tepatnya tanggal 3 November 2013. Setelah packing pada Malam hari tanggal 2 November 2013, yang sejak bulan lalu temen2 udah pada ngrencanain dan udah pada nyamain hari libur buat berangkat ke Merapi, Merbabu. Siang hari sampai sore hari aku dan Panji menyiapkan Logistik dan perlengkapan yang akan kami gunakan untuk berangkat kesana. Setelah Selesai, Aku,Afi,Panji, Jamal Berangkat ke Terminal               Tepat pada pukul 18.00 Waktu Indonesia Bagian Jam Tanganku, kami tiba di Terminal Purabaya (Bungurasih). Sambil menunggu kedatangan teman teman kami , Mas Danis dan Andik (Bukan Vermansya

Pengalaman Kejadian Berbahaya bertemu Pendaki Pemula

Mohon ijin share Pendakian Gn.slamet tgl 14-16 April 2017. Ada kejadian berbahaya yang patut kita ambil pelajaran mengenai pendaki pemula.. Berawal dari pendakian yang kami lakukan sebanyak 10 orang. Sabtu pagi antara pos 1 dan pos 2 via jalur Bambangan Purbalingga kami menolong 1 pendaki yang cidera karena kakinya kram.. kami berusaha menolong dengan batas kemampuan yg kami punya... Pendaki bernama Ferry Dermawan Sihotang asal Kali  deres, Jakarta Barat ini melakukan pendakian seorang diri dengan gear yang minimalis tanpa membawa tenda. Setelah carrier ferry kami backup sampai pos 2, kami menawarkan apakah kuat melanjutkan perjalanan, ferry mengaku kuat tapi tidak sanggup membawa barang bawaannya, dan karena perjalanan menuju pos 7  masih panjang saya menawarkan ferry unt menyewa porter berhubung kami semua masing2 membawa carrier. Ferry mengaku membawa logistik, dan mengaku tidak sanggup menyewa porter dengan biaya 175rb... Akhirnya saya putuskan untuk patungan, dan porte

Dilarang Ortu, Wanita Cantik ini Curi Waktu untuk Mendaki Gunung

Sempat Tak Direstui, Wilda Curi-curi Waktu Untuk Mendaki Gunung Dikutip dari SURYA.co.id | GRESIK, Kecintaannya pada aktivitas outdoor membawa Wilda Sahliyah (20) mengenal dunia pecinta alam seperti pendakian gunung. Gadis cantik asal Tanah Giri Jalan Sunan Prapen Nomer XIII ini sepakat jika dunia pendakian bukan hanya diperuntukkan kaum adam saja. Melainkan, wanita pun juga boleh mempunyai hobi mendaki gunung. Akantetapi bungsu dari lima bersudara ini sempat tidak mendapat restu dari ibundanya untuk menggeluti hobi pecinta alam yang sudah tertanam pada dirinya sejak kecil itu. Tentunya, hal inilah yang sempat membuatnya kecewa berat. Kemudian dia pun curi-curi waktu untuk melampiaskan hasratnya mendaki gunung. Ketika orang tuanya tidak ada di rumah, dia pergi bersama teman-teman pecinta alam Pamtasi (Pencinta Alam MTS Ma'arif Sidomukti) untuk menuju ke Puncak Welirang 3.156 DPL yang ada di balik punggung Gunung Arjuna 3.339 DPL. Sepulang dirinya dari pendakian, dia