Langsung ke konten utama

Pengalaman Kejadian Berbahaya bertemu Pendaki Pemula

Mohon ijin share
Pendakian Gn.slamet tgl 14-16 April 2017.
Ada kejadian berbahaya yang patut kita ambil pelajaran mengenai pendaki pemula..
Berawal dari pendakian yang kami lakukan sebanyak 10 orang. Sabtu pagi antara pos 1 dan pos 2 via jalur Bambangan Purbalingga kami menolong 1 pendaki yang cidera karena kakinya kram.. kami berusaha
menolong dengan batas kemampuan yg kami punya... Pendaki bernama Ferry Dermawan Sihotang asal Kali  deres, Jakarta Barat ini melakukan pendakian seorang diri dengan gear yang minimalis tanpa membawa
tenda.

Setelah carrier ferry kami backup sampai pos 2, kami menawarkan apakah kuat melanjutkan perjalanan,
ferry mengaku kuat tapi tidak sanggup membawa barang bawaannya, dan karena perjalanan menuju pos 7  masih panjang saya menawarkan ferry unt menyewa porter berhubung kami semua masing2 membawa carrier. Ferry mengaku membawa logistik, dan mengaku tidak sanggup menyewa porter dengan biaya
175rb...
Akhirnya saya putuskan untuk patungan, dan porterpun membawa carrier terberat di kelompok kami... Sabtu
malam hari kami memutuskan mendirikan tenda antara pos 6 dan pos 7, di venue camp itulah kami baru tau
bahwa ferry tdk membawa logistik sama sekali, tdk tau cara melipat sleeping bag dan matrass bahkan lucunya tidak tau dmn pintu tenda

Minggu pagi kami melakukan summit attack bersama, sampailah kami di puncak gn. Slamet, kami sarapan
bersama dengan menu biskuit dan energen.

Di puncak ini, persediaan air minum kami tersisa 1/2 botol aqua ukuran 1,5 lt, sampai 1/2 perjalanan turun
menuju camp, air kami habis dan kami pun makan daun cantigi untuk mengganjal perut serta dahaga...
Dengan tenaga yg tersisa kami pelan2 dan hati2 kembali ke camp sambil me-monitoring satu sama lain
tetap aman dan sehat.

Ternyata ferry tdk bisa menjaga diri serta mengandalkan orang lain untuk menjaga dirinya.. ferry sampai di
camp 30menit lebih lambat dari kami. Setibanya di camp ferry marah2 karena ditinggal dan mengarang
cerita tidak dikasi makanan kepada pendaki lain.. akhirnya ferry memutuskan untuk turun ke basecamp
bareng pendaki lain karena dia harus mengejar waktu.. setelah kami selesai masak dan makan siang
bersama ferry, dia langsung melanjutkan perjalanan menuju basecamp karena kami sudah punya rencana
extend 1 malam di pos 2.

Ditengah perjalanan turun kami menyalip ferry yg telah di backup oleh kelompok pendaki lain dari bekasi...
Akhirnya kami memutuskan tdk extend dan melanjutkan perjalanan sampai basecamp dan tiba pukul 11
malam.

Setelah laporan di pos simaksi kami cek ternyata ferry tdk melakukan simaksi.. pendaki nekat ini tdk tau
caranya simaksi serta tdk paham apa itu logistik dan gear.. rekan2 pendaki dari bekasi yg backup ferry
sampai di basecamp, tapi Ferry tdk mau turun dan dengan keras kepala stay di pos 1, terpaksa 1 rekan
pendaki dari bekasi menemani di pos 1 tanpa logistik dan gear, kami bersama rekan pendaki bekasi serta
pendaki2 lain musyawarah untuk mengirim logistik ke pos 1. Ferry pun sampai di basecamp senin pagi dan
diberi sanksi tegas oleh petugas basecamp Bambangan.
Saya share pengalaman ini semoga bisa dijadikan pelajaran untuk kita semua bahwa gunung bukan lah
tempat refreshing santai, perlu gear, skill serta aturan. Semoga bisa dijadikan pelajaran agar tidak ada
kecelakaan lg yang berakibat fatal.

Sumber : Fb Oktaviana Amartanie

Tag temenmu biar lebih bermanfaat
@mountnesia #mountnesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Apa itu Radang Dingin (Frosbite)? Bagaimana Penanganan dan Pencegahannya?

Frostbite adalah termasuk penyakit yang bisa kita temukan ketika berada di pada suhu rendah. Penyakit ini kadang akan menjangkit para pendaki gunung. Frost bite sendiri ialah suatu gangguan yang disebabkan akibat  paparan dingin yang mengenai bagian anggota tubuh dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal ini akan menyebabkan aliran darah, cairan tubuh dan juga nutrisi serta oksigen terganggu. Hal itu akan menyebabkan kematian pada jaringan. Untuk anggota tubuh yang sering terkena ialah pada bagian yang mempunyai sedikit lapisan lemaknya seperti nagian jari tangan dan kaki, cuping telinga, hidung. Penyakit frost bite ini dibagi menjadi dua berdasar tingkat keparahannya.  Untuk stadium awal akan lumayan parah, dan pada stadium lanjut yang artinya sangat parah. Ciri-cirinya dari frost bite ini sebagai berikut: 1. Pada stadium awal Korban akan merasakan anggota tubuh seperti  (bisa jari tangan, atau kaki, hidung, telinga) terasa nyeri seperti ditusuk - tusuk oleh jarum, dan kad

Apa yang harus dilakukan jika Tersesat di Gunung?

Foto oleh @yudapurnawirawan Berikut beberapa tips supaya Anda dapat pulang dengan selamat Jika Anda menghabiskan banyak waktu untuk melakukan pendakian di gunung, kemungkinan Anda akhirnya akan tersesat juga. Ini juga terjadi bahkan untuk para pendaki berpengalaman. Salah satu kunci untuk kelangsungan hidup Anda adalah dengan membuat rencana pendakian yang matang dan memberitahukan rencana pendakian anda kepada seseorang. "Sudah lama sejak aku tersesat," kata Tim Glover, seorang ahli pendakian yang menghabiskan lebih dari 20 tahun untuk hiking di pegunungan Virginia dan North Carolina. "Saya merencanakan ke depan dan benar-benar memeriksa jejak peta sebelum aku pergi. Saya selalu memberitahu seseorang di mana aku akan pergi mendaki dan hari dimana saya kembali turun pendakian. " Jika Anda tidak kembali tepat waktu, Glover menjelaskan, teman atau anggota keluarga Anda akan tahu dan melaporkan ke pihak berwajib untuk memberi peringatan dan memulai misi pen