Langsung ke konten utama

Melihat Milky Way di Atas Gunung

Sudah berjumpa dengan Milky Way? Sekitar seminggu ini langit malam cerah terus di gunung - gunung Jawa Tengah. Tag aja temenmu yang mau diajak nonton milkyway di puncak😊. #milkyway #jawatengah

Photo credit @mrizkyrkt
Loc : Mt. Prau, Jawa Tengah

Apa itu milky way?
Adalah galaksi Bima Sakti (arti dalam bahasa Inggris Milky Way, yang berasal dari bahasa Latin Via Lactea, diambil lagi dari bahasa Yunani. Gugusan bintang Milky way ini bisa dilihat dengan jelas dari puncak gunung / diatas gunung di Indonesia sekitar bulan april sampai september, dimana saat itu musim kemarau dan biasanya pada malam hari akan sangat cerah. Untuk mengambil foto bintang bintang galaksi bimasakti ini tidak dapat menggunakan sembarangan kamera. Perlu memakai kamera berkualitas tinggi. Proses pengambilannya juga perlu bersabar. Dibutuhkan waktu sekitar 30 detik untuk memotret pemandangan milky way, dan kamera tidak boleh bergerak / bergoyang sedikitpun selama proses pengambilan gambar.

Jika hanya ingin memotret bintang, mungkin kamu bisa kapan saja. Tapi ingat, bumi kita berputar. Ada kalanya milkyway juga tidak terlihat dari tempat kita berdiri.

Milkyway  akan sulit terlihat jika bulan sedang ikut nimbrung. Jadi, akan baik kita memotret saat bulan baru muncul, sehingga malam gelap yang akan lebih panjang.

Banyak juga software untuk mengetahui atau mengecek kondisi bintang seperti stellarium, sky guide, dan banyak sekali di app store.

Umumnya, yang paling enak memotret milky way itu adalah ketika saat sekitar bulan April – September di arah selatan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Baderan

Berikut ini adalah Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Jalur Baderan Saya (Ryu) dan kedua teman saya, Dian dan Soni yang berangkat dari Surabaya ke Probolinggo pada Selasa malam dan sampai di pendakian jalur pos Baderan sekitar pukul 07.00 WIB. Karena saya sedang ada tugas kantor untuk mencari tahu tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis, jadi ketika sebelum melakukan pendakian, saya dan Dian singgah ke rumah tokoh masyarakat yang ada disana (nanti akan diceritakan tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis dari buku lama sesepuh). Sekira pukul 10.00 WIB, kami bertiga kemudian memulai pendakian dari jalur Baderan. Saat di pos Baderan, kami bertemu dengan sepasang kekasih yang merupakan mahasiswa dari Semarang, karena mereka baru perdana melakukan pendakian ke gunung argopuro, jadi mereka ikut barengan mendaki bersama dengan kami. Ditengah perjalanan, kami bertemu dengan satu tim lagi, yaitu mahasiswa berasal dari Jogjakarta. Lima orang mahasiswa jogja