Langsung ke konten utama

Hujan Es dan Rintikan Salju di Puncak Carstensz

Puncak Jaya adlh sebuah puncak yg menjadi bagian dari Barisan Sudirman yang terdapat di Provinsi Papua, Indonesia. Puncak Jaya sendiri mempunyai ketinggian 4.884 m dan di sekitarnya terdapat yaitu gletser Carstensz, satu-satunya gletser tropika yang ada di Indonesia, yang kemungkinan besar segera akan lenyap sekitar tahun 2020 akibat pemanasan global.

A post shared by PENDAKI GUNUNG INDONESIA (@mountnesia) on

Puncak JayaKetinggian4.884 m (16.024 kaki)DaftarTujuh Puncak
Ribu Jayawijaya berlokasi Lokasi atau Letakny di Papua, Indonesia, JajaranBarisan Sudirman
Jayawijaya sengan Koordinat 04°04′44″LU 137°9′30″BT / 4,07889°LS 137,15833°BT

Puncak ini adalah gunung yang tertinggi di Indonesia kawasan Oceania. Puncak Jaya merupakan salah satu dari tujuh puncak dunia, atau seven summits dunia.

Sejarah Carstensz
Dataran tinggi di sekitar puncak awalnya sdah dihuni sebelum adanya kontak dgn bangsa Eropa, dan puncaknya dikenal sebagai Nemangkawi di Amungkal. Puncak Jaya yany sebelumnya bernama Piramida Carstensz setelah penjelajah Belanda Jan Carstenszoon yg menamainya ketika pertama kali melihat gletser di puncak gunung itu pada hari yang cerah tahun 1623.

Adanya Padang salju (gletser) Puncak Jaya berhasil didaki pada awal tahun 1909 oleh seorang penjelajah dari negara Belanda, Hendrikus Albertus Lorentz bersama  enam orang suku Kenyah yang direkrut dari Apau Kayan di Kalimantan Utara. Taman Nasional Lorentz yg juga meliputi Piramida Carstensz, didirikan pda tahun 1919 menyusul laporan ekspedisi ini.


Perjalanan saya ke puncak carstensz, ig (@prabowotripuryanto)

Pukul 4 pagi, dengan jumlah 6 orang dan dibagi 2 Team, perjalanan masih panjang kawan kami team ke 2 terdiri dari 3 orang, sebagai team yang sabar dikarenakan jalur pendakian pun juga harus bergantian menggunakan Tali Karmantel, waktu itu hujan Es turun beserta rintikan salju  kecil, dan awal fisik kita di coba dan mental kita diterpa karena cuaca yang tidak bisa diprediksi oleh kita, memang apa daya keinginan dalam pendakian agar cuaca cerah tetapi Allah memberikan kehendak lain.. kembali lagi persiapan yang matang yang harus dilakukan..


Persiapan yang perlu dilakukan untuk summit :

Jacket : Double layer ( Sudah pasti Waterproof)
Sarung tangan Waterproof dan tebal dan kevlar ( kegunaan sangat penting )
Celana : Double layer ( sudah pasti waterproof)
Sepatu : Gortex model Tinggi (sudah pasti waterproof)
Tutup kepala: berbahan katun dan hangat untuk menutupi kuping.
Penerangan Waterproof.

Sangat penting tangan dan kaki terjaga tetap hangat dan mengunakan perlengkapan yang baik karena mudah bagi tubuh terasa dingin jika tangan dan kaki kita basah dan menjadi dingin bisa berakibat Hipotermia sehubungan ke tinggian diatas 4400 Mdpl. Pilihanya safety walau terasa berat atau asal dan enteng tetapi membahayakan diri sendiri jika hujan / badai turun.

Berbagi pengalaman dan permudah informasi untuk sesama dalam mendaki gunung..(logistik perbekalan jgn lupa sehubungan pendakian pukul 1 pagi dan estimasi turun siang hari dan memakan waktu cukup panjang antara 12-14 jam)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Baderan

Berikut ini adalah Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Jalur Baderan Saya (Ryu) dan kedua teman saya, Dian dan Soni yang berangkat dari Surabaya ke Probolinggo pada Selasa malam dan sampai di pendakian jalur pos Baderan sekitar pukul 07.00 WIB. Karena saya sedang ada tugas kantor untuk mencari tahu tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis, jadi ketika sebelum melakukan pendakian, saya dan Dian singgah ke rumah tokoh masyarakat yang ada disana (nanti akan diceritakan tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis dari buku lama sesepuh). Sekira pukul 10.00 WIB, kami bertiga kemudian memulai pendakian dari jalur Baderan. Saat di pos Baderan, kami bertemu dengan sepasang kekasih yang merupakan mahasiswa dari Semarang, karena mereka baru perdana melakukan pendakian ke gunung argopuro, jadi mereka ikut barengan mendaki bersama dengan kami. Ditengah perjalanan, kami bertemu dengan satu tim lagi, yaitu mahasiswa berasal dari Jogjakarta. Lima orang mahasiswa jogja