Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

Dari Ranukumbolo dan Hilang di Ngadas

Hai kakak admin aku mau share soal hampir hilangnya kami di ngadas, saya Yayang Islami Sepulang dari ranu Kumbolo gunung semeru kita sampai ranu pani kira-kira pukul 18.00 kita mau lanjut pulaNg dan kerumahku di malang daerah pakis deket desa tumpang,  Saya sama rombongan berjumlah 7 orang membawa sepeda motor meluncur turun, saya dengan guru saya paling dpn membawa matic belkang teman-teman saya, sama guru saya sudah di ingatkan kalau jlan pelan-pelan biar gak ketinggalan Saat turun ada medan berbatu  2 kali melwati medan berbatu dan langit keadaan gelap stelah medan kedua kami melewati jalan aspal dan saya di ingatkan guru saya, "liat teman-teman ada gak" saya menjawab "ada pak" karna yang saya lihat teman belakang saya persih dan banyak lampu sepeda di belakang, semakin lama jalan semakin enak dan lancar turun dan berkelok ringan dan semkin menjauh ii desa lama sekali turun tiba-tiba rem sepeda yaNg saya tumpangi  blong bagian dpn nya, guru saya mene

Apakah Boleh Memakai Celana Jeans Saat Daki Gunung?

Boleh nggak sih? Memakai celana jeans ketika mendaki gunung? Memakai celana jeans ketika mendaki tidak direkomendasikan. Loh.. hmm, kenapa? Berikut ini beberapa alasannya : . 1. Bahan celana jeans lumayan berat pd saat dipacking masuk ke dalam keril, apalagi bila basah akan semakin berat dan susah kering. Berbeda dengan bahan celana quickdry / berbahan parasut. 2. Jika menggunakan celana jeans pada saat melakukan pendakian, resiko pangkal paha lecet akan lebih besar. Biasanya celana jeans yang kita pakai itu sempit & berbahan cukup kasar. Mau jalan ngangkang? 3. Pori - pori yang ada pada celana jeans cukup besar dibandingkan dengan celana gunung berbahan quickdry/parasut. Karena besar pori - porinya, jika dipakai pada saat malam, angin akan mudah masuk melewati celah pori - pori bahannya. Dingin kan jadinya. 4. Bila saat basah karena hujan, badan akan terasa dingin dan potensi kita terkena hypotermia akan lebih besar. Celana jeans gak DIREKOMENDASIKAN buat pendakian.

Jembatan Setan Gunung Merbabu via Wekas

Catatan singkat Merbabu via Wekas. "10 September, 2017" pict taken by @dewigunung our photographer and our lovely guide ๐Ÿ˜™ "Jembatan Setan...." Saat melihatmu dari jauh... bisa ga yaaa bisa ga yaaa...??? "Itu lo puncak Kenteng Songo, dikit lagi" kata mbak guide kami ๐Ÿ˜ Dalam hati, "ini gimana dah sampai bawah puncak Syarif aja dah lega, diajak naik lagi ke Kenteng Songo. Bismillah, mantep-mantep,  pelan-pelan sambil doa ๐Ÿ˜ค Dilihat seksama foto yang kedua.. ketawa geli sendiri.. dari atas sama bawah temen-temen teriak sambil ngakak liat kelakuan sendiri jalan ngerangkak. ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ Mbak-mbak pendaki wanitaku tercinta kapan kita jalan-jalan lagi. Sungguh pengalaman dan pelajaran luar biasa ๐Ÿ˜„ (summit isinya cewek semua) Lokasi foto  : Jembatan Setan, Gunung Merbabu via Wekas Mendengar namanya membuat nyali bakalan langsung ciut. Rasa takut dan ngeri terus hinggap di fikiran. Dalam bayangan kebanyakan orang, kalau Jembatan Setan adalah sebu

Foto - Foto Indah Pasar Bubrah Gunung Merapi

Matahari mulai tenggelam menyembunyikan diri layaknya ditelan bumi. Rasa suntuk menyelimutiku malam itu. Terlintas dibenakku untuk melakukan perjalanan menjelajahi surga kecil di ketinggian.  Sepinya suasana terpecahkan ketika teman ku berkata "Gimana kalo sekarang kita ndaki aja, nanti jam 7 berangkat, sekarang siap siap" . Itu yang masih ku ingat. Tanpa basa basi kita langsung bersiap- siap dan mulai melakukan perjalanan. Sekitar 2 jam perjalanan menggunakan motor, tibalah kami ditempat para pendaki istirahat dan melakukan registrasi sebelum mulai pendakian, ya biasa di sebut "BASECAMP" . Kami memulai perjalanan pukul 10 malam. Untuk mencapai tempat ini, membutuhkan waktu 4 jam berjalan kaki.  Jalan menanjak tanpa memberi bonus sedikitpun kepada kami. Ya setelah sampai disini kami langsung mendirikan tenda, hanya untuk mengistirahatkan badan beberapa menit. Tempat ini ialah "Pasar Bubrah" atau biasa disebut "Pasar Setan". Ya t

Cara Mencuci Tenda / Dome Setelah Mendaki Gunung

Dari @ach_nizam : CUCI TENDA setelah melakukan kegiatan outdoor. Ini jarang dilakukan khususnya para pendaki. Ya mungkin karena kebanyakan para pendaki sewa tenda. Jadinya usai digunakan camping langsung di balikin dalam keadaan kotor. Dan jarang pula si pemilik sewa membersihkan kembali tendanya, alhasil tenda kotor akan di sewakan kembali kepada pendaki lain yg baru menyewa. Ini jelas mengurangi kenyamanan dalam melakukan kegiatan outdoor apalagi kalo pas bawa "harem/wanita" ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ Nah bagi yg punya tenda sendiri anda harus sedikit merajinkan diri, ketika usai melakukan kegiatan outdoor khususnya pendakian. Udah cape, loyo, dengkul lina linu, eh pulang-pulang kita harus nyuci tenda๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ. Pas banget diluar tenda bekas noda lumpur dan tanah, di dalam tenda bekas debu, bekas kopi atau makanan tumpah๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ข Nah terus bagaimana cara nyucinya?๐Ÿ˜ฎ. Ini sedikit aku kasih tau caraku nyuci tenda setelah sempat browsing2 google "cara cuci tenda". kalopun salah benerin ya. 1.d

Pengalaman Mistis Arjuno via Jalur Lawang

Ig @drs_annas_m ku punya crita mistis di Mt. Arjuno kak Critanya gini. Kami nanjak ke arjuno via lawang saya sma temen" ndaki 12 orang (cewek 1) kami ndaki mulai star jam 4subuh hari itu sabtu tgl 22/6/17, awalnya biasa aja kami jlan smpek pos 2 kira" jam 12siang trus kami jlan lagi via bukit lincing, smpek atas puncak sbelum pos 3 kira" jam 6malem kami istirhat, ada 1 tmen kami yang istirhatnya agak jauhan sma rombongan saking lelahnya dia tidur kira" 10 mnit pas bangun katanya ada orang di sbelahnya pdhal gk ada siapa". Jam 7malem akhirnya "saya, dimas, triken, agung, farid, recky, wawan dan zie" naik lgi ke pos 3 tapi yg lain "Yordan, santo, furqon dan aldi ngekem di tmpat istirahat tadi soalnya udah kecapekan. Kami jalan sampek pos 3 kira" jam setengah 8 malem akhirnya kami istirahat diriin tenda mkan trus tidur, paginya kami siap" muncak jam 8 pagi tpi yg muncak cuma 8 orang yg di pos tiga tadi kami jlan smpek pos 4 kira&quo

Diikuti Sosok Mistis saat Mendaki Merbabu via Suwanting

Participant: @ipoeldelongue saya @ tunjung.st  (pemimpin rombongan saat pertama kali) @fitrianhanifah @inkadfs (temen yang lagi haid) @titikmindarti (temen yang sakit perutnya) dan yang satunya gak tau ignya :D (sweapernya) Saya mau coba share pengalaman pendakian kami pada tanggal 16-17 Agustus 2017 bulan kemarin. Seperti biasanya ketika ada hari libur pastilah kami sesama temen2 yang suka melakukan pendakian kabar2 satu sama lain dan akhirnya terbentuklah suatu acara pendakian ke merbabu yang disepakati oleh 6 orang peserta. Kita semua berenam berangkat dari solo jam 7 malam dikarenakan saya dan beberapa teman lainnya baru bisa pulang dari kerja di jam tersebut. Saya sebenarnya pengen banget lewat suwanting tapi dari beberapa teman pengen banget lewat selo, nah waktu itu saya disuruh memimpin perjalanan naik sepeda karena dinginnya malam itu dan kurang fokus entah kenapa saya lupa jalan menuju selo dan sampe keblabasan menuju jalan di magelang hehehehe. semua t

Mistis 3 sosok misterius Gunung Gede via Jalur Putri

Bertemu 3 sosok misterius dijalur Putri dan tersasar di simpang Maleber Mengenang pendakian kami pada 1 Mashi tahun 2000 Kami naik Gunung gede pangrango untuk memperingati 1 Muharram di tahun 2000(saya masih ABG waktu itu) Rencana kami naik lewat jalur cibodas dan turun lewat jalur putri.. Kami ber 8..saya Randi..adik saya Ryan .bastio..adi jayen..jeme'..zainal..Andi..Uw i Nama terakhir ini yg akan merubah petualangan menjadi begitu Horor Jumat malam kami mulai pendakian jam 19.00(waktu itu masih boleh nanjak malam di gn.Gede..sekarang sudah gk boleh)sampai kandang badak sekira jam 02.00 kami ngecamp sebentar untuk makan.. Jam 03.00 kami lanjut untuk mengejar sunrise dipuncak..tp badai datang dan kami tertahan di tanjakan setan.hingga kami sampai dipuncak agak siang krn hujan badai akhirnya kami ngecamp dipuncak sampai sore..baru kami turun ke Suryakencana..sampai surken hampir magrib..ada sebagian dari kami ingin bermalam lg disurken dan besok baru turu

Mistis di Gunung Slamet, Tas Kerir Berubah jadi Anak Kecil

setahun yg lalu saya dan kawan2 pergi ke gunung slamet jawa tengah.. kami berangkat 5 orang  yg terdiri dr pria2 kece ๐Ÿ˜ yaitu om chris, mas bolay, limbong, bang narwin dan saya.. seperti biasa, awal pendakian kami awali dengan berdoa agar segala urusan kita dilancarkan.. kami mulai mendaki pukul 9 pagi dari pos bambangan.. kami terus berjalan santai sambil bercanda.. saat kami mendaki siang harinya turun hujan.. kami terus berjalan dengan jas hujan.. setelah hujan reda kami mencari tempat camp karna sudah mulai gelap.. kami camp diatas pos samarantu (katanya disini angker). kami mendirikan tenda dan menyiapkan kebutuhan untuk makan.. MALAM PUN TIBA kami mendirikan dua tenda.. saya, bang narwin dan mas bolay di tenda 1.. dan limbong sama om chris di tenda 2.. malam makin larut.. saya berniat keluar tenda untuk menawarkan makanan ke tenda 2.. saat saya menyenter kearah tenda 2, alangkah kagetnya saya.. saya dikejutkan dengan sesuatu yg menggantung dan bergerak.. ternyata itu ja