Langsung ke konten utama

Dari Ranukumbolo dan Hilang di Ngadas

Hai kakak admin aku mau share soal hampir hilangnya kami di ngadas, saya Yayang Islami

Sepulang dari ranu Kumbolo gunung semeru kita sampai ranu pani kira-kira pukul 18.00 kita mau lanjut pulaNg dan kerumahku di malang daerah pakis deket desa tumpang, 
Saya sama rombongan berjumlah 7 orang membawa sepeda motor meluncur turun, saya dengan guru saya paling dpn membawa matic belkang teman-teman saya, sama guru saya sudah di ingatkan kalau jlan pelan-pelan biar gak ketinggalan

Saat turun ada medan berbatu  2 kali melwati medan berbatu dan langit keadaan gelap stelah medan kedua kami melewati jalan aspal dan saya di ingatkan guru saya, "liat teman-teman ada gak" saya menjawab "ada pak" karna yang saya lihat teman belakang saya persih dan banyak lampu sepeda di belakang, semakin lama jalan semakin enak dan lancar turun dan berkelok ringan dan semkin menjauh ii desa lama sekali turun tiba-tiba rem sepeda yaNg saya tumpangi  blong bagian dpn nya, guru saya menepi dan teman di belakang saya, lalu saya tanya "lho anak-anak mana?" Di jawab "gak tau" karena di keadaan sendiri tanpa memboceng siapa pun 

Guru saya berkata "di tunggu aja paling beda diKit orang kita tdi pelan-pelan" kami bertiga menunggu cukup lama dan berbincang setelah itu kaMi memutuskan untuk kembali ke atas ke desa walau itu jauh, ke atas di pimpin teman saya, teman saya melihat makam dan di memBuNyikan klakson dan makan itu tdk jauh dari tempat kita berhenti tak lama kita sudah menemukan desa dan k anehnya rem nya kembali tdk jadi blong dan kawan-kawan disana semua  anehnya dari desa itu ke tempat saya berhenti tadi itu jauh seperti sudah melewati pos trisula  padhal belum melewatinya, setelah itu kita aman dan berhenti di pos trisula yang seakan-akan tadi sudah dilewati  sedangkan pos trisula belum kita lewati, entah jika kami tidak kembali apa jadi kita bertiga di sana, dan smapai di rumah saya kira" jam 11 malam

Itu sedikit cerita saya sepulang dari ranu kumbolo gunung semeru

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Apa itu Radang Dingin (Frosbite)? Bagaimana Penanganan dan Pencegahannya?

Frostbite adalah termasuk penyakit yang bisa kita temukan ketika berada di pada suhu rendah. Penyakit ini kadang akan menjangkit para pendaki gunung. Frost bite sendiri ialah suatu gangguan yang disebabkan akibat  paparan dingin yang mengenai bagian anggota tubuh dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal ini akan menyebabkan aliran darah, cairan tubuh dan juga nutrisi serta oksigen terganggu. Hal itu akan menyebabkan kematian pada jaringan. Untuk anggota tubuh yang sering terkena ialah pada bagian yang mempunyai sedikit lapisan lemaknya seperti nagian jari tangan dan kaki, cuping telinga, hidung. Penyakit frost bite ini dibagi menjadi dua berdasar tingkat keparahannya.  Untuk stadium awal akan lumayan parah, dan pada stadium lanjut yang artinya sangat parah. Ciri-cirinya dari frost bite ini sebagai berikut: 1. Pada stadium awal Korban akan merasakan anggota tubuh seperti  (bisa jari tangan, atau kaki, hidung, telinga) terasa nyeri seperti ditusuk - tusuk oleh jarum, dan kad

Apa yang harus dilakukan jika Tersesat di Gunung?

Foto oleh @yudapurnawirawan Berikut beberapa tips supaya Anda dapat pulang dengan selamat Jika Anda menghabiskan banyak waktu untuk melakukan pendakian di gunung, kemungkinan Anda akhirnya akan tersesat juga. Ini juga terjadi bahkan untuk para pendaki berpengalaman. Salah satu kunci untuk kelangsungan hidup Anda adalah dengan membuat rencana pendakian yang matang dan memberitahukan rencana pendakian anda kepada seseorang. "Sudah lama sejak aku tersesat," kata Tim Glover, seorang ahli pendakian yang menghabiskan lebih dari 20 tahun untuk hiking di pegunungan Virginia dan North Carolina. "Saya merencanakan ke depan dan benar-benar memeriksa jejak peta sebelum aku pergi. Saya selalu memberitahu seseorang di mana aku akan pergi mendaki dan hari dimana saya kembali turun pendakian. " Jika Anda tidak kembali tepat waktu, Glover menjelaskan, teman atau anggota keluarga Anda akan tahu dan melaporkan ke pihak berwajib untuk memberi peringatan dan memulai misi pen