Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

Papan Larangan di Sabana Cikasur Gunung Argopuro

Info oleh @dia.ncuk : Papan tulisan ini berada pada sabana luas cikasur. Letak papan terletak dibadan tiang bendera. Saat di lokasi saya bertanya "kenapa ada peringatan seperti ini, apakah arah tersebut merupakan daerah habitat spesies langka atau binatang buas" Setelah sampai di Basecamp Bremi saya bertemu dengan Bp Arifin, beliau seorang relawan yang mengabdikan dirinya pada Gn Argopuro. Saya menyanyakan hal tersebut dan jawaban yang diterima sangat mengejutkan. Jalan yang ada papan tulisan itu ternyata jalur dari Jember, pertanyaannya "kenapa jika itu merupakan jalur harus diberikan papan tersebut, dan jika karena binatang buas atau melindungi spesies langka kenapa dibuat jalur tersebut sebagai jalur pendakian?". Ternyata menurut Pak Arifin itu karena pernah ada kejadian anggota pemerintah daerah yang tewas disana entah apa sebabnya tapi banyak yang menyangka bahwa tewas karena hewan buas, maka dibuat papan ini. Menurut Pak Arifin tewasnya anggota saat be

Mistis Pendakian Lawu, Pocong, Gendruwo dan Kuntilanak

Pengalaman dari @dyaah_dewi : Mau sedikit bercerita, Pernah ketika itu di Lawu 2007 usia saya masih ada 17th paling kecil dari rombongan kami, kami naik ber 7 dengan kakak kandung saya cewek yg baru saja menikah,  hanya kami berdua cewek. 5 orang yang lain adalah suami kakak dan 4 teman kakak, Naik dari cemoro kandang,  kami mulai berjalan dari jam 7 malam,  waktu itu ada bbrapa saja yg naik. . Saya tidak menjumpai tim yg lain saat diperjalanan. Teman kakak saya tiba2 pusing dan mual muntah,  kemudian baru sadar yg di (maap)  muntahi itu "trebelo" (peti jenazah),, yang melihat temen kakak yg lain,  kemudian kami smpai dipos 3 ada batu tumpuk... ,tidur disana karena itu benar2 situasi tidak mendukung... dimalam itu, kami tidur,  banyak suara2 yg aneh... Tenda dibalang.... Kmudian kami melanjutkan perjalanan... sampai dipos 4 waktu itu jam 11 siang,hari  sudah gelap sekali. Hujan trn... suami kakak tiba2 menggigil kedinginan..Kemudian kami nyalakan api dan menyiapkan par

8 Jalur Pendakian Gunung Prau dan Waktu Tempuhnya

Ada 8 jalur pendakian, 6 untuk umum dan 2 masih digunakan untuk konservasi. Berikut sedikit ulasan 6 jalur pendakian Gunung Prau yang digunakan untuk umum, diringkas dari berbagai sumber 1. Gunung Prau via Jalur Patak Banteng Jalur favorit pendaki, karena jarak tempuhnya pendek sekitar 1,5 sampai 3 jam pendakian, lokasinya juga berada di tepi jalan raya. Kalau kamu mau mendaki melalui jalur ini jangan weekend atau hari libur, akan sangat ramai bahkan harus antri 2. Gunung Prau via Jalur Dieng Wetan Termasuk jalur pendakian favorit karena dekat dengan obyek wisata dieng, lokasi base camp berdekatan dengan penginapan Bu Djjono. Dengan jalur yang cukup landai dan tidak terlalu terjal, waktu pendakian adak lama, bisa 3 - 4 jam. 3. Gunung Prau via Dieng Kulon Jalurnya ada di dekat dengan Candi Dwarawati. Kalau mau menuju basecamp ini, cara paling mudah yaitu dengan mencari lokasi tujuan wisata Candi Dwarawati. Lama pendakian sekitar 4 - 5 jam. 4. Gunung Prau via Jalur Kali

Tugas Leader dan Sweeper Pendaki Gunung

Ada Leader tentunya juga ada Sweeper. Leader mempunyai fungsi sebagai pemimpin dalam kawanan pendakian. Biasanya leader itu orang yang mempunyai sifat atusiasme dan semangatnya tinggi. Coba bayangin aja kalau leadernya letoy atau orangnya gampang nyerah dan gak semangat, pasti pendakian jadi kacau. Leader itu penting sebagai penyemangat ketika yang lainnya pada kendor, pastinya juga perlu tanggung jawab, nggak boleh asal mimpin ninggal kawan kawannya yang ada di belakang. Peran Sweeper sendiri juga tak kalah penting dari Leader, Sweeper ini bertugas sebagai penyapu rombongan pendakian agar tidak ada barang maupun pendaki yang tertinggal dalam pendakian. Biasanya sweeper ini orangnya teliti dan kuat fisiknya. Tau sendiri kan, biasanya yang paling belakang itu yang paling capek 😅. Kalo gak percaya coba saja. Jika Sweeper bertugas dengan baik, tidak akan ada satu pun pendaki yang akan tertinggal dan hilang. Maka dari itu biasanya Sweeper berada di posisi belakang dalam rombong

Diserbu Pacet Saat Mendaki Gunung Bukit Raya

Cerita dari @lellyfaizah : Kalimantan Tak Terlupakan ! Beberapa waktu yang lalu, ada seseorang yang bertanya "perjalanan mana yang paling berkesan untuk mba lelly ?" Setelah mencoba mengingat semua perjalanan yang pernah dilakukan, pendakian bukit raya di Katingan Kalimantan Tengah adalah jawabannya . Biasanya, gw akan dengan senang hati untuk bermimpi akan kembali lagi ke sebuah lokasi yang pernah gw datengin, tapi gak untuk bukit raya !! Setiap mendaki gunung, biasanya gw akan sangat "betah" berlama-lama dialam bebas, pokoknya kalo bisa gak usah pulang..tapi beda dengan bukit raya, gunung yang menjadi salah satu #sevensummit ini adalah satu-satunya gunung yang bikin gw nangis dan pengen cepet pulang 😅😅 Bayangin, hutannya masih rapat banget dan ini bikin pendaki berkeringat sangat banyak dan selalu merasa dehidrasi , masalahnya sumber air disini terbatas ! Jadi kalo denger suara aliran air, bahagianya luar biasa ! Belum lagi, bukit raya ini adala

Pendaki Melihat Kuntilanak Terbang di Gunung Gede Pangrango

Setelah sy (@ajirandisepta) menulis pengalaman sy 17 tahun yg lalu berjudul "Bertemu 3 sosok misterius dijalur Putri dan tersasar disimpang Maleber gunung gede pangrango" . Yg sudah di repost oleh @mountnesia Maka ini pengalaman pertama saya naik Gn.gede pangrango lg setelah 16tahun.. tepatnya kami naik Gn.Gede via Putri pada tgl 30september 2016 Team sy terdiri dari 10 orang.. saya Randi..Suzan(istri saya yg ngebet banget naik gn.gede padahal sy sering ceritain kisah sy nyasar berhari2 disana..tp sy jg sering menceritakan keindahan suryakencana..dan itu yg membuatnya kesemsem pengen ke surken via putri) Ika(adik ipar sy..istri dari Ryan yg ada pada kisah kami tersasar disimpang maleber) bastio(yg jg ikut ketika tersasar disimpang maleber..malah dia ini yg paling lama ngobrol dng 3sosok misterius itu). selebihnya adalah anggota komunitas PALAD(PecintaAlamDukuhpinggir)TanahAbang(Anto..aly..bimbim..alung..papaw..ruby) Inilah kisah kami Kami sampai pos putri

Urusan Sampah, Pendaki Indonesia Sering Ngeyel

Sedikit percakapan dari @rezarahmadan_ -  Teringat di waktu itu ketika saya mengunjungi alam nya Gunung Rinjani, ga sengaja mendengar percakapan dua orang pendaki. Sebut saja dia itu adalah si A pendaki yg mungkin sudah eksis di beberapa gunung di Indonesia dan si B pendaki yg lagi asik bersantai melepas lelah sejenak sambil menikmati sebungkus roti yg ada di saku nya. A : Maaf bang itu tolong sampah nya jangan di buang sembarangan, kalo ga masukin kantong lagi. B : Lah suka2 gw mau buang dimana, lagian gw ke sini bayar, beli tiket masuk juga, ntar juga ada yg ngebersihin yg penting gw happy. Lalu si A pergi dengan wajah yg sedikit kesal. Dan saya ikut berjalan sesekali menyapa si B, "duluan sedikit ya bang, sini bang sampah nya masukin ke trashbag saya aja", sapa saya ke si B. Keesokan hari nya ga sengaja tenda si B berdekatan dengan tenda saya di danau Segara Anak, dan si B menyapa saya saat saya lagi menumpulkan kaleng gas kosong dan mengajukan sebuah pertan

Banyak Puntung Rokok di Gunung, Ulah Siapa?

@rinceptr : Hasil panen puntung rokok dan kotoran lainnya di penanggungan kemaren. ini baru di sekitar camp gua doang dan gua nge-Camp juga gak di keramaian 😄 gimana ceritanya ya kalau di keramaian (Puncak bayangan) Jenis terbanyak masih dipegang kaum puntung rokok diikuti oleh tissue basah dan posisi ketiga di pegang serpihan bungkus permen dan bumbu mie instan 😄. Sebenarnya ulah siapa sih? NB(*) Sampah kalian jangan di tinggal gaes 😄 bukan alam aja yang kalian bikin susah, orang-orang yang peduli terus mungutin sisa sampah kalian juga jadi susah. Karena mungutin sampah kecil kaya bungkus permen sama puntung rokok itu gak gampang gaes 😄 Loc : Gunung Pawitra / Penanggungan via Tami ajeng. sekilas sejarah Gunung Penanggungan (dahulu bernama Gunung Pawitra) (1.653 m dpl) merupakan gunung berapi kerucut (istirahat) yang terletak di Jawa Timur, Indonesia. Posisinya di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Mojokerto (sisi barat) & Kabupaten Pasuruan (sisi timur), berjarak se