Langsung ke konten utama

Dua Pendaki Indonesia Tapaki Kilimanjaro, Gunung Tertinggi Benua Afrika


Semua Usaha Doa dan keyakinan yang menyatu tak akan mengkhianati hasil.

Alhamdulilah puji syukur kami haturkan kepada Allah SWT.

Setelah melakukan perjalan 5 Hari, Tim Mafesripala world seven summits xpedition Eureka,  Kilimanjaro series 2018, akhir nya sampai dipuncak tertinggi di Benua Afrika.

Tanggal 24 Mei 2018 ,Pukul 00.00 Waktu Tanzania, Tim Bangun dari Istirahat mereka & memulai persiapan untuk Summits menuju Uhuru Peak the  roof top of Mt Kilimanjaro.

Pukul 01.00 Waktu Tanzania Tim  memulai perjalanan dari Barafu Camp pada ketinggian 4600 MDPL , selama 30 Menit berjalan perjalanan mereka di iringi lebatnya salju yang turun, & akhir pada pukul 09.02 Waktu Tanzania , Alhamdulillah Tim Eureka Sriwijaya sampai dipuncak tujuan Uhuru Peak Kilimanjaro 5895 MDPL.

Semua ini berkat dukungan & doa kita semua. Semoga Teman teman di berikan kesehatan dan keselamatan hingga mereka sampai kembali di Indonesia.

Mereka tergabung dalam Mafesripala Universitas Sriwijaya(Unsri) Indralaya, Sumatera Selatan sukses mencapai Uhuru Peak, puncak tertinggi Gunung Kilimanjaro, gunung dengan ketinggian 5.895 meter di atas permukaan laut di Tanzania, Afrika.

Bagusnata (20) & Muhammad Razaq (21) menapaki puncak Kilimanjaro, Jumat (25/5/2018) dini hari waktu Indonesia.
.
"Kami bangga bisa bawa nama Unsri & Sumsel, mewakili Indonesia di kegiatan kali ini. Terlebih memasuki Asian Games. Ternyata sampai di Uhuru Peak tidak semudah seperti yang kita lihat di youtube. Cuaca berubah dan kabut jadi tantangan tersendiri," ujar M Razaq saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat (25/5/2018)

Keinginan keduanya untuk mengibarkan bendera merah putih serta mengalungkan kain Jumputan khas Sumatera Selatan sebagai wujud syukur, juga terpenuhi meski diterpa rasa dingin yang hebat.

Sebelum dilakukan pendakian, Bagusnata & Muhammad Razaq lebih dulu melewati beberapa seleksi. Sebanyak 30 anggota dari Mafesripala sebelumnya mengikuti uji coba.

Dari total seluruhnya, Bagus & Razaq terpilih sebagai dua pendaki yang berangkat menggapai gunung yang masuk dalam jajaran seven summit dunia tersebut.

Selamat ya !

Foto & Info
suara.com @nuuaditya #pendaki #indonesia #kilimanjaro

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Baderan

Berikut ini adalah Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Jalur Baderan Saya (Ryu) dan kedua teman saya, Dian dan Soni yang berangkat dari Surabaya ke Probolinggo pada Selasa malam dan sampai di pendakian jalur pos Baderan sekitar pukul 07.00 WIB. Karena saya sedang ada tugas kantor untuk mencari tahu tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis, jadi ketika sebelum melakukan pendakian, saya dan Dian singgah ke rumah tokoh masyarakat yang ada disana (nanti akan diceritakan tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis dari buku lama sesepuh). Sekira pukul 10.00 WIB, kami bertiga kemudian memulai pendakian dari jalur Baderan. Saat di pos Baderan, kami bertemu dengan sepasang kekasih yang merupakan mahasiswa dari Semarang, karena mereka baru perdana melakukan pendakian ke gunung argopuro, jadi mereka ikut barengan mendaki bersama dengan kami. Ditengah perjalanan, kami bertemu dengan satu tim lagi, yaitu mahasiswa berasal dari Jogjakarta. Lima orang mahasiswa jogja