Langsung ke konten utama

Alternatif Pendakian Gunung Jawa Tengah

baru baru ini beberapa gunung di Jawa Tengah ditutup jalur pendakiannya. Adalah Sumbing Andong Merapi Merbabu dan (gn. Ungaran, sudah dibuka belum ya?)

Penutupan jalur tersebut juga mempunyai alasan tersendiri. Pasalnya beberapa gunung mengalami kebakaran bahkan hingga menyebabkan korban meninggal ketika  dalam misi pemadaman kebakaran gunung dan Gunung Merapi yang memiliki tanda tanda erupsi juga masih ditutup jalur pendakiannya.


Daripada menunggu jalur pendakiannya dibuka, yuk mending cari alternatif lainnya. Biarkan gunung gunung yang ditutup jalur pendakiannya tersebut beristirahat.


Berikut beberapa alternatif gunung di Jawa Tengah yang cocok dikunjungi untuk pendakian, tap tap dan geser foto <•>>


1. Gunung Prau

pastinya sobat sobat @mountnesia sudah tidak asing lagi dengan gunung yang satu ini. Walaupun ketinggiannya tak seberapa, tetapi Gunung Prau yang berada di dataran tinggi dieng ini mempunyai pesona pemandangan yang luar biasa. Dari gunung ini kita bisa melihat sunrise spesial dengan background gunung gunung di Jawa Tengah. Sindoro Sumbing Merapi Merbabu terlihat jelas dan gagah dari sini.


2. Gunung Kembang

Mungkin beberapa sobat @mountnesia masih belum familiar dengan gunung ini karena jalur pendakiannya masih baru dibuka. Gunung ini mempunyai view yang memesona. Gunung Kembang dengan ketinggian sekitar 2340 mdpl ini berada di sebelah barat gunung Sindoro, bersebalahan. Bila kita melihat view Gn. Sindoro dan melihat gunung kecil di sebelahnya, itulah gunung kembang. Beberapa orang berpendapat kalau gunung ini adalah anaknya gunung sindoro karena lokasinya yang berdekatan dan terlihat menempel disebelahnya. Jalur pendakiannya juga masih sangat bersih, bebas sampah. buat kamu yang mau kesini, harap jaga kebersihannya ya, jangan nyampah!!!


3. Gunung Sindoro

Adalah sebuah gunung volkano aktif yang terletak di Jawa Tengah, dengan Temanggung sebagai kota terdekat. Setelah ditutup beberapa waktu lalu karena kebakaran, Sindoro sudah aman dan dibuka kembali jalur pendakiannya. View gunung ini tentunya memberikan kesan tersendiri. Di sekitaran puncak sindoro kita bisa menikmati hamparan pemandangan yang menakjubkan, bila beruntung kita bisa melihat sunrise dan lautan awan yang begitu indah. kita juga dapat melihat kawah puncak yang masih aktif. jalur pendakian favoritnya adalah Kledung. basecamp kledung cukup mudah dijangkau  karena berada di pinggir jalan raya.


alternatif lainnya adalah Gunung Slamet dan Gunung Lawu. Namun dua Gunung ini tergolong masuk kategori medium atau termasuk hard dalam hal lama waktu pendakian dan medan yang dilalui.


itulah beberapa alternatif pendakian gunung di jawa tengah dengan kategori ringan dan medium.


jadi, mau nanjak yang mana nih?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Baderan

Berikut ini adalah Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Jalur Baderan Saya (Ryu) dan kedua teman saya, Dian dan Soni yang berangkat dari Surabaya ke Probolinggo pada Selasa malam dan sampai di pendakian jalur pos Baderan sekitar pukul 07.00 WIB. Karena saya sedang ada tugas kantor untuk mencari tahu tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis, jadi ketika sebelum melakukan pendakian, saya dan Dian singgah ke rumah tokoh masyarakat yang ada disana (nanti akan diceritakan tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis dari buku lama sesepuh). Sekira pukul 10.00 WIB, kami bertiga kemudian memulai pendakian dari jalur Baderan. Saat di pos Baderan, kami bertemu dengan sepasang kekasih yang merupakan mahasiswa dari Semarang, karena mereka baru perdana melakukan pendakian ke gunung argopuro, jadi mereka ikut barengan mendaki bersama dengan kami. Ditengah perjalanan, kami bertemu dengan satu tim lagi, yaitu mahasiswa berasal dari Jogjakarta. Lima orang mahasiswa jogja