Langsung ke konten utama

TN Ciremai Akan Menerapkan Sistem Booking Online Untuk Pendakian

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai akan menerapkan Sistem Booking Online untuk regustrasi pendakian Gunung Ciremai. Menurut pihak TN Ciremai, sistem booking online ini akan dilakukan uji coba pada akhir tahun 2018 ini.

Saat ini pos V atau biasa disebut Sanghyang Rangkah disediakan sebagai lokasi "Rest Area" bagi pendaki Apuy sebelum menggapai puncak.

MPGC Apuy telah menata pos ini dengan menyiapkan 74 plot tenda kapasitas empat orang. Disini tersedia sarana penunjang seperti Mushola dan Toilet. Personil MPGC pun "standby" 24 jam di Sanghyang Rangkah ini.

Penataan Pos V merupakan bagian dari sistem "booking online" pendakian gunung Ciremai yang saat ini sedang di godok Balai Taman Nasional Gunung Ciremai.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Pihak TN Ciremai, nantinya, calon pendaki harus daftar melalui aplikasi online yang bisa di akses menggunakan android atau smartphone.

Caranya amat mudah. Calon pendaki harus mengisi formulir online tersebut dan mengunggah foto dokumen persyaratan yang diminta seperti kartu identitas dan keterangan kesehatan dari dokter.

Jangan lupa memilih plot lokasi untuk kemping. Lalu bayarlah tarif pendakian dengan transfer bank atau pada konter "minimarket". Saat di pos tiket, oendaki hanya tinggal menunjukan "booking code" atau "barcode" kepada petugas.

 Gunung Ciremai yang menjadi atapnya Jawa Barat. Gunung setinggi 3.078 meter di atas permukaan laut ini adalah primadona para perindu puncak gunung di tingkat nasional.

Gunung Ciremai mempunyai empat jalur pendakian yakni Apuy di kabupaten Majalengka, sedangkan jalur Linggasana, Palutungan dan Linggajati ada di kabupaten Kuningan.

Jalur Apuy yang populer dan menjadi salah satu favorit bagi para pendaki. Selain jalur yang tidak terlalu panjang dan trek yang tidak terlalu ekstrim, panorama yang tersaji sepanjang trek juga sangat memanjakan mata.

Akses menuju jalur pendakian Apuy tidaklah sulit. Biasanya tempat yang pertama dituju yakni perempatan Kadipaten atau terminal Majalengka. Transportasi selanjutnya bisa naik Angkot, Minibus Elf atau angkutan lain menuju Pasar Maja. Dari situ dilanjutkan dengan kendaraan carteran yang tersedia.

Mitra Pendakian Gunung Ciremai (MPGC) Apuy mulai merintis dan membenahi serta mensosialisasikan peningkatan layanan pendakian sejak awal Oktober ini untuk persiapan dan peningkatan pelayanan booking online.

Apa pendapatmu?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Apa itu Radang Dingin (Frosbite)? Bagaimana Penanganan dan Pencegahannya?

Frostbite adalah termasuk penyakit yang bisa kita temukan ketika berada di pada suhu rendah. Penyakit ini kadang akan menjangkit para pendaki gunung. Frost bite sendiri ialah suatu gangguan yang disebabkan akibat  paparan dingin yang mengenai bagian anggota tubuh dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal ini akan menyebabkan aliran darah, cairan tubuh dan juga nutrisi serta oksigen terganggu. Hal itu akan menyebabkan kematian pada jaringan. Untuk anggota tubuh yang sering terkena ialah pada bagian yang mempunyai sedikit lapisan lemaknya seperti nagian jari tangan dan kaki, cuping telinga, hidung. Penyakit frost bite ini dibagi menjadi dua berdasar tingkat keparahannya.  Untuk stadium awal akan lumayan parah, dan pada stadium lanjut yang artinya sangat parah. Ciri-cirinya dari frost bite ini sebagai berikut: 1. Pada stadium awal Korban akan merasakan anggota tubuh seperti  (bisa jari tangan, atau kaki, hidung, telinga) terasa nyeri seperti ditusuk - tusuk oleh jarum, dan kad