Langsung ke konten utama

Estimasi Pendakian Gunung Latimojong

Dari @milan2707b  -  Gunung Latimojong termasuk merupakan 7 summit Indonesia . Gunung Latimojong adalah gunung yang tertinggi di pulau Sulawesi dengan ketinggiannya mencapai 3.478 m

Pegunungan Latimojong ini juga membentang dari selatan ke utara. Pada sebelah barat Gunung Latimojong ialah Kabupaten Enrekang, sedangkan sebelah utara merupakan Kabupaten Tana Toraja, sebelah selatan adalah daerah Kabupaten Sidenreng Rappang dan area sebelah timur seluruhnya wilayah Kabupaten Luwu sampai di pinggir pantai Teluk Bone.

Untuk jalur favorit pendakian gunung latimojong adalah melalui perjalanan dari dusun Karangan , kabupaten Enrekang

Perjalanan dari makassar menuju Enrekang bisa naik menggunakan tranportasi umum , lalu menuju Baraka . Dari Baraka bisa dilanjutkan menggunakan jeep atau truk untuk menuju Basecamp Karangan

Basecamp – Pos 1 (120 Menit)

Perjalanan pendakian latimojong menuju ke pos 1 akan melewati perkebunan kopi serta menyeberangi beberapa buah sungai kecil.


Pos 1 ke Pos 2 dengan waktu tempuh sekitar 45 Menit

Perjalanan menuju pos dua akan ditempuh melewati hutan yang cukup lebat . Di pos 2 terdapat sungai yang sangat deras dan  airnya yang sangat jernih


Pos 2 -  Pos 3 waktu tempuh pendakian 60 Menit

Perjalanan Menuju pos 3 latimojong ini melewati jalur yang sangat terjal. Inilah trek yang paling sadis.


Pos 3 ke pos 4 perjalanan pendakian sekitar 60 Menit

Menuju pos 4 jalan pendakian yang dilalui agak landai, tidak seterjal perjalanan menuju pos 3.



Pos 4 ke pos 5 (90 Menit)

Trek pos 4 ke pos 5 tak jauh berbeda dengan medan pendakian yang sebelumnya . Disini merupakan tempat yang paling strategis untuk mendirikan tenda karena arealnya cukup luas dan juga ada sumber air berupa sungai yang sangat jernih .

Pos 5 – Pos 6 (60 Menit)

Treknya lumayan menanjak sampai di pos 6 ,  tidak ada sumber air


Pos 6 ke Pos 7 waktu pendakian sekitar 60-90 Menit

Selepas dari pos 6 , jalur pendakiannya akan semakin menanjak . Kita akan menjumpai hutan lumut yang sangat eksotis lho. Jalur pendakian semakin terbuka . Pos 7 Kolong Buntu Latimojong ini merupakan areal berupa lapang yang terbuka , disini terdapat sumber air jernih berupa sungai kecil.


Pos 7 - Puncak Latimojong (90-120 Menit)

Pendakian simmit attack dari pos 7 menuju puncak jalannya sudah agak landai , karena banyak percabangan maka setiap pendaki gunung harus hati-hati dalam memilih jalur . Di Puncak gunung latimojong terdapat sebuah tugu yang menandakan puncak tertinggi gunung Latimojong yaitu Rante Mario.

#parapejalan  #nafaspendaki  #pendakikeren  #pendakikusam #mountnesia  #pendakigunung #pendakiindonesia 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Baderan

Berikut ini adalah Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Jalur Baderan Saya (Ryu) dan kedua teman saya, Dian dan Soni yang berangkat dari Surabaya ke Probolinggo pada Selasa malam dan sampai di pendakian jalur pos Baderan sekitar pukul 07.00 WIB. Karena saya sedang ada tugas kantor untuk mencari tahu tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis, jadi ketika sebelum melakukan pendakian, saya dan Dian singgah ke rumah tokoh masyarakat yang ada disana (nanti akan diceritakan tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis dari buku lama sesepuh). Sekira pukul 10.00 WIB, kami bertiga kemudian memulai pendakian dari jalur Baderan. Saat di pos Baderan, kami bertemu dengan sepasang kekasih yang merupakan mahasiswa dari Semarang, karena mereka baru perdana melakukan pendakian ke gunung argopuro, jadi mereka ikut barengan mendaki bersama dengan kami. Ditengah perjalanan, kami bertemu dengan satu tim lagi, yaitu mahasiswa berasal dari Jogjakarta. Lima orang mahasiswa jogja