Langsung ke konten utama

Mekarnya Bunga Verbana, Lavender Semeru April - Mei


Jalur pendakian Gunung Semeru baru saja dibuka awal bulan Mei 2019 lalu. Banyak pendaki yang sangat rindu dengan ketinggian Semeru pun menyambut gembira dibukanya jalur pendakian gunung tertinggi di Pulau Jawa ini. Nah, kalau kalian mendaki di bulan bulan ini, pendaki akan menjumpai lautan bunga Verbena di gunung Semeru yang sedang mekar-mekarnya. Biasanya sejak bulan April juga sudah mekar.

Pemilik foto, Suhartono Semeru, mengatakan kalau foto diatas masih baru, diambil sekitar awal Mei 2019 ini. Bunga verbana ini masih tumbuh dengan segarnya.

Lautan bunga Verbena di Gunung Semeru ini akan tumbuh subur di sekitar Oro-Oro Ombo. Sejauh mata kalian memandang akan terlihat hamparan bunga berwarna ungu. Memang terliat sangat cantik dan indah, walau sebenarnya bunga Verbena di Semeru ini adalah tumbuhan parasit yang bisa berbahaya bagi ekosistem yang di sekitarnya. Maka itu, walau mengancam, verbena tak boleh dicabut dibawa pulang. Dikhawatirkan, saat dibawa turun, verbena akan jatuh di jalur pendakian dan malah akan tumbuh di sana.

Di beberapa situs web mengatakan bawhwa bunga dengan nama asli Verbena Brasiliensis Vell ini tumbuh memenuhi lahan seluas kurang lebih sekitar 20 hektare. Right?

Kalau kaliankesini dan berjalan menyusuri hamparan bunga Verbena di Oro-Oro Ombo ini rasanya seperti berada didalam tempat yang sangat jauh dengan berjuta keindahannya yang memanjakan hati, mata, dan fikiran tuk melupakan sejenak penatnya kota. Pemandangan cantik ini juga membuat Oro-Oro Ombo menjadi salah satu spot favorit untuk mengabadikan momen - momen perjalanan pendakian di gunung Semeru.

Ingin kesini?
Ingat untuk jaga kebersihannya, jangan buang sampah sembarangan, dan stop vandalisme ya guys.

Stay follow, @mountnesia @mountnesiaofficial @mountravellers #mountnesia

#semeru#orooroombo#ranukumbolo#mahameru#pendaki

Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Apa itu Radang Dingin (Frosbite)? Bagaimana Penanganan dan Pencegahannya?

Frostbite adalah termasuk penyakit yang bisa kita temukan ketika berada di pada suhu rendah. Penyakit ini kadang akan menjangkit para pendaki gunung. Frost bite sendiri ialah suatu gangguan yang disebabkan akibat  paparan dingin yang mengenai bagian anggota tubuh dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal ini akan menyebabkan aliran darah, cairan tubuh dan juga nutrisi serta oksigen terganggu. Hal itu akan menyebabkan kematian pada jaringan. Untuk anggota tubuh yang sering terkena ialah pada bagian yang mempunyai sedikit lapisan lemaknya seperti nagian jari tangan dan kaki, cuping telinga, hidung. Penyakit frost bite ini dibagi menjadi dua berdasar tingkat keparahannya.  Untuk stadium awal akan lumayan parah, dan pada stadium lanjut yang artinya sangat parah. Ciri-cirinya dari frost bite ini sebagai berikut: 1. Pada stadium awal Korban akan merasakan anggota tubuh seperti  (bisa jari tangan, atau kaki, hidung, telinga) terasa nyeri seperti ditusuk - tusuk oleh jarum, dan kad

Apa yang harus dilakukan jika Tersesat di Gunung?

Foto oleh @yudapurnawirawan Berikut beberapa tips supaya Anda dapat pulang dengan selamat Jika Anda menghabiskan banyak waktu untuk melakukan pendakian di gunung, kemungkinan Anda akhirnya akan tersesat juga. Ini juga terjadi bahkan untuk para pendaki berpengalaman. Salah satu kunci untuk kelangsungan hidup Anda adalah dengan membuat rencana pendakian yang matang dan memberitahukan rencana pendakian anda kepada seseorang. "Sudah lama sejak aku tersesat," kata Tim Glover, seorang ahli pendakian yang menghabiskan lebih dari 20 tahun untuk hiking di pegunungan Virginia dan North Carolina. "Saya merencanakan ke depan dan benar-benar memeriksa jejak peta sebelum aku pergi. Saya selalu memberitahu seseorang di mana aku akan pergi mendaki dan hari dimana saya kembali turun pendakian. " Jika Anda tidak kembali tepat waktu, Glover menjelaskan, teman atau anggota keluarga Anda akan tahu dan melaporkan ke pihak berwajib untuk memberi peringatan dan memulai misi pen