Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2019

Pengalaman Melihat Pendaki Tersesat di Gn. Arjuno Welirang

Berikut pengalaman bertemu pendaki tersesat di Gn. Arjuno Welirang Jadi waktu itu saya muncak ke welirang berempat, 2 cewek 2 cowok. Ketemu rombongan dari surabaya 4 0rang laki semua + 2 orang dari gresik sama jepara. terus pas kita turun dari pondokan. Dijalur pendakian tiba2 ada orang teriak2 dari semak. Akhirnya rombongan saya teriak juga. Orang yang disemak tadi teriak lagi, minta tolong dan bilang nyasar habis hilang selama 2 hari. Akhirnya teman2 saya semuanya berhenti , biar orang di semak tadi bisa samperin rombongan kami. Ditunggu2 orangnya ga datang. Akhirnya teman2 saya teriak lagi. Orang disemak tadi teriak juga "saya ga kuat mas" . Akhirnya teman2 dari rombongan saya sekitar 6 orang itu nyamperin mas2 yang disemak tadi. Mereka buka jalur disemak semak. Akhirnya ketemu. Kondisi mas2 tsb lemes banget. Pake baju + celana pendek. Ga pake sepatu jaket atau apapun. Lah teman2 saya sempet nanya ke mas2 tadi disemak2 . Mas2 nya malah bilang "habis tarung

Rute, Kemegahan dan Mitos Air Terjun Tumpak Sewu

Kemegahan air terjun ini kerap dijuluki sebagai 'Niagara-nya Indonesia'. Diberi nama Air Terjun Tumpak Sewu, lantaran air terjun ini disebut-sebut memiliki seribu aliran air yang bila diartikan ke dalam bahasa Jawa adalah 'sewu'. foto : Pesona Indonesia Air Terjun Tumpak Sewu atau yang biasa disebut juga dengan nama Coban Sewu adalah sebuah air terjun berketinggian sekitar   120 meter yang lokasinya berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Coban Sewu atau Air Terjun Tumpak Sewu ini merupakan air terjun terindah di Pulau Jawa dan Indonesia, karena mempunyai panorama yang sangat indah. Hal unik sekaligus menakjubkan yang ada   di air terjun tumpak sewu sini ialah deretan aliran air yang jatuh dari ketinggian 120 meter dan menciptakan suara deru yang sangat kencang. Panorama panorama yang disajikan di sekitarnya juga tak kalah mengagumkan, pemandangan hijau membalut indah tebing-tebing dan bebatuan yang berada di se

Mendaki ke Gunung Prau Solo Hiking? Jangan Deh!

[SOLO HIKING Mendaki ke Gunung Prau? SAYA RASA TIDAK] Penulis : @ allbahai . Awalnya sh @sigitwahyu_pamungkas tiba –tiba   ngajak backpackeran ke timur Jawa, tapi berhubungan saya belum berani (dari segi duit dan waktu) saya menawarkan untuk naik gunung aja, "Prau" karena pengin naik gunung yang santuy banget, tapi pemandangannya subhanallah hehehehe . Ngajak @smrafly (yang pengin diajak kalo nanjak bulan Agustus) eh ternyata lagi sibuk dia, ngajak @faisulr_ terhalang oleh ijin orang tua, alhamdulillah @dhickyaz mau diajak ikut heheheh Akhirnya kita bertiga bikin multichat, dan sepakat mau naik tanggal 30 Juli. Saya berangkat dari nangor, @sigitwahyu_pamungkas dari kebumen, @dhickyaz dari jogja Eh pas h-5 @sigitwahyu_pamungkas tiba2 batal ikut karena ada acara mendadak, sukur nya @dhickyaz katanya ngajak 3 teman nya dari jogja, alhamdulillah lumayan rame H-1 malem nya langsung caw Wonosobo naik bus budiman 100k dari rancaekek. Eh pas udah m

Dear Pendaki, Ini 5 Alasan Kenapa Kamu Masih Jomblo

Jomblo? Ya itulah salah satu problem yang cukup selalu hangat dan taka da habisnya bila di bahas di kalangan pendaki gunung Indonesia jaman now. Jomblo pendaki termasuk salah satu penyakit akut dari hati yang dialami kebanyakan pendaki gunung. Dear Pendaki, Ini 5 Alasan Kenapa Kamu sebgai seorang pendaki sampai sekarang ini masih mengalami hal miris yang dinamakan Jomblo :D 1. Kebanyakan Naik Gunung Bareng Temen Mungkin saat ini kamu masih sering naik gunung sama sobat²mu, bukannya punya banyak kenalan pas di gunung, tapi kalian malah lebih asyik menghabiskan perjalanan dan obrolan sama sobat sendiri. Nyatanya memang ngobrol bareng temen itu lebih asyik pas di gunung. Kadang kamu mungkin sering berfikir ngobrol bareng pendaki lain yang tidak dikenal itu kurang asyik soalnya sekarang ini gunung – gunung ramai dan banyak pendaki pemula atau kawula muda yang kurang respect atau tak peduli dengan pendaki lainnya. Mungkin itulah salah satu hal yang membuatmu malas untuk

Rute dan Harga Tiket Menuju Benteng Pendem Ambarawa (Fort Willem)

lagi cari tempat wisata buat piknik murah meriah aja nih guys?. Cukup dengan bawa kamera dan bawa diri yang happy kamu bisa datang ke tempat ini. Tempat paling pas untuk piknik murah meriah ini ada di Benteng Pendem Ambarawa, Kabupaten Semarang. Sudah siap untuk dapat foto-foto ciamik belum? foto : Pesona Indonesia Ambarawa ini merupakan salah satu wilayah yang berada di Indonesia yang kental dengan sejarah masa lalunya. Mulai dari adanya   legenda Rawa Pening hingga adanya sejarah dari era kolonial Belanda. Nama Kota Ambarawa juga kian dikenal masyarakat Tanah Air karena pernah meletus adanya pertempuran besar pascakemerdekaan Republik Indonesia, yakni perang Palagan Ambarawa antara pejuang Indonesia melawan para   tentara sekutu. lokasi tempat Benteng Fort Willem atau   yang malah lebih dikenal dengan Benteng Pendem Ambarawa ini berada   di area kompleks tentara di Ambarawa. bagaimana rute menuju ke benteng pendem ambarawa fort Willem ini? Cara untuk menuju ke Benten

Monumen Bajra Sandhi Dengan Sejarah, Keunikan dan Harga Tiketnya

Kalau di ibukota Jakarta punya Monas, Monumen Bajra Sandhi ini ibarat bagaikan Monas-nya Bali. Monumen ini begitu menawarkan wisata sejarah sekaligus edukasi untuk para wisatawan atau traveler yang berkunjung kesini. Pemandangan luarnya saja sudah sangat memikat, kamu pasti bakal penasaran pengin liat ke dalamnya kan! foto : pesonaid_travel Dimana tempat tepatnya alamat Monumen Bajra Sandhi ini? Monumen Bajra Sandhi berlokasi di Jalan Raya Puputan, Denpasar, Bali, tepatnya di Lapangan Renon. Bangunannya yang penuh dengan arsitektur bentuk bentuk khas Bali yang sangat memanjakan mata. Di dalamnya ada museum tentang sejarah perjuangan rakyat Bali tempo dulu. Serunya lagi kalau kita bisa menikmati 33 diorama yang akan menggambarkan Bali dari masa ke masa. Jangan lupa singgah sebentar ke sebuah telaga cantik yang juga dihuni oleh banyak ikan! Bukan hanya   monumen dan museum sejarah. Ada Museum 3D juga lho, letaknya di lantai dasar Monumen Bajra Sandhi! Namanya IAM BALI

Upacara di Puncak Gunung, Setuju atau Tidak?

Melakukan upacara di puncak Gunung setuju atau tidak? Mendekati 17 Agustus, banyak masyarakat Indonesia yang bakal membahas seputar dunia pendakian dan upacara tentunya. Ada yang begitu semangat, ada pula yang malah justeru merasa rishi dengan kegiatan upacara di puncak gunung – gunung di Indonesia. Lalu gimana menurutmu sobat? Berikut pendapat dari beberapa orang yang menyampaikan pendapatnya di komentar Instagram: Menurut akun @ paqueena, dia awalnya tidak setuju dengan upacara di gunung, tapi setelah merenenungkan kembali, dia pun setuju, berikut yang ia katakana : Hahaha... sudah salam damai para sahabat gunung 😃 , menurut saya ide upacara bersama adalah ide baik, merapatkan barisan dan kecintaan kita terhadap negeri ini. Kok pamer? iya pamer contoh yang baik, asal dapat menekan sombong akan keangkuhan (menurut saya). Kenapa di gunung?, ya karena idenya sahabat gunung, kan bukan anak pantai. (ingat alam ini di titipkan Allah bukan ke beberapa manusia,

Kecelakaan Pendakian di Atas kalimati Gunung Semeru Tak dapat Asuransi

Kecelakaan yang terjadi terhadap salah satu pendaki Gunung Semeru, Jawa Timur pada Minggu, 28 Juli 2019. Pendaki tersebut adalah Galuh Cahya Rabani, pendaki gunung yang terjatuh di sekitaran lereng Cemoro Tunggal dalam perjalanan sehabis mendaki menggapai puncak menuruni puncak gunung tertinggi Pulau Jawa tersebut. Kronologi kejadiannya bermula pada Sabtu, 27 Juli 2019. Korban awalnya mendaki gunung semeru bersama 4 rekannya berangkat dari base camp Ranu Pani sekitar pukul 09.40 WIB ke puncak Semeru. Sempat beristirahat sejenak di Ranu Kumbolo pukul 15.00 WIB, Lalu ke-5 orang ini kembali melanjutkan perjalanan pendakian pukul 17.00 WIB. Rombongan kemudian sampai di Pos Kalimati 20.30 WIB. Namun, ketika berada di pos tersebut 3 orang memilih untuk mendirikan tenda dan sisanya ingin melanjutkan perjalanan lagi. Korban pun kembali melanjutkan perjalanan bersama rekan-nya, yaitu Fathur Rozi. Di tengah perjalanan, ternyata Rozi tidak kuat dan memilih kembali ke Kalimati,

Antar Jemput Basecamp Gunung Slamet dan Lawu

Haii sobat petualang.. kini buat kamu yang mau mendaki menuju gunung lawu dan slamet semakin mudah untuk urusan transport.. santai tanpa ribet.. kami dari  @MounTravellers  (  @mountnesia  )'s group menyediakan paket antar - jemput dengan harga sangat terjangkau nih, bisa ke Lawu atau ke Gunung Slamet. @MounTravellers  (  @mountnesia   Kami akan menggunakan mobil avanza / xenia /ertiga (tinggal ketersediaan) Jangan kuatir duduknya sempit yaa, soalnya sebagian tas kalian bisa ditaruh diatas mobil.. hehe.. . Info detail silahkan Anda bisa wa 085292333366 / klik tautan yang ada di profil ig  @MounTravellers .. Terimakasih.. salam ngetrip 😊 seputar Gunung lawu dan Gunung Slamet Gunung Slamet dengan ketinggian   sekitar 3.428 meter dpl. adalah gunung berapi kerucut, terdapat di Pulau Jawa, Indonesia. Gunung Slamet ini berlokasi dan terletak di antara 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Brebes, Kabupaten   Banyumas, di Kabupaten Purbalingga, masuk Kabupaten Tegal, dan   juga masu

Foto - Foto Indah Bukit Panguk Kediwung Dlingo, Wajib Kesini!

Kalau kamu pengen menikmati sunrise atau mentari pagi yang dibalut dengan udara segar   dan lautan awan yang sangat memesona dan indah di Yogyakarta, salah satu daerah wisata bukit atau pegunungan yang paling banyak menawarkan tempat wisata tersebut adalah yang berlokasi di Kecamatan Dlingo masuk, berada di wilayah Kabupaten Bantul. Memang ada beberapa destinasi sangat menarik di Kecamatan Dlingo, salah satunya adalah ialah Bukit Panguk Kediwung Dlingo. Mungkin bagi kamu yang belum familiar dan mengetahuinya, Wisata   Bukit Panguk Kediwung ini lokasinya tidaklah jauh dari Kebun Buah Mangunan yang lebih dahulu di buka dan tenar di kalangan masyarakat. Bukit Panguk Kediwung dibuka untuk umum pada   pertengahan 2016 oleh masyarakat setempatnya. Oleh karenanya Bukit Panguk Kediwung memang tidak sepopuler destinasi di sekitarnya seperti Kebun Buah Mangunan atau Hutan Pinus Mangunan, walau secara lokasinya yang sangat berdekatan. Kelebihan dari Bukti Panguk Kediwung ini m