Langsung ke konten utama

Perbaikan Lima Jalur Resmi Pendakian Merbabu

 Sinyal lanjutan nih buat kalian yang selalu menanyakan kapan pendakian gunung merbabu di buka. Nah, sekarang ada yang baru di jalur pendakian merbabu via selo.



Minggu lalu telah dilaksanakan perbaikan jalur wisata pendakian di lima jalur pendakian resmi TN Gunung Merbabu.


Khusus Jalur Selo sedikit ada perubahan trek mulai dari HM 23 s.d. 24 simpang macan, dialihkan ke sisi kiri sejauh 4-5 m dari trek jalur lama dikarenakan jalur lama sudah tidak aman untuk dilalui dan rawan longsor. Perbaikan juga dilakukan di Pos 2 Pandean (HM 27) s.d. Pos 3 Batu tulis (HM 33) juga dibuat trek jalur pendakian baru melewati punggungan bukit di sebelah kiri dari jalur sebelumnya. Jalur lama sudah tidak aman dikarenakan rawan banjir bandang dan banyak lubang yang dalam karena tergerus arus air hujan.



Kegiatan ini dikerjakan oleh Pegawai TN Gunung Merbabu, Volunteer Merbabu, Warga Genting Desa Tarubatang, Warga Gancik, dan Warga Selowangan Desa Selo.


Kegiatan berjalan dengan baik dan lancar, dengan harapan dikala pandemi sudah berlalu dan wisata pendakian dibuka, jalur sudah aman untuk dilalui oleh peneliti maupun para pendaki tentunya👌



Jalur Pendakian Resmi Gunung Merbabu, Kamu  Bakal Pilih Mana? Jalur Selo 2. Jalur Suwanting. 3. Jalur Wekas 4. Jalur Cunthel, dan yang ke lima adalah Jalur Thekelan.

Jalur pendakian Merbabu via Selo bisa dibilang adalah yang paling favorit. Kebanyakan pendaki Gunung Merbabu memulai pendakian dari jalur yg berada di Boyolali ini.

Pendaki bakal menjangkau Merbabu dari sisi selatan melalui jalur Selo ini. Kelebihan jalur Selo yang paling menawan adalah adanya padang sabana yg terhampar sangat luas. Selain pemandangannya sangat indah, pendaki juga bisa berkemah di sabana itu.


Jalur Suwanting


Jika dirimu sudah ekspert dan sering mendaki Gunung Merbabu lewat jalur Selo, kamu selanjutnya bisa naik melalui jalur resmi lainnya lho, salah satunya adalah Suwanting. Melalui jalur ini, kamu bisa menjangkau puncak Merbabu dari sisi barat. Begitu kau sampai di pos III, kamu akan disuguhkan dengan panorama hamparan sabana membentang luas lho.. keren! Saat sampai di sabana, perjalanan sampai di puncak Trianggulasi juga sudah tidak terlalu jauh.

Jalur Wekas


Jalur pendakian Gn. Merbabu yang selanjutnya adalah melalui jalur di sisi utara. Jalur favorit untuk mendaki Merbabu dari selatan adalah via jalur Wekas yang berada di Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah guys.

Jalur Wekas jadi favorit pendakian karena memiliki tempat kemah yg luas di pos II dengan sumber air  melimpah banget! Banyak pendaki yang hanya mendaki untuk berkemah saja ternyata lho di camping ground ini.


Jalur Cunthel


Buat kalian yang ingin menjangkau puncak Gunung Merbabu dengan pendakian dari sisi utara bisa melakukannya via jalur Cunthel lho gaes. Jalur pendakian merbabu ini berada di Dusun Cunthel, Desa Kopeng, Kec. Getasan, masuknya sudah di Kabupaten Semarang ternyata! buat kalian para pendaki yang mendaki melalui jalur ini nantinya akan berjumpa dengan sebuah menara pemancar yang lokasinya ada di Pos Pemancar. Yah bisa dibilang kalau kami sampai di pos ini yang berarti kamu masih setengah perjalanan menuju puncak Merbabu. hahaha.


Jalur Thekelan


Jalur pendakian resmi Merbabu terakhir adalah lewat jalur Thekelan. guys! Lokasi Basecamp untuk Pendakian Gunung Merbabu via Thekelan ini terletak di desa dan kecamatan yang namanya sama dengan Basecamp Chuntel ternyata guys, yaitu adalah di Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kab. Semarang.


Jika dirimu melewati jalur ini, kamu  akan menjumpai suatu spot yang diberi nama Watu Gubug yang berbau hawa hawa mistis mencekam membuat bulu kuduk merinding begitu keras! Batu ini ternyata bisa dimasuki pendaki, ya meski terlihat kecil, dimasuki apanya ya kira kira? Nah, menurut mitosnya, batu ini adalah pintu gerbang untuk menuju dimensi lain, dimensi mistis ghoib?

Nah, dari kelima jalur mau coba yang mana dulu? Saran sih, selo dulu aja. 😁




📸 @adjisjaelani @volunteermerbabuselo

@siti.nurbayabakar 

@alue_dohong 

@inungwiratno 

@junitaparjanti

@balai_tn_gunungmerbabu





Komentar

Postingan populer dari blog ini

52 Tanaman Liar Yang Bisa Dimakan di Hutan

Berikut adalah 52 jenis tanaman liar yang bisa dimakan ketika tersesat di hutan atau pendakian gunung untuk bertahan hidup. Sangat penting mengetahui tentang tanaman liar sebelum mengkonsumsinya. Dikutip dari wakingtimes.com, ada beberapa jenis tanaman yang bisa kita makan di hutan. Kita semua tahu mana sayuran dan buah-buahan yang aman untuk makan, tapi bagaimana dengan tumbuhan liar lainnya? Jika Anda tersesat, mungkin tanaman liar ini bisa dijadikan makanan untuk survival Anda : 1. Blackberry - Rubus fruticosus Banyak buah liar yang tidak aman dikonsumsi, yang terbaik adalah untuk menjauh dari mereka. Tapi blackberry liar adalah 100% aman untuk dimakan dan mudah untuk dikenali. Mereka memiliki cabang merah yang memiliki duri panjang yang mirip dengan mawar, daun hijaunya yang lebar dan bergerigi. Gampang ditemukan pada musim semi saat bunga putih mekar, mereka berkerumun di sekitar semak-semak. Buah matang sekitar Agustus sampai September. 2. Dandelion Yang paling

Kisah Mistis Pendakian Argapura Part 2

Part 2 : Langkah Kaki dan Suara Wanita Misterius di Gunung Argopuro Baca dari part 1 biar lebih lengkap, klik disini Hari Jumat pagi, kami bersiap sarapan dan packing untuk melanjutkan perjalanan. Pagi harinya kami dihibur dengan obrolan santai yang kocak dari guyonan para mahasiswa Jogjakarta. Ditengah obrolan, Irfan lalu menanyakan siapa yang keluar tenda malam-malam. "Jam segitu siapa yang keluar malam-malam ya," tanya si Irfan. "Kalau kami sudah tidur mas," ucap Andi sembari memakan sarapan mie gorengnya. "Iya mas, ngapain malam-malam gitu kami keluar tenda, dingin tau," sahut Kaka, pendaki dari Depok. "Lah, terus siapa dong yang jalan malem-malem diluar tenda? mas dari Surabaya kali ya," tanya irfan lagi. "Gak ah, kami tidur pulas semalaman," ujar si Soni. "Yaudahlah, gak usah dibahas lagi. Habis ini kita langsung packing ya. Karena kita akan menginap di Taman Hidup Argapura. Jangan sampai kita kemaleman d

Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Baderan

Berikut ini adalah Kisah Mistis Pendakian Gunung Argopuro Via Jalur Baderan Saya (Ryu) dan kedua teman saya, Dian dan Soni yang berangkat dari Surabaya ke Probolinggo pada Selasa malam dan sampai di pendakian jalur pos Baderan sekitar pukul 07.00 WIB. Karena saya sedang ada tugas kantor untuk mencari tahu tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis, jadi ketika sebelum melakukan pendakian, saya dan Dian singgah ke rumah tokoh masyarakat yang ada disana (nanti akan diceritakan tentang sejarah Gunung Argopuro dan Dewi Rengganis dari buku lama sesepuh). Sekira pukul 10.00 WIB, kami bertiga kemudian memulai pendakian dari jalur Baderan. Saat di pos Baderan, kami bertemu dengan sepasang kekasih yang merupakan mahasiswa dari Semarang, karena mereka baru perdana melakukan pendakian ke gunung argopuro, jadi mereka ikut barengan mendaki bersama dengan kami. Ditengah perjalanan, kami bertemu dengan satu tim lagi, yaitu mahasiswa berasal dari Jogjakarta. Lima orang mahasiswa jogja